Lewati ke konten

Selasa, 13 Oktober 20264000 berita

Kejar Target E20, Danantara Mau Bangun Pabrik BioetanolAlexander Zverev Bakal Tercatat sebagai Petenis Putra Ranking 1 Dunia TertuaNilai Strategis Wealth Partnership dalam Menghadapi Kompleksitas Pengelolaan KekayaanCaplok Saham Bayan, Perusahaan Haji Isam Rogoh Rp 26,09 TriliunMengapa Kebakaran Hutan Kalimantan dan Sumsel Tak Kunjung Padam?Daftar Terbaru Harga Emas Antam, Galeri24 dan UBS Hari Ini 13 Oktober 2026Video: Cerita Warga Malaysia Dibekap Kabut Asap Karhutla RIMata Uang Asia Kebakaran Hebat: Rupiah, Won - Ringgit JatuhPLN Batam Pulihkan Pasokan Listrik Setelah Gangguan Awal PekanTol Cikampek Berlakukan Contraflow di KM 21 hingga KM 23, Urai Kemacetan Parah
Ekonomi

Kejar Target E20, Danantara Mau Bangun Pabrik Bioetanol

Liputan6 Bisnis 1 menit baca 281 kata
Kejar Target E20, Danantara Mau Bangun Pabrik Bioetanol — gambar dari Liputan6 Bisnis
Gambar dari Liputan6 Bisnis. Ringkasan oleh Zona News.

Liputan6.com, Jakarta - Danantara memastikan arah investasi ke sektor bioetanol untuk menopang ketahanan energi nasional. Rencana pembangunan pabrik pengolahan pun masuk sebagai salah satu opsi investasi.

Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengatakan bahwa salah satu upaya mencapai ketahanan energi telah dibuktikan dengan hadirnya biodiesel B50 yang mampu menghentikan impor sebagian jenis solar. Danantara diakuinya memegang peran penting pada aspek investasi, termasuk melalui BUMN.

"Sebenarnya tadi kita berdiskusi mengenai peran Danantara berkaitan dengan investasi yang kita lakukan. Salah satunya dalam rangka mewujudkan ketahanan energi," ucap Dony dikutip Sabtu, (3/10/2026).

Berkaca pada kesuksesan penghentian impor solar CN48, Dony melirik potensi bioetanol sebagai campuran bensin. Indonesia akan mengejar ambisi campuran etanol hingga 50 persen (E50), meskipun akan dimulai secara bertahap dari E20 dalam waktu dekat.

"Nah, untuk bensin ini kan beberapa negara sudah menerapkannya, bahkan ada yang sudah E50. Kita juga, dalam rangka menjadikan negara berswasembada energi, mulai memikirkan langkah awal dari E20 terlebih dahulu," tuturnya.

"Bahan baku etanol ini terutama berasal dari molase atau tebu. Karena itu, ke depannya pemerintah akan menggencarkan proses penanaman tebu yang kita harapkan menjadi bagian dari transisi energi nasional," sambung Dony.

Ikut Bangun Pabrik Kepala Badan Pengaturan BUMN ini mengamini adanya rencana untuk terlibat langsung dalam pembangunan pabrik pengolahan bioetanol. Langkah ini dilakukan guna menghadirkan ekosistem terintegrasi dari hulu ke hilir.

"Ya, termasuk pembangunan pabrik. Mulai dari menanam hingga membangun pabrik etanol. Kami berharap pemerintah dapat menyelesaikan seluruh investasi etanol dalam kurun tiga tahun ke depan," jelas dia.

Sebagai informasi, pemerintah berencana menyiapkan lahan hingga dua juta hektare untuk menopang produksi bioetanol di dalam negeri. Hasil produksinya akan digunakan sebagai bahan campuran bensin menuju target E20 hingga E50.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/kejar-target-e20-danantara-mau-bangun-pabrik-bioetanol-fa0ecd81/.

Baca juga

Caplok Saham Bayan, Perusahaan Haji Isam Rogoh Rp 26,09 Triliun

Caplok Saham Bayan, Perusahaan Haji Isam Rogoh Rp 26,09 Triliun Jakarta, CNBC Indonesia - Entitas perusahaan milik Haji Isam, yaitu PT Jhonlin Baratama telah mengakuisisi saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) milik konglomerat Dato' Low Tuck Kwong dan putrinya Elaine Low dengan…

CNBC Indonesia

Semua berita Ekonomi