Skip to content

Thursday, 1 October 2026727 stories

Tantang Juara Bertahan di Final Asian Games 2026, Sofyan/Bintang Tidak GentarIni Pesan-pesan Sugiono ke Menlu Baru RI Arrmanatha NasirKabur dari Pelatnas Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo Terancam Sanksi Berat!Rupiah Lunglai ke Rp17.966 per Dolar AS Kamis SoreRamai Sorak Sorai, Menkeu Suahasil dan PNS Kemenkeu Sambut 2 Wamen BaruTablet Premium Terbaru Samsung, Galaxy Tab S12 Mulai Rp 21 JutaProfil Irwan Meilano, Guru Besar ITB yang kini jadi Wamen KPCerita Suyudi Pagi Hari Diminta Bersiap, Sore Jadi Kapolri64 mobil siap bersaing dalam kompetisi KMHE 2026 di UnejJenderal Sigit Tegaskan Masih Aktif di Polri Meski Tak Lagi Jabat Kapolri
Sports

Tantang Juara Bertahan di Final Asian Games 2026, Sofyan/Bintang Tidak Gentar

Liputan6 Bola 1 min read 198 kata
Tantang Juara Bertahan di Final Asian Games 2026, Sofyan/Bintang Tidak Gentar — gambar dari Liputan6 Bola
Image from Liputan6 Bola. Summarised by Zona News.

Automatic translation. This article was translated from Indonesian. Names, institutions and figures are kept in their original form. For the authoritative version, read the report at the original source.

Liputan6.com, Jakarta - Pasangan Indonesia Sofyan Rachman Efendi/Bintang Akbar membuka peluang merebut medali emas Asian Games 2026 dari cabang olahraga voli pantai putra.

Pada pertandingan di Hekinan Ryokuchi Beach Court, Kamis (1/10/2026), Sofyan/Bintang membekuk duo Jepang Kota Kurosawa/Taito Mizumachi 2-0 (21-19, 21-18).

Bintang/Sofyan bakal meladeni duo Qatar Cherif Samba/Ahmed Janko. Mereka melenggang ke partai puncak setelah membekuk andalan Thailand Poravid Taovato/Pithak Tipjan 2-0 (23-21, 21-12).

Bersatus juara SEA Games 2025, Bintang/Sofyan bakal coba membuat kejutan di final. Samba/Janko merupakan juara dua edisi terakhir Asian Games.

Samba/Janko juga menunjukkan kualitas elite pada panggung dunia dengan merebut medali perunggu Olimpiade Paris 2024.

Sempat Kesulitan di Semifinal Pelatih voli pantai putra Indonesia Andi Ardiansyah menyadari tantangan besar yang menanti anak asuhnya. Meski begitu, dia meminta Sofyan/Bintang tetap mencoba.

“Memang berat, mereka raih perunggu Olimpiade 2020. Tidak gentar, gas terus,” kata Andi pada keterangan PBVSI.

Pada semifinal, Andi menilai Sofyan/Bintang sempat kesulitan menghadapi pasangan Jepang pada set pertama. Namun, keduanya mampu membaca permainan lawan dengan lebih baik pada set berikutnya.

“Set pertama agak kesulitan lawan Jepang. Set kedua dapat membaca permainan Jepang. Namun, blok-blok anak-anak berjalan dengan baik. Kunci kemenangan memang ada di blok,” ujarnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/tantang-juara-bertahan-di-final-asian-games-2026-sofyanbintang-tidak-0930d6e3/.

Related

2 Pemain Indonesia yang Diwaspadai Bangladesh!

Timnas Bangladesh akan dijamu Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Tigers of Bengal mewaspadai dua pemain Skuad Garuda. Indonesia vs Bangladesh akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Laga itu kickoff pada Kamis (1/10/2026), pukul 19.30 WIB.

Detik Sport

Masih Ingat Chris Smalling yang Dulu Bermain untuk MU?

Liputan6.com, Jakarta - Mantan bek Manchester United, Chris Smalling, akhirnya menemukan klub baru setelah beberapa bulan berstatus tanpa klub. Bek tengah berusia 36 tahun itu resmi bergabung dengan Porto, pemuncak klasemen Liga Portugal.

Liputan6 Bola

GAC Akuisisi Saham FAW Toyota, Strategi Baru Mulai Terungkap

Liputan6.com, Jakarta - GAC Group berencana mengambil alih 50 persen saham di perusahaan patungan FAW dan Toyota di China. Langkah ini membuat GAC menggantikan China FAW Group Corporation, sebagai mitra Toyota di perusahaan patungan tersebut, dengan tujuan menyederhanakan…

Liputan6 Otomotif

Semua berita Olahraga