Lewati ke konten

Selasa, 6 Oktober 20262292 berita

Digger Ditimpa Banyak Kritik Tajam, Dinilai Tak MemuaskanVIDEO: 17 Pegawai Lapas Cibinong Disanksi, Kalapas Diberhentikan12 pembalap tiba di Lombok, bersiap untuk MotoGP Mandalika 2026Koordinator BEM UI Diserang OTK di Jaksel, Ditendang lalu Nyungsruk dari MotorKapolres Bogor Tekankan Sinergitas TNI-Polri Kunci Mutlak Jaga Keamananamp;nbsp;Juara, Prabowo serahkan trofi FIFA ASEAN Cup ke pemain IndonesiaPolisi imbau suporter rayakan kemenangan Indonesia secara tertibJamal Mirdad Sentil Artis Muda yang Cuma Kejar Viral: “Berikan Karyamu”Pekalongan gelar Festival Literasi untuk bangkitkan minat baca wargaSejumlah menko mulai gunakan Maung Garuda sebagai kendaraan dinas
Lifestyle

Digger Ditimpa Banyak Kritik Tajam, Dinilai Tak Memuaskan

CNN Hiburan 3 menit baca 534 kata
Digger Ditimpa Banyak Kritik Tajam, Dinilai Tak Memuaskan — gambar dari CNN Hiburan
Gambar dari CNN Hiburan. Ringkasan oleh Zona News.

Karya terbaru sutradara pemenang Oscar, Alejandro G. Iñárritu, Digger, menuai kritik tajam dari kritikus. Film yang sejak awal berangkat dari perpaduan dark comedy dan satire itu dinilai gagal menghadirkan alur cerita memuaskan.

Sejak tayang perdana pada 2 Oktober 2026, film yang dibintangi Tom Cruise itu harus puas mendapat respons lesu dari kritikus di laman agregator Rotten Tomatoes. Per Jumat (2/10), Digger mendapat skor 54 persen dari 185 ulasan kritikus.

Digger yang diracik Iñárritu bersama pemenang Oscar lainnya, Alexander Dinelaris dan Nicolás Giacobone, serta Sabina Berman, ternyata dinilai belum mampu menghadirkan tontonan yang solid meski memiliki modal yang meyakinkan.

Hal itu tercermin dalam sejumlah kritik yang diberikan para kritikus, salah satunya seperti yang disampaikan Stephanie Zacharek dari TIME Magazine. Zacharek menilai Digger lebih fokus meyakinkan penonton mengenai kehebatan film tersebut daripada benar-benar menyampaikan cerita.

"Iñárritu dan pemeran utamanya bukan sedang menceritakan sebuah kisah kepada kita; mereka justru terus-menerus berusaha meyakinkan penonton tentang kegeniusan film yang mereka buat," tulis Zacharek.

"Ini adalah film yang sengaja dirancang untuk memburu penghargaan, dengan mengesankan seolah-olah sedang menggali kebenaran, padahal yang sebenarnya dilakukan hanyalah terus mengeruk," sambungnya.

Hannah Strong dari Little White Lies turut menyoroti perbedaan antara kekuatan visual dan cerita dalam Digger. Alih-alih tampil menggigit dengan alur cerita, Strong menilai Digger terlalu berpuas diri dengan pencapaian visual yang ditawarkan.

"Digger lebih menarik secara visual ketimbang naratif. Film ini tampak begitu puas dengan pencapaiannya yang sebenarnya tidak banyak, layaknya seorang miliarder yang mengharapkan rasa terima kasih atas sumbangan amal yang dapat dikurangkan dari pajak," tulis Hannah Strong.

Identitas Digger sebagai film dengan genre satir politik juga dinilai kritikus Moira MacDonald dari Seattle Times gagal mencapai visinya. Perpaduan antara komedi gelap, satir politik, hingga drama bencana ekologis yang coba dihadirkan lewat film ini dinilai MacDonald justru membuat penonton kelelahan.

"Waktunya tepat untuk menghadirkan satire tentang perubahan iklim, tetapi sebuah satire seharusnya membuat kita sedikit tidak nyaman, sedikit lebih berpikir, dan sedikit berubah. Digger justru hanya membuat kita kelelahan," tulis Moira MacDonald.

Perpaduan genre hingga adegan-adegan yang dihadirkan Digger juga dinilai kritikus Manohla Dargis dari The New York Times belum mampu memberikan kekuatan emosional dalam cerita.

"Terlepas dari adegan bola mata yang mencuat, kepala yang berputar, rahang yang menganga, serta beberapa adegan yang coba diarahkan Iñárritu dengan gaya manis ala Wes Anderson, hasil akhirnya sebagian besar tetap terasa hambar dan tidak mengundang tawa," tulis Manohla Dargis.

Kritikus Kyle Smith dari Wall Street Journal turut memberikan komentar pedas untuk Digger. Kritik tersebut bahkan bertengger dalam daftar top kritik di Rotten Tomatoes.

"Berani, orisinal, dan penting bukan tiga kata yang langsung terlintas ketika membicarakan Digger," tulis Kyle Smith dari Wall Street Journal.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/digger-ditimpa-banyak-kritik-tajam-dinilai-tak-memuaskan-13e4205c/.

Baca juga

Semua berita Lifestyle