Kemenko Hilirisasi Dapat Anggaran dari ESDM, Begini Penjelasan Suahasil
Liputan6.com, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara menjelaskan anggaran operasional Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi bersumber dari anggaran Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Pengalihan anggaran tersebut dilakukan untuk memastikan operasional Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi dapat berjalan. Terlebih, kementerian koordinator baru tersebut kini telah memiliki kantor dan struktur kelembagaan.
"Pak Bahlil menangani anggaran dengan sangat baik. (Anggaran) Dari Kementerian ESDM," kata Suahasil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (5/10/2026).
Menurut Suahasil, anggaran dari Kementerian ESDM nantinya akan ditata ulang untuk memenuhi kebutuhan operasional Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi.
Berdasarkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2027, Kementerian ESDM mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp 27,37 triliun.
Anggaran tersebut menjadi salah satu sumber yang akan ditata untuk mendukung operasional Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi.
Suahasil menjelaskan, pemerintah masih menyusun tata kelola anggaran untuk kementerian koordinator baru tersebut. Penyusunan itu mencakup bagian anggaran (BA), administrasi, hingga mekanisme pengelolaan anggaran.
Tata Kelola Anggaran Masih Disiapkan Suahasil mengatakan pemerintah masih dalam proses menentukan struktur pengelolaan anggaran Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi.
"Tinggal nanti kan kita bikin apakah namanya bagian anggaran, tata kelolanya, administrasinya, bagian anggarannya, BA-nya berapa, dan seterusnya, itu dalam proses kita buat," jelasnya.
Pembentukan Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat pelaksanaan agenda hilirisasi dan transisi energi yang menjadi target Presiden Prabowo Subianto.
Bahlil Lahadalia dipercaya menjabat sebagai Menteri Koordinator (Menko) Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM.
Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi nantinya bertugas mengoordinasikan kementerian dan lembaga yang berkaitan dengan agenda hilirisasi dan transisi energi. Salah satunya Kementerian Investasi dan Hilirisasi.
Koordinasi tersebut diharapkan dapat mempercepat pelaksanaan program hilirisasi, termasuk memastikan kebijakan antarkementerian dan lembaga dapat berjalan lebih terintegrasi.
Untuk sementara, kantor Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi masih berada di lingkungan Kementerian ESDM.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/kemenko-hilirisasi-dapat-anggaran-dari-esdm-begini-penjelasan-suahasil-f40a2823/.
Baca juga
Pelaku Usaha Perlu Pahami Regulasi Negara Tujuan Sebelum Melakukan Ekspor
Pelaku Usaha Perlu Pahami Regulasi Negara Tujuan Sebelum Melakukan Ekspor UMKM perlu memahami regulasi, sertifikasi, pasokan, dan kebutuhan pasar negara tujuan sebelum mengekspor produk pangan.
Ada 2.300 Lowongan Kerja di Subang, Tertarik?
Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 30 perusahaan lokal hingga multinasional membuka 2.300 lowongan kerja bagi tenaga kerja terampil di Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Potret Antusiasme Fan Timnas Indonesia Nobar Final FIFA ASEAN Cup 2026
FOTO LIFESTYLE Potret Antusiasme Fan Timnas Indonesia Nobar Final FIFA ASEAN Cup 2026 Comment SHARE url telah tercopy CNBC Indonesia/Muhammad Sabki, CNBC Indonesia 05 October 2026 22:39 Warga dan pedagang di Petamburan antusias mengikuti nobar final FIFA ASEAN Cup 2026 antara…
Kenapa Pelanggan Pergi? Pelajari Cara Membacanya Lewat Data Science
Pelanggan yang tiba-tiba berhenti menggunakan produk atau layanan tentu bisa jadi masalah buat bisnis. Namun, alasan di balik keputusan tersebut sebenarnya bisa dipelajari dari data yang sudah dimiliki perusahaan.