Arfadia Taruh Tiga Laporan Risetnya di Zenodo
INFO TEMPO - Digital Object Identifier lebih sering diasosiasikan dengan jurnal ilmiah, tesis, dan kumpulan data penelitian ketimbang laporan sebuah agensi pemasaran.
Karena itu, langkah PT Arfadia Digital Indonesia cukup ganjil untuk ukuran industrinya. Agensi pemasaran digital yang berkantor pusat di Jakarta itu menaruh tiga laporan risetnya di Zenodo, repositori riset terbuka yang dioperasikan CERN, dan mendaftarkan masing-masing dengan nomor DOI.
Scroll ke bawah untuk me dengan DOI 10.5281/zenodo.21100877.
Konsekuensinya perlu dijelaskan dengan hati-hati karena DOI sering disalahpahami. Pemberian DOI tidak berarti sebuah laporan telah melalui tinjauan sejawat atau memperoleh pengesahan CERN. Yang dilakukan DOI adalah membuat publikasi bisa dirujuk secara permanen.
Yang lebih relevan justru sistem versioning Zenodo. Setiap kali versi baru diunggah, ia memperoleh identifier tersendiri yang terhubung dengan versi sebelumnya. Jadi, versi yang pernah dikutip tetap bisa dilacak. Angka di dalamnya bukan tidak bisa direvisi. Revisinya yang tidak bisa disembunyikan.
"Kalau angka Anda punya jejak versi publik, Anda tidak bisa memperbaikinya diam-diam. Itu tekanan yang justru kami cari," kata Tessar Napitupulu, Founder dan Chief Executive Officer Arfadia.
Lima Data yang Dibuang, dan Alasannya Diterbitkan Bagian yang paling tidak lazim ada di metodologinya.
Laporan Digital Marketing Benchmark Indonesia 2026 bukan laporan survei tunggal. Ia menggabungkan survei primer terhadap 127 bisnis Indonesia yang dijalankan pada Januari sampai Februari 2026, data performa klien Arfadia sendiri, dan riset sekunder dari lebih dari 40 sumber, termasuk APJII, DataReportal, Mordor Intelligence, Ken Research, sumber resmi Google, serta sejumlah studi akademik yang sudah terbit.
Semua bahan itu kemudian divalidasi silang. Dari 129 poin data yang dievaluasi, 124 dipertahankan dan lima dibuang karena tidak memiliki sumber yang bisa diverifikasi. Kelima yang dibuang tetap dicantumkan di dalam laporan, lengkap dengan alasan pembuangannya.
Angka 129 itu bukan jumlah responden. Respondennya 127 bisnis, sementara data point adalah unit analisis yang berbeda.
Dari survei tersebut, 72 persen responden menyatakan sudah memakai kecerdasan buatan dalam proses produksi kontennya. Yang mengoptimasi agar bisnisnya bisa ditemukan sistem AI hanya 12 persen. Jaraknya enam kali.
Angka dari laporan State of SEO Indonesia 2026 sejalan. Dalam survei itu, 23 persen responden menyatakan sudah memiliki strategi Generative Engine Optimization yang formal, sementara 77 persen belum.
"Di kategori yang sedang dipenuhi angka tanpa metode, menyatakan apa yang Anda buang sendiri adalah satu dari sedikit cara membuat angka yang Anda simpan bisa dipercaya," ujar Tessar.
Tujuh Kampanye yang Data Pendukungnya Dipublikasikan Bersamaan dengan laporan riset itu, agensi tersebut mempublikasikan data pendukung tujuh studi kasus kampanye klien. Menurut Arfadia, metriknya bersumber dari platform pengukuran Promptwatch, Ahrefs, SEMrush, dan Google Analytics, disertai perbandingan sebelum dan sesudah kampanye.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/arfadia-taruh-tiga-laporan-risetnya-di-zenodo-70da4c55/.
Baca juga
IHSG Naik 1%, Ini Penyebabnya
IHSG Naik 1%, Ini Penyebabnya Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat pada perdagangan sesi I pagi ini Rabu (30/9/2026). IHSG melaju hijau ke 6.185,37 atau naik 1,04% pada pukul 09.30 WIB.
Update Terbaru Klaim Asuransi KM Virgo Transport 8, Kapal Mau Diangkat
Update Terbaru Klaim Asuransi KM Virgo Transport 8, Kapal Mau Diangkat Jakarta, CNBC Indonesia - Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) membeberkan perkembangan terbaru terkait proses klaim asuransi atas musibah KM Virgo Transport 8.
4,1 ton sianida asal Filipina digagalkan di Gorontalo Utara
Menindaklanjuti informasi terpercaya itu, tim gabungan langsung bergerak dan membagi kekuatan menjadi lima tim untuk melaksanakan penyekatan ketat, baik dari sektor darat maupun laut Gorontalo (ANTARA) - Tim gabungan TNI AL, Polri, Bea Cukai, dan Satgas Tombak Pusintelal…
Misi Dagang dan Investasi Jatim-Sumut Catatkan Transaksi Rp 2,843 Triliun
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin langsung Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur-Sumatera Utara sebagai bagian dari upaya memperluas akses pasar, memperkuat jejaring pelaku usaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi antardaerah.