BRI Dukung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
BRI Dukung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Jakarta, CNBC Indonesia - Indonesia kembali menjadi tuan rumah Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP™) 2026 yang akan berlangsung pada 9-11 Oktober 2026 di Mandalika International Circuit, Kawasan The Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Gelaran prestisius ini menjadi ajang olahraga internasional dan bagian dari pengembangan pariwisata dan aktivitas ekonomi di Mandalika.
BRI turut mendukung penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP™) 2026. Dukungan ini merupakan bagian dari komitmen perseroan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan berbasis pariwisata.
Gelaran ini juga turut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari perdagangan, akomodasi, transportasi, hingga usaha masyarakat. Pada penyelenggaraan 2025, MotoGP Mandalika tercatat menarik 140.324 pengunjung.
Corporate Secretary BRI, Dhanny mengatakan, bahwa ajang balap prestisius tersebut memiliki daya ungkit aktivitas pariwisata dan ekonomi di kawasan sekitarnya.
"MotoGP Mandalika memiliki daya ungkit ekonomi yang besar. Potensi perputaran uang hingga sekitar Rp5 triliun menunjukkan bahwa sebuah ajang olahraga internasional dapat menciptakan efek berganda yang jauh melampaui arena balap," ujar Dhanny dikutip dari keterangan tertulis, Rabu (30/9/2026).
"Kehadiran wisatawan akan menggerakkan sektor perhotelan, transportasi, kuliner, perdagangan, ekonomi kreatif hingga UMKM lokal. Inilah yang ingin terus BRI dorong, agar momentum MotoGP tidak hanya menghadirkan kebanggaan bagi Indonesia, tetapi juga menciptakan peluang usaha dan sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat," tambah dia.
Kehadiran sejumlah pembalap kelas dunia turut menjadi daya tarik ajang balap internasional ini. Dalam rangkaian kegiatan, BRI menghadirkan layanan transaksi melalui BRImo, Kartu Debit BRI, Kartu Kredit BRI, QRIS BRI, dan BRI EDC untuk mendukung kebutuhan pengunjung serta pelaku usaha.
BRI juga memperkuat aspek keberlanjutan melalui Waste Management Warriors Mandalika melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli serta kampanye #YokKitaGAS. Inisiatif tersebut mencakup penyediaan fasilitas pengelolaan sampah dan Reverse Vending Machine (RVM) untuk mendukung pengumpulan sampah yang dapat didaur ulang di area VIP Deluxe dan Festival.
"Dukungan BRI dalam kegiatan MotoGP™ Mandalika 2026 menjadi bentuk kemitraan ekosistem terintegrasi yang menghubungkan olahraga, pariwisata, UMKM, dan keberlanjutan dalam satu rangkaian kegiatan. Melalui kerja sama ini, kami berharap penyelenggaraan ajang tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di sekitarnya, sekaligus turut membawa sport tourism Indonesia semakin dikenal di dunia," pungkas Dhanny.
(bul/bul) [Gambas:Video CNBC]
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/bri-dukung-pertamina-grand-prix-of-indonesia-2026-abed92e5/.
Baca juga
IHSG Naik 1%, Ini Penyebabnya
IHSG Naik 1%, Ini Penyebabnya Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat pada perdagangan sesi I pagi ini Rabu (30/9/2026). IHSG melaju hijau ke 6.185,37 atau naik 1,04% pada pukul 09.30 WIB.
Update Terbaru Klaim Asuransi KM Virgo Transport 8, Kapal Mau Diangkat
Update Terbaru Klaim Asuransi KM Virgo Transport 8, Kapal Mau Diangkat Jakarta, CNBC Indonesia - Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) membeberkan perkembangan terbaru terkait proses klaim asuransi atas musibah KM Virgo Transport 8.
4,1 ton sianida asal Filipina digagalkan di Gorontalo Utara
Menindaklanjuti informasi terpercaya itu, tim gabungan langsung bergerak dan membagi kekuatan menjadi lima tim untuk melaksanakan penyekatan ketat, baik dari sektor darat maupun laut Gorontalo (ANTARA) - Tim gabungan TNI AL, Polri, Bea Cukai, dan Satgas Tombak Pusintelal…
Misi Dagang dan Investasi Jatim-Sumut Catatkan Transaksi Rp 2,843 Triliun
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin langsung Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur-Sumatera Utara sebagai bagian dari upaya memperluas akses pasar, memperkuat jejaring pelaku usaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi antardaerah.