Anwar Usman Soal Sengketa Ijazah Gibran di MK: No Comment!
JAKARTA - Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Anwar Usman enggan berkomentar terkait sengketa syarat pencalonan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka pada Pemilu 2024 yang tengah bergulir di Mahkamah Konstitusi (MK).
"Jangan deh. Saya ini orangnya, ya udah tahu sendiri lah. Nggak mau mengintervensi dan nggak mau diintervensi oleh siapapun. Nah, itu lah intinya," kata Anwar di Kompleks Istana, Jakarta, Jumat (2/10/2026).
Anwar meminta persoalan tersebut diserahkan kepada MK untuk diselesaikan. Dia menegaskan, tidak ingin memberikan tanggapan karena sudah berada di luar lembaga tersebut.
"Mohon maaf, no comment kalau itu. Biarkan aja mereka yang menyelesaikan. Saya kan sudah di luar," tegasnya.
Mantan Ketua MK itu mengatakan, komentarnya mengenai perkara yang sedang berjalan berpotensi dianggap sebagai bentuk intervensi.
"Walaupun mantan hakim ya nggak boleh. Itu intervensi secara tidak langsung kalau saya memberikan tanggapan," tuturnya.
Anwar juga mengatakan, Gibran tidak pernah membahas persoalan sengketa ijazah tersebut dengannya. Dia mengaku sudah lama tidak bertemu dengan Gibran.
"Nggak ada, saya jarang ketemu. Berapa bulan ini baru ketemu tadi aja nih. Nggak ada dan saya sendiri nggak mau. Saya kan bukan orang politik," kata dia.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/anwar-usman-soal-sengketa-ijazah-gibran-di-mk-no-comment-17f9a0a1/.
Baca juga
Masuk Wantimpres, Budi Gunawan Fokus Kawal Program Prioritas Prabowo
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan mengatakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto akan menjadi fokus utama kerjanya setelah dilantik sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden.
Asal usul tanda tangan dan bagaimana sejarahnya
Jakarta (ANTARA) - Hampir setiap orang pernah membuat tanda tangan. Saat membuka rekening, mengurus dokumen, menerima paket, menandatangani surat, hingga mengurus berbagai keperluan administrasi, coretan kecil yang satu ini bisa tiba-tiba menjadi sangat penting.
PB IPSI jajaki Hong Kong jadi basis baru pencak silat internasional
Jakarta (ANTARA) - Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) menjajaki pembentukan federasi pencak silat di Hong Kong untuk memperluas basis pengembangan olahraga bela diri tersebut di tingkat internasional.
Saat Jenderal Suyudi Langsung Cium Tangan Ibu Usai Jadi Kapolri
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto kini menduduki kursi di pucuk tertinggi Polri. Momen Suyudi mencapai puncak kariernya sebagai polisi disaksikan oleh ibunya.