Lewati ke konten

Sabtu, 3 Oktober 20261326 berita

Gunung Ili Lewotolok Erupsi Malam Ini, Muntahkan Lava Sejauh 500 MeterIni Respons Menhub soal KAI Bakal Impor KRL Bekas Jepangamp;nbsp;Link Live Streaming Voli Pantai Asian Games 2026: Peluang Emas Sofyan/BintangMasuk Wantimpres, Budi Gunawan Fokus Kawal Program Prioritas PrabowoAsal usul tanda tangan dan bagaimana sejarahnyaProfil dan Pendidikan Mashudi, Dirjenpas yang Mundur Buntut Kasus Lapas CibinongPB IPSI jajaki Hong Kong jadi basis baru pencak silat internasionalSaat Jenderal Suyudi Langsung Cium Tangan Ibu Usai Jadi KapolriHasil Timnas Indonesia U-17 vs Bahrain U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia U-17 2027BRI Hadirkan BRImo Junior, Dorong Literasi Keuangan Sejak Dini
Nasional

Gunung Ili Lewotolok Erupsi Malam Ini, Muntahkan Lava Sejauh 500 Meter

Detik 1 menit baca 220 kata
Gunung Ili Lewotolok Erupsi Malam Ini, Muntahkan Lava Sejauh 500 Meter — gambar dari Detik
Gambar dari Detik. Ringkasan oleh Zona News.

Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), erupsi malam ini. Gunung tersebut melontarkan kolom abu vulkanik setinggi 300 meter serta luncuran aliran lava sejauh 500 meter.

Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Lana Saria, mencatat erupsi tersebut terjadi pukul 21.41 Wita. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat.

"Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 19 mm dan durasi sekitar 1 menit 14 detik," kata Lana dilansir Antara, Jumat (2/10/2026).

Selain lontaran abu setinggi 1.723 meter di atas permukaan laut tersebut, pengamatan visual mengonfirmasi adanya lelehan aliran lava segar yang bergerak mengalir ke sektor tenggara sejauh 500 meter dari bibir kawah utama.

Saat ini Gunung Ili Lewotolok bertahan pada status level II (waspada).

Badan Geologi merekomendasikan masyarakat setempat, pengunjung, maupun wisatawan agar tidak memasuki dan beraktivitas dalam radius zona bahaya 2 kilometer dari pusat erupsi, serta zona sektoral 3 kilometer ke arah selatan dan tenggara.

Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi bahaya guguran atau longsoran lava serta awan panas di sektor selatan, tenggara, barat, hingga timur laut.

Badan Geologi mengimbau warga di sekitar gunung api agar mengenakan masker pelindung hidung dan mulut untuk mencegah gangguan saluran pernapasan (ISPA) akibat paparan abu vulkanik, serta menutup rapat sarana penampungan air bersih warga.

Simak juga Video 'Badan Geologi Ingatkan Ancaman Gas Beracun di Jalur Pendakian Papandayan':

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/gunung-ili-lewotolok-erupsi-malam-ini-muntahkan-lava-sejauh-500-meter-abf0dc91/.

Baca juga

Asal usul tanda tangan dan bagaimana sejarahnya

Jakarta (ANTARA) - Hampir setiap orang pernah membuat tanda tangan. Saat membuka rekening, mengurus dokumen, menerima paket, menandatangani surat, hingga mengurus berbagai keperluan administrasi, coretan kecil yang satu ini bisa tiba-tiba menjadi sangat penting.

Antara

Semua berita Nasional