5 PO Bus Paling Banyak Melanggar, Ini Jenis Pelanggarannya
Ada lima perusahaan otobus (PO) terdeteksi banyak melakukan pelanggaran dalam pengawasan di 115 Terminal Penumpang Tipe A (TTA). Temuan tersebut kini menjadi perhatian pemerintah.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Aan Suhanan mengatakan data pelanggaran diperoleh melalui pengawasan dengan memanfaatkan aplikasi Terminal Online System (TOS). Pihaknya berjanji akan menindaklanjuti temuan berdasarkan jenis pelanggaran yang dilakukan.
"Kami akan menindaklanjuti data hasil pengawasan sebagai bahan evaluasi untuk melihat pelanggaran yang terjadi dan menentukan bagaimana langkah pembinaan ataupun penindakan, kemudian juga operator ini harus memastikan seluruh persyaratan laik jalan dipenuhi sebelum beroperasi," kata Aan dalam keterangan tertulis dikutip Senin (5/10).
Ia menjelaskan pengawasan dilakukan pada periode 1 Januari sampai 2 Oktober 2026. Hasilnya, ada Lima PO melakukan pelanggaran terbanyak di antaranya PT SSR sebanyak 228.410 kali melanggar, PT EMPS sebanyak 188.328 kali melanggar, PT PP sebanyak 182.371 kali melanggar.
Kemudian PT SJML sebanyak 144.348 kali melanggar dan PT HB sebanyak 90.419 kali melanggar.
"Kalau kami lihat hasil pengawasan, masih diperlukan peningkatan kepatuhan operator AKAP yang lebih baik dan konsisten," ucap dia.
Ia mengatakan kepatuhan operator merupakan bagian penting dan tidak terpisahkan dalam upaya membangun budaya serta layanan angkutan umum berkeselamatan. Pemenuhan persyaratan teknis dan administratif juga perlu menjadi kebiasaan bukan hanya dilakukan ketika ada pemeriksaan.
"Karena itu, kami akan terus memperkuat pengawasan, evaluasi, dan pembinaan supaya operator bus semakin konsisten memenuhi ketentuan dan masyarakat mendapatkan layanan yang aman dan berkeselamatan," ujar Aan.
Secara keseluruhan, data kendaraan yang berangkat dari TTA sebanyak 2.875.901 kali perjalanan dan kendaraan yang datang sebanyak 2.985.183 kali perjalanan.
Aan bilang dari 2,8 juta lebih perjalanan kendaraan yang berangkat dari TTA, sebanyak 1.266.549 kali perjalanan (44,04%) tercatat tidak melakukan pelanggaran dan 1.609.352 kali perjalanan (55,96%) terindikasi melakukan pelanggaran.
Sedangkan pada lebih dari 2,9 juta kali perjalanan kendaraan yang datang di TTA, sebanyak 1.327.171 kali perjalanan (44,46%) dinilai tidak melakukan pelanggaran tetapi ada 1.658.012 kali perjalanan bus (55,54%) terindikasi melakukan pelanggaran.
Apa saja jenis pelanggaran yang dilakukan?
Aan mengurai ada banyak pelanggaran yang kerap dilakukan oleh PO bus. Namun paling banyak berupa penyimpangan trayek, di urutan kedua terkait masa berlaku kartu izin penyelenggaraan angkutan atau kartu pengawasan (KPS).
"Kemudian juga ditemukan pelanggaran masa berlaku uji berkala (BLUe) yang sudah kedaluwarsa," kata Aan.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/5-po-bus-paling-banyak-melanggar-ini-jenis-pelanggarannya-5d2dd1aa/.
Baca juga
Juara, Prabowo serahkan trofi FIFA ASEAN Cup ke pemain Indonesia
Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden FIFA Gianni Infantino menyerahkan trofi FIFA ASEAN Cup 2026 kepada kapten Timnas Indonesia Kevin Diks setelah Indonesia keluar sebagai juara usai mengalahkan Thailand melalui adu penalti di Stadion Utama Gelora Bung…
Polisi imbau suporter rayakan kemenangan Indonesia secara tertib
Jakarta (ANTARA) - Polda Metro Jaya mengimbau seluruh suporter untuk merayakan kemenangan Tim Nasional (Timnas) Indonesia pada laga final FIFA ASEAN Cup 2026 secara tertib serta senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Wajah Prabowo Sempat Tegang, Langsung Semringah Usai Emil Audero Tepis Penalti Thailand
FIFA ASEAN Cup 2026 Wajah Prabowo Sempat Tegang, Langsung Semringah Usai Emil Audero Tepis Penalti Thailand Presiden Prabowo Subianto tampak bahagia ketika Timnas Indonesia berhasil memenangkan laga final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK Jakarta Ringkasan Berita:
Juara, Timnas Indonesia Sukses 2 Kali Bikin Fans Garuda Jantungan
Timnas Indonesia sukses dua kali beruntun membuat fans Garuda jantungan setelah memastikan menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026 dengan mengalahkan Thailand secara dramatis melalui adu penalti di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Senin (5/10),