Gegara Dipanggil amp;quot;Bolengamp;quot;, Pria di Cilincing Bacok Temannya hingga Tewas
JAKARTA - Perselisihan maut antara dua pria terjadi di kawasan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara. Pria berinisial A tewas setelah dibacok menggunakan celurit oleh pria berinisial NM.
Kapolsek Cilincing, AKP Bobi Subasri mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Kamis 1 Oktober 2026 lalu. Perselisihan itu berawal ketika pelaku memanggil korban dengan sebutan "Boleng".
"Awalnya pelaku memanggil nama korban dengan sebutan Boleng, namun korban tidak senang lalu mengambil kursi dan memukulkannya ke badan pelaku," kata Bobi saat dikonfirmasi, Jumat (2/10/2026).
Bobi menerangkan, pelaku kemudian masuk ke rumah dan mengambil sebilah celurit yang disimpan di atas akuarium. Senjata tajam itu kemudian digunakan untuk membacok korban sebanyak satu kali.
"Mengenai bagian perut bawah korban sebelah kiri," ujarnya.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/gegara-dipanggil-ampquotbolengampquot-pria-di-cilincing-bacok-e885ffda/.
Baca juga
Masuk Wantimpres, Budi Gunawan Fokus Kawal Program Prioritas Prabowo
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan mengatakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto akan menjadi fokus utama kerjanya setelah dilantik sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden.
Asal usul tanda tangan dan bagaimana sejarahnya
Jakarta (ANTARA) - Hampir setiap orang pernah membuat tanda tangan. Saat membuka rekening, mengurus dokumen, menerima paket, menandatangani surat, hingga mengurus berbagai keperluan administrasi, coretan kecil yang satu ini bisa tiba-tiba menjadi sangat penting.
PB IPSI jajaki Hong Kong jadi basis baru pencak silat internasional
Jakarta (ANTARA) - Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) menjajaki pembentukan federasi pencak silat di Hong Kong untuk memperluas basis pengembangan olahraga bela diri tersebut di tingkat internasional.
Saat Jenderal Suyudi Langsung Cium Tangan Ibu Usai Jadi Kapolri
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto kini menduduki kursi di pucuk tertinggi Polri. Momen Suyudi mencapai puncak kariernya sebagai polisi disaksikan oleh ibunya.