Skip to content

Wednesday, 30 September 2026188 stories

Wamenperin: Penetrasi Pasar Produk Industri Hijau Harus DiperluasWamenperin: Penetrasi Pasar Produk Industri Hijau Harus DiperluasIHSG Naik 1%, Ini PenyebabnyaUpdate Terbaru Klaim Asuransi KM Virgo Transport 8, Kapal Mau DiangkatPolisi Bongkar Rumah Produksi Narkoba Etomidate WN China di PIK 2Pemerintah Target Net Zero Emission Lebih Cepat Tercapai pada 20504,1 ton sianida asal Filipina digagalkan di Gorontalo UtaraTrump, bos teknologi sepakati keamanan Super IntelligenceKemenag salurkan Rp65,2 miliar untuk pemulihan pesantren di AcehTaufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya YTR Mulai Diadili Hari Ini
National

Wamenperin: Penetrasi Pasar Produk Industri Hijau Harus Diperluas

CNN Indonesia 1 min read 175 kata
Wamenperin: Penetrasi Pasar Produk Industri Hijau Harus Diperluas — gambar dari CNN Indonesia
Image from CNN Indonesia. Summarised by Zona News.

Automatic translation. This article was translated from Indonesian. Names, institutions and figures are kept in their original form. For the authoritative version, read the report at the original source.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong kehadiran produk industri yang ramah lingkungan atau industri hijau harus diperluas.

Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza menilai tantangan untuk mewujudkan industrialisasi yang lebih ramah lingkungan semakin nyata. Hal itu tercermin dari kontribusi sektor industri terhadap emisi gas rumah kaca dan polusi udara.

Ia mengatakan sektor industri yang menyumbang 34 persen emisi gas rumah kaca. Selain itu, sektor industri juga menyumbang sekitar 20 persen hingga 25 persen polusi udara.

"Itu adalah bukti bahwa industrialisasi harus jadi perhatian serius untuk bisa memastikan kegiatan kita membangun Indonesia yang hijau harus kita lakukan bersama," katanya Faisol Riza dalam acara Evolution Indonesia Forum 2026, Rabu (30/9).

Di sisi lain, pengembangan industri hijau masih menghadapi tantangan dari sisi nilai tambah dan pasar. Menurutnya, nilai tambah produk industri hijau perlu terus ditingkatkan, begitu pula dengan penetrasi pasarnya.

Faisol menyebut pengembangan industri ke depan tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan investasi, tetapi juga memastikan kegiatan industri berjalan lebih efisien dan menghasilkan emisi yang lebih rendah.

"Nilai tambah dan penetrasi pasar produk industri hijau masih harus diperluas," pungkasnya.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/wamenperin-penetrasi-pasar-produk-industri-hijau-harus-diperluas-8a5de8a8/.

Related

Hari Statistik Nasional 2026, PLN Terima Apresiasi dari BPS RI

Konsistensi PT PLN (Persero) mendukung penguatan kualitas data Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI) menerima penghargaan kategori Perusahaan/Asosiasi dalam ajang "Sinergi Cepat untuk Statistik Akurat" pada peringatan Hari Statistik Nasional (HSN) 2026 di Jakarta,…

CNN Indonesia

Semua berita Nasional