Lewati ke konten

Sabtu, 3 Oktober 20261326 berita

Kejar Target E20, Danantara Mau Bangun Pabrik BioetanolIni Respons Menhub soal KAI Bakal Impor KRL Bekas Jepangamp;nbsp;Link Live Streaming Voli Pantai Asian Games 2026: Peluang Emas Sofyan/BintangMasuk Wantimpres, Budi Gunawan Fokus Kawal Program Prioritas PrabowoAsal usul tanda tangan dan bagaimana sejarahnyaProfil dan Pendidikan Mashudi, Dirjenpas yang Mundur Buntut Kasus Lapas CibinongPB IPSI jajaki Hong Kong jadi basis baru pencak silat internasionalSaat Jenderal Suyudi Langsung Cium Tangan Ibu Usai Jadi KapolriHasil Timnas Indonesia U-17 vs Bahrain U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia U-17 2027BRI Hadirkan BRImo Junior, Dorong Literasi Keuangan Sejak Dini
Ekonomi

Kejar Target E20, Danantara Mau Bangun Pabrik Bioetanol

Liputan6 Bisnis 1 menit baca 281 kata
Kejar Target E20, Danantara Mau Bangun Pabrik Bioetanol — gambar dari Liputan6 Bisnis
Gambar dari Liputan6 Bisnis. Ringkasan oleh Zona News.

Liputan6.com, Jakarta - Danantara memastikan arah investasi ke sektor bioetanol untuk menopang ketahanan energi nasional. Rencana pembangunan pabrik pengolahan pun masuk sebagai salah satu opsi investasi.

Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengatakan bahwa salah satu upaya mencapai ketahanan energi telah dibuktikan dengan hadirnya biodiesel B50 yang mampu menghentikan impor sebagian jenis solar. Danantara diakuinya memegang peran penting pada aspek investasi, termasuk melalui BUMN.

"Sebenarnya tadi kita berdiskusi mengenai peran Danantara berkaitan dengan investasi yang kita lakukan. Salah satunya dalam rangka mewujudkan ketahanan energi," ucap Dony dikutip Sabtu, (3/10/2026).

Berkaca pada kesuksesan penghentian impor solar CN48, Dony melirik potensi bioetanol sebagai campuran bensin. Indonesia akan mengejar ambisi campuran etanol hingga 50 persen (E50), meskipun akan dimulai secara bertahap dari E20 dalam waktu dekat.

"Nah, untuk bensin ini kan beberapa negara sudah menerapkannya, bahkan ada yang sudah E50. Kita juga, dalam rangka menjadikan negara berswasembada energi, mulai memikirkan langkah awal dari E20 terlebih dahulu," tuturnya.

"Bahan baku etanol ini terutama berasal dari molase atau tebu. Karena itu, ke depannya pemerintah akan menggencarkan proses penanaman tebu yang kita harapkan menjadi bagian dari transisi energi nasional," sambung Dony.

Ikut Bangun Pabrik Kepala Badan Pengaturan BUMN ini mengamini adanya rencana untuk terlibat langsung dalam pembangunan pabrik pengolahan bioetanol. Langkah ini dilakukan guna menghadirkan ekosistem terintegrasi dari hulu ke hilir.

"Ya, termasuk pembangunan pabrik. Mulai dari menanam hingga membangun pabrik etanol. Kami berharap pemerintah dapat menyelesaikan seluruh investasi etanol dalam kurun tiga tahun ke depan," jelas dia.

Sebagai informasi, pemerintah berencana menyiapkan lahan hingga dua juta hektare untuk menopang produksi bioetanol di dalam negeri. Hasil produksinya akan digunakan sebagai bahan campuran bensin menuju target E20 hingga E50.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/kejar-target-e20-danantara-mau-bangun-pabrik-bioetanol-fa0ecd81/.

Baca juga

Dari Dusun Bambu ke EIGER Nature: Menteri LH Dorong Ekowisata

Pengembangan inisiatif berbasis alam yang memadukan pemulihan lingkungan, aktivitas ekonomi, edukasi, dan keterlibatan masyarakat mendapat perhatian dari Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Moh Jumhur Hidayat dalam kunjungannya ke Dusun…

Detik

Semua berita Ekonomi