Dipanggil Komnas PA Terkait Hak Asuh Anak, Ruben Onsu Buka Suara
Ruben Onsu buka suara soal rencana pemanggilan dirinya oleh Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) terkait sengketa hak asuh anak dengan mantan istrinya, Sarwendah.
Melalui unggahan di Instagram pribadinya, Sabtu (3/10), Ruben mengatakan telah menerima undangan dari Komnas PA. Namun, dia menyatakan tidak dapat menghadiri undangan tersebut karena memiliki pekerjaan yang waktunya bersamaan.
"Terima kasih saya sudah menerima undangan dari @komnasanak tapi mohon maaf saya tidak bisa hadir dikarenakan sudah ada pekerjaan regular yang saya lakukan di jam yang sama dari undangan yang diberikan," tulis Ruben.
Ruben juga mengatakan saat ini dirinya tengah menyelesaikan persoalan yang dihadapi anak-anaknya sehingga membutuhkan perhatian lebih sebagai orang tua.
"Saya juga sedang menyelesaikan permasalahan yang dihadapi anak saya saat ini dimana itu sangat membutuhkan perhatian lebih dari saya selaku orang tua," lanjutnya.
Menurut Ruben, pembahasan mengenai hak asuh yang menjadi agenda Komnas PA juga dapat dilakukan dengan melihat rekam jejak digital yang tersedia.
"Pembahasan tentang hak asuh yang dibahas sebagai agendanya menurut saya pelajari dari jejak digital yang bisa menjadi masukan yang baik untuk teman-teman di Komnas Anak," tulisnya.
Ruben juga menilai pengaduan ke Komnas PA tidak memengaruhi pokok persoalan sengketa hak asuh yang saat ini sedang berjalan di pengadilan.
"Mengenai pengaduan ke Komnas Anak, menurut saya hal tersebut tidak memiliki pengaruh terhadap pokok persoalan yang sedang berjalan namun seperti masalah yang pembahasannya diulang-ulang tanpa dipahami," katanya.
Ruben menegaskan persoalan tersebut kini sedang diproses di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dia pun meminta semua pihak menghormati proses hukum yang sedang berjalan.
"Terima kasih untuk semua pihak yang saat ini tiba-tiba ikut memberikan perhatian dan angkat bicara tentang masalah yang sepertinya susah untuk menemukan titik temu, dan akhirnya melewati pertimbangan baru lah saya mengajukan lewat pengadilan," tulis Ruben.
"Saya perlu menyampaikan kalau masalah ini sedang berproses di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan jadi mari kita hormati proses tersebut," lanjutnya.
Dia mengatakan persoalan tersebut tidak kunjung selesai bukan karena kurangnya pihak yang angkat bicara, melainkan karena menurutnya penyelesaian belum dilakukan sesuai Akta Kesepakatan Nomor 39 yang sebelumnya disepakati bersama.
"Masalah ini belum selesai bukan karena kurang banyak yang angkat bicara namun karena kurang mau rendah hati agar setiap permasalahan diselesaikan sesuai akta 39 yang telah disepakati bersama," tulis Ruben.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/dipanggil-komnas-pa-terkait-hak-asuh-anak-ruben-onsu-buka-suara-7b2f5194/.
Baca juga
12 pembalap tiba di Lombok, bersiap untuk MotoGP Mandalika 2026
ANTARA - Rombongan pembalap dan kru MotoGP Mandalika 2026 mulai berdatangan melalui Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) Lombok, Senin (5/10). Mereka disambut hiburan musik tradisional dan zoo move atau wahana kendaraan mainan.
Drama Final FIFA ASEAN Cup: Suporter Sempat Tinggalkan SUGBK, Garuda Bangkit dan Juara
FIFA ASEAN Cup 2026 Drama Final FIFA ASEAN Cup: Suporter Sempat Tinggalkan SUGBK, Garuda Bangkit dan Juara Pada menit ke-111, Peeradol mencetak gol yang membuat Thailand berbalik unggul 2-1. Suasana SUGBK pun berubah drastis.
Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Tulang Bawang Tewas Ditembak
Liputan6.com, Jakarta - Polisi menangkap terduga pelaku pembunuhan satu keluarga di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. Pelaku tewas setelah menyerang anggota kepolisian menggunakan senjata tajam saat hendak diamankan di Kabupaten Lampung Timur, Senin (5/10/2026).
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Judika dan Anggun Tampil Emosional
Judika dan Anggun tampil penuh emosi saat membawakan lagu nasional setelah Indonesia memenangkan laga final FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Senin (5/10) malam.