Lewati ke konten

Rabu, 30 September 2026188 berita

Kejurnas Sprint Rally 2026: Karena Batang Bukan Cuma Kawasan IndustriWamenperin: Penetrasi Pasar Produk Industri Hijau Harus DiperluasIHSG Naik 1%, Ini PenyebabnyaUpdate Terbaru Klaim Asuransi KM Virgo Transport 8, Kapal Mau DiangkatPolisi Bongkar Rumah Produksi Narkoba Etomidate WN China di PIK 2Pemerintah Target Net Zero Emission Lebih Cepat Tercapai pada 20504,1 ton sianida asal Filipina digagalkan di Gorontalo UtaraTrump, bos teknologi sepakati keamanan Super IntelligenceKemenag salurkan Rp65,2 miliar untuk pemulihan pesantren di AcehTaufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya YTR Mulai Diadili Hari Ini
Olahraga

Kejurnas Sprint Rally 2026: Karena Batang Bukan Cuma Kawasan Industri

Detik 2 menit baca 433 kata
Kejurnas Sprint Rally 2026: Karena Batang Bukan Cuma Kawasan Industri — gambar dari Detik Sport
Gambar dari Detik Sport. Ringkasan oleh Zona News.

Batang baru saja menggelar putaran keempat Kejurnas Sprint Rally 2026. Ini jadi cara memajukan sport tourism di kawasan Industri tersebut.

Sejak beroperasi pada 2022, KEK Industropolis Batang akhirnya diresmikan sebagai KEK oleh presiden Prabowo Subianto pada 2025. Sebagai KEK, Batang memang dituntut untuk jadi pusat ekonomi baru khususnya di Jawa Tengah.

Tidak cuma lewat industri manufaktur, tapi juga olahraga. Itulah mengapa Kejurnas Sprint Rally 2026 digelar di lintasan KEK Industropolis Batang, 25-27 November.

Ada total 13 kategori perlombaan yang diikuti 111 pembalap dan navigator dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi hingga Nusa Tenggara.

Lintasan sepanjang 5,3 kilometer menjadi arena persaingan para pereli nasional, seperti Ryan Nirwan dari Toyota Gazoo Racing Indonesia, TB Adhi, Emmanuel Amandio, Subhan Aksa, H. Sudirman, dan Rifat Sungkar turut ambil bagian.

Ryan Nirwan bersama navigator Adi Indiarto keluar sebagai juara dan berhak meraih Piala Gubernur Jawa Tengah.

Posisi kedua ditempati M. Fahrezi Fadh/Respati Adhi dari MAB HRVR. Selain memperebutkan gelar Juara Umum, kompetisi berskala nasional ini juga menguji ketangguhan para pereli di berbagai kategori bergengsi lainnya.

Persaingan sengit tersebar secara merata di kelas Group R (R1-R3), Group F (F1-F4), Group J (J1-J2), Group M (M1-M2), hingga Kategori RC (RC2-RC4).

Melengkapi tensi kompetisi, ajang ini turut memberikan penghargaan khusus untuk kategori Supporting Class (Non-Seeded), Best Driver U-23, Best Driver U-55+, Best Driver Wanita, serta penganugerahan Best Team.

Kesuksesan putaran keempat Kejurnas Sprint Rally ini membuktikan bahwa KEK Industropolis Batang sebagai kawasan yang dinamis dan multifungsi.

Lebih dari sekadar magnet investasi, kawasan ini telah membuktikan kapasitas nyatanya dalam mewadahi ajang prestisius berskala nasional. KEK Industropolis Batang akan terus memperluas kolaborasi strategis untuk memajukan ekosistem sport tourism.

"Kami berharap ke depannya pergelaran ini bisa terus berkembang hingga mencapai skala internasional," ujar Ketua IMI Pusat Moreno Soeprapto dalam keterangan kepada media.

Apresiasi di tingkat internasional turut disampaikan oleh representatif Federasi Otomotif Internasional (FIA), Tanya Kutsenko, yang memuji kualitas infrastruktur kawasan.

Selain itu, Tanya juga menyambut antusias tingginya partisipasi pebalap perempuan yang membuktikan inklusivitas industri motorsport dalam ajang ini.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/kejurnas-sprint-rally-2026-karena-batang-bukan-cuma-kawasan-industri-dd8c7f8d/.

Baca juga

Semua berita Olahraga