Lewati ke konten

Selasa, 6 Oktober 20262292 berita

Digger Flop Parah, Bisa Rugi hingga Rp3,5 TriliunVIDEO: 17 Pegawai Lapas Cibinong Disanksi, Kalapas Diberhentikan12 pembalap tiba di Lombok, bersiap untuk MotoGP Mandalika 2026Koordinator BEM UI Diserang OTK di Jaksel, Ditendang lalu Nyungsruk dari MotorKapolres Bogor Tekankan Sinergitas TNI-Polri Kunci Mutlak Jaga Keamananamp;nbsp;Juara, Prabowo serahkan trofi FIFA ASEAN Cup ke pemain IndonesiaPolisi imbau suporter rayakan kemenangan Indonesia secara tertibJamal Mirdad Sentil Artis Muda yang Cuma Kejar Viral: “Berikan Karyamu”Pekalongan gelar Festival Literasi untuk bangkitkan minat baca wargaSejumlah menko mulai gunakan Maung Garuda sebagai kendaraan dinas
Ekonomi

Digger Flop Parah, Bisa Rugi hingga Rp3,5 Triliun

CNN Hiburan 3 menit baca 570 kata
Digger Flop Parah, Bisa Rugi hingga Rp3,5 Triliun — gambar dari CNN Hiburan
Gambar dari CNN Hiburan. Ringkasan oleh Zona News.

Nama besar Tom Cruise dan Alejandro González Iñárritu tak bisa menyelamatkan film terbaru mereka, Digger, dari bencana box office. Film itu terancam rugi triliunan rupiah padahal baru tayang 1 Oktober 2026.

Film yang diproduksi dengan bujet jumbo US$160-180 juta atau setara dengan Rp2,8-3,2 triliun (US$1=Rp17.937) itu hanya mampu mendapatkan US$8 juta atau Rp143 miliar di pekan pembukaan di Amerika Utara.

Di pasar internasional, menurut data Box Office Mojo yang diakses Senin (5/10), film ini mendulang hanya US$12 juta dan menggenapi perolehan globalnya menjadi US$20 juta, atau cuma sekitar 12 persen dari bujet produksinya.

Dengan pendapatan awal tersebut, Variety menilai Digger pada akhirnya tidak hanya akan tercatat sebagai salah satu kegagalan terbesar tahun ini, tetapi juga berpotensi jadi salah satu kegagalan terbesar sepanjang masa.

Padahal dengan nama besar Tom Cruise dan Alejandro González Iñárritu setidaknya dapat mendorong pendapatan awal ke angka US$18 juta hingga US$20 juta.

Angka harapan itu pun sebenarnya sudah di bawah angka ideal menurut para ahli box office. Harusnya, dengan bujet sebesar Digger, film ini butuh pendapatan awal mendekati US$40 juta.

Proyeksi makin mengecil setelah film dengan rating R ini menuai kritik negatif dari berbagai kritikus. Akhirnya, Digger tenggelam di posisi lima sementara Verity yang rilis bersamaan dengan film itu meraih posisi puncak.

"Untuk ukuran black comedy, angka-angka tersebut tidaklah buruk. Namun, komedi kelam biasanya merupakan film berskala kecil, sedangkan film ini bukan film kecil. Ini adalah film Tom Cruise," ujar analis David A. Gross dari Franchise Re.

"Komedi jenis ini berada di garis batas yang tipis. Jika gagal memikat penonton, maka kegagalannya akan terasa telak." Variety pada Minggu (4/10) menyebut, awalnya studio menyetujui bujet sebesar US$125 juta, tapi kemudian biaya membengkak karena produksi yang molor.

Kemudian studio mengeluarkan bujet promosi hingga US$100 juta untuk pemasaran. Sehingga, menurut Variety, titik impas untuk Digger setidaknya harus mencapai US$350 juta secara global.

Juru bicara Warner Bros. membantah angka tersebut, menyatakan bahwa titik impas film ini adalah US$300 juta. Terlepas dari itu, Digger dipastikan akan merugi setidaknya US$150-200 juta atau Rp2,6-3,5 triliun (US$1=Rp17.937) dari penayangan bioskop.

Bagi studio, untuk mencapai keuntungan akan butuh waktu lebih lama lagi karena Cruise mendapatkan bayaran berdasarkan pendapatan kotor sejak awal, yang berarti ia menerima persentase pendapatan sebelum studio menutup biaya produksi.

"Bahkan dengan pendapatan tambahan yang cukup baik mengingat reputasi film ini, film ini tetap akan mengalami kerugian besar," ujar Gross merujuk pada sumber pendapatan seperti penyewaan digital, penjualan, streaming, dan lisensi TV.

Sementara itu, Verity berhasil menduduki puncak box office Amerika Utara dengan pendapatan US$32,6 juta di pekan pembukaannya. Sementara di pasar internasional, film ini meraup US$30 juta, sehingga pendapatan global perdananya mencapai US$62,6 juta.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/digger-flop-parah-bisa-rugi-hingga-rp35-triliun-8f17789f/.

Baca juga

Semua berita Ekonomi