Jembatan Darurat Hambat Petani, Mesak Mbura Dorong Akses Pertanian Kupang Segera Dibenahi
KUPANG - Potensi pertanian di kawasan Olifeo, Kelurahan Babau, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) belum bisa dioptimalkan karena akses menuju lahan masih terkendala jembatan darurat. Perbaikan jembatan dinilai mendesak agar alat pertanian dapat masuk dan lahan yang belum produktif bisa dikembangkan untuk mendukung ketahanan pangan.
Anggota DPRD Kabupaten Kupang dari Partai Perindo Mesak Nikodemus J. Mbura mendorong pemerintah segera membenahi akses tersebut. Menurutnya, kondisi jembatan saat ini menyulitkan petani membawa alat pertanian ke kawasan Olifeo, sehingga pengolahan lahan belum berjalan maksimal.
“Untuk bisa dibawa ke Olifeo, hand tractor dipreteli dulu baru dipikul menyeberangi sungai,” ujar legislator yang duduk di Komisi III DPRD Kabupaten Kupang ini, Kamis (1/10/2026).
Mesak mengatakan, persoalan akses perlu segera ditangani karena kawasan Olifeo memiliki lahan pertanian yang cukup potensial. Jika jembatan sudah layak dilalui, petani akan lebih mudah membawa alat dan sarana produksi untuk mengolah lahan yang selama ini belum dimanfaatkan.
“Kalau kondisi jembatan sudah bagus, lahan tidur yang belum diolah bisa dioptimalkan petani untuk menunjang program pemerintah soal ketahanan pangan,” tutur Sarjana Teknik dan Sarjana Hukum lulusan Universitas Persatuan Guru 1945 NTT ini.
Saat ini, lanjut Mesak, sekitar 72 kepala keluarga mengolah lahan sawah seluas kurang lebih 41,5 hektare di kawasan Olifeo. Pengembangan kawasan tersebut tidak cukup hanya dengan memperbaiki jembatan, tetapi juga membutuhkan dukungan sarana dan infrastruktur pertanian lainnya.
“Untuk mengoptimalkan lahan itu perlu pencetakan sawah baru, pembuatan jalan tani, traktor roda empat, terutama jembatan penyeberangan. Untuk jangka panjangnya perlu irigasi juga,” kata Mesak.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/jembatan-darurat-hambat-petani-mesak-mbura-dorong-akses-pertanian-a1828f7e/.
Baca juga
Rupiah Lunglai ke Rp17.966 per Dolar AS Kamis Sore
Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.966 per dolar AS pada perdagangan Kamis (1/10) sore. Mata uang Garuda melemah 72 poin atau 0,40 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Ramai Sorak Sorai, Menkeu Suahasil dan PNS Kemenkeu Sambut 2 Wamen Baru
Ramai Sorak Sorai, Menkeu Suahasil & PNS Kemenkeu Sambut 2 Wamen Baru Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Suahasil Nazara memperkenalkan Wakil Menteri Keuangan 2026-2029 Luky Alfirman dan Nurkholisoh Ibnu Aman yang akan membantu tugasnya kepada jajaran pegawai Kementerian…
Tablet Premium Terbaru Samsung, Galaxy Tab S12 Mulai Rp 21 Juta
3 menit yang lalu Tablet Premium Terbaru Samsung, Galaxy Tab S12 Mulai Rp 21 Juta Novina Putri Bestari CNBC Indonesia Kamis, 01 Okt 2026 16:23 WIB Samsung resmi meluncurkan tablet terbarunya Galaxy Tab S12 Plus dan Tab S12 Ultra di Indonesia.
Disambut Pejabat Kemenkeu Usai Dilantik, Nurkholisoh: Izin Bergabung
Disambut Pejabat Kemenkeu Usai Dilantik, Nurkholisoh: Izin Bergabung Arrijal Rachman,