Lewati ke konten

Selasa, 6 Oktober 20262292 berita

Ed Sheeran Dapat Musisi Tamu Pertama untuk Tur Usai Depak MacklemoreVIDEO: 17 Pegawai Lapas Cibinong Disanksi, Kalapas Diberhentikan12 pembalap tiba di Lombok, bersiap untuk MotoGP Mandalika 2026Koordinator BEM UI Diserang OTK di Jaksel, Ditendang lalu Nyungsruk dari MotorKapolres Bogor Tekankan Sinergitas TNI-Polri Kunci Mutlak Jaga Keamananamp;nbsp;Juara, Prabowo serahkan trofi FIFA ASEAN Cup ke pemain IndonesiaPolisi imbau suporter rayakan kemenangan Indonesia secara tertibJamal Mirdad Sentil Artis Muda yang Cuma Kejar Viral: “Berikan Karyamu”Pekalongan gelar Festival Literasi untuk bangkitkan minat baca wargaSejumlah menko mulai gunakan Maung Garuda sebagai kendaraan dinas
Lifestyle

Ed Sheeran Dapat Musisi Tamu Pertama untuk Tur Usai Depak Macklemore

CNN Hiburan 2 menit baca 400 kata
Ed Sheeran Dapat Musisi Tamu Pertama untuk Tur Usai Depak Macklemore — gambar dari CNN Hiburan
Gambar dari CNN Hiburan. Ringkasan oleh Zona News.

Setelah ditinggalkan banyak musisi pendukung menyusul kontroversi terkait rapper Macklemore, Ed Sheeran akhirnya mendapatkan tamu spesial pertama dalam tur konsernya.

Musisi tersebut, yakni mantan vokalis The Fray, Isaac Slade. Dalam penampilannya di Atlanta, Sabtu (3/10), Slade juga menyampaikan pandangannya mengenai perang di Gaza.

Slade yang kini berusia 45 tahun, membuka konser Sheeran di Mercedes-Benz Stadium dengan membawakan sejumlah lagu hits The Fray, seperti "How to Save a Life" dan "You Found Me".

Ia sebelumnya pernah tampil bersama Sheeran di Toronto pada Agustus, sebelum polemik Macklemore mencuat.

Tiga konser terakhir Sheeran berlangsung tanpa tamu spesial maupun musisi pembuka. Sejumlah artis, termasuk Finneas dan Lukas Graham, menarik diri dari tur tersebut sebagai bentuk solidaritas kepada Macklemore.

Sebelumnya, Macklemore dikeluarkan dari rangkaian tur bulan lalu setelah menyampaikan dukungan kepada Palestina pada konser di New Jersey.

Saat konser di Atlanta, Slade menyerukan agar masyarakat mencari titik temu di tengah konflik.

"Apa yang terjadi di sana [Gaza] adalah salah. Namun, jika kita ingin melewatinya, kita perlu melangkah ke ruang tengah itu, ke titik temu," ujarnya, seperti dilansir The Independent pada Minggu (4/10).

Slade mengatakan, perdamaian bukan berarti tidak adanya konflik. Menurutnya, perdamaian membutuhkan kemampuan untuk memahami berbagai sisi, serta menampung keindahan, tragedi, kesedihan, dan kehidupan. Slade sendiri berharap masyarakat dapat menemukan jalan keluar bersama.

Citra Sheeran yang selama ini dianggap tidak berpihak secara politik, turut menjadi sorotan setelah ia menyatakan di media sosial bahwa dirinya "tidak terlibat" dan tidak ingin terseret dalam perdebatan publik mengenai perang Gaza.

Sheeran juga mengatakan keputusan mengeluarkan Macklemore merupakan keputusan promotor.

Sebelumnya, Sheeran menyebut telah menerima telepon dari pemilik Gillette Stadium, Robert Kraft, yang menyatakan Macklemore tidak dapat tampil di stadion tersebut karena pernyataan pro-Palestina.

Pada konser pertama Sheeran tanpa Macklemore, 19 September, para demonstran berkumpul di luar lokasi. Sheeran kemudian mengatakan di panggung bahwa ia "sangat menyesal" telah mengecewakan penggemar.

Kontroversi tersebut telah memicu semacam gerakan di industri musik AS. Pada Jumat (2/10) malam, musisi country Zach Bryan mengenakan kaus bertuliskan "Free Palestine" (Bebaskan Palestina) selama konsernya di Stadion Kraft di Massachusetts.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/ed-sheeran-dapat-musisi-tamu-pertama-untuk-tur-usai-depak-macklemore-81dd76c2/.

Baca juga

Semua berita Lifestyle