Lewati ke konten

Rabu, 30 September 2026188 berita

Kenapa Gen Z suka bayar pakai QRIS? Ini 4 alasannyaWamenperin: Penetrasi Pasar Produk Industri Hijau Harus DiperluasIHSG Naik 1%, Ini PenyebabnyaUpdate Terbaru Klaim Asuransi KM Virgo Transport 8, Kapal Mau DiangkatPolisi Bongkar Rumah Produksi Narkoba Etomidate WN China di PIK 2Pemerintah Target Net Zero Emission Lebih Cepat Tercapai pada 20504,1 ton sianida asal Filipina digagalkan di Gorontalo UtaraTrump, bos teknologi sepakati keamanan Super IntelligenceKemenag salurkan Rp65,2 miliar untuk pemulihan pesantren di AcehTaufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya YTR Mulai Diadili Hari Ini
Ekonomi

Kenapa Gen Z suka bayar pakai QRIS? Ini 4 alasannya

Antara 2 menit baca 323 kata
Kenapa Gen Z suka bayar pakai QRIS? Ini 4 alasannya — gambar dari Antara Ekonomi
Gambar dari Antara Ekonomi. Ringkasan oleh Zona News.

Jakarta (ANTARA) - Generasi Z dikenal sebagai digital native yang menyukai segala sesuatu yang serba cepat, praktis, dan efisien. Karakteristik ini berdampak besar pada tren gaya hidup mereka, termasuk dalam urusan transaksi keuangan harian. Kebiasaan membawa uang tunai kini makin ditinggalkan.

Sebagai gantinya, metode pembayaran berbasis kode QR—khususnya Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS)—berhasil mendominasi preferensi bertransaksi anak muda Indonesia.

Sejak diluncurkan oleh Bank Indonesia, QRIS berkembang bukan sekadar sebagai alat pembayaran, melainkan bagian dari identitas transaksi digital Gen-Z. Lantas, apa yang membuat metode ini begitu digemari oleh generasi muda?

1. Praktis dan bebas repot Bagi Gen-Z, efisiensi waktu adalah segalanya. Membayar secara tunai sering kali memakan waktu, mulai dari menunggu uang kembalian hingga menghitung lembaran uang. Dengan QRIS, transaksi selesai hanya dalam hitungan detik. Pengguna cukup membuka aplikasi m-banking atau dompet digital (e-wallet), memindai kode QR di kasir, memasukkan PIN, dan pembayaran langsung berhasil.

bayaran. Kini, satu kode QRIS dapat menerima pembayaran dari aplikasi apa pun, baik itu dari perbankan maupun dompet digital. Fleksibilitas ini sangat memanjakan Gen-Z yang sering kali memiliki lebih dari satu aplikasi keuangan.

3. Kemudahan akses diberbagai merchant Kemudahan QRIS kini bisa ditemui di mana saja. Mulai dari kafe kekinian tempat nongkrong, festival musik, supermarket, hingga pedagang kaki lima dan UMKM di pasar tradisional sudah menyediakan QRIS. Luasnya jangkauan ini memudahkan Gen-Z untuk menerapkan gaya hidup cashless sepenuhnya tanpa khawatir tidak bisa bertransaksi.

4. Pencatatan keuangan otomatis Gen-Z juga semakin sadar akan pentingnya financial awareness. Setiap transaksi QRIS langsung tercatat secara otomatis pada riwayat mutasi aplikasi. Hal ini memudahkan mereka untuk melacak pengeluaran harian, mengevaluasi anggaran bulanan, dan menghindari perilaku konsumtif tanpa perlu mencatatnya secara manual.

Kemudahan interaksi digital dan integrasi teknologi yang seamless menjadikan QRIS pilihan utama Gen-Z. Tren ini tidak hanya mengubah perilaku konsumen muda, tetapi juga mempercepat terbentuknya ekosistem masyarakat tanpa uang tunai (cashless society) yang inklusif dan efisien di Indonesia.

omatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/kenapa-gen-z-suka-bayar-pakai-qris-ini-4-alasannya-c39548b2/.

Baca juga

IHSG Naik 1%, Ini Penyebabnya

IHSG Naik 1%, Ini Penyebabnya Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat pada perdagangan sesi I pagi ini Rabu (30/9/2026). IHSG melaju hijau ke 6.185,37 atau naik 1,04% pada pukul 09.30 WIB.

CNBC Indonesia

4,1 ton sianida asal Filipina digagalkan di Gorontalo Utara

Menindaklanjuti informasi terpercaya itu, tim gabungan langsung bergerak dan membagi kekuatan menjadi lima tim untuk melaksanakan penyekatan ketat, baik dari sektor darat maupun laut Gorontalo (ANTARA) - Tim gabungan TNI AL, Polri, Bea Cukai, dan Satgas Tombak Pusintelal…

Antara

Semua berita Ekonomi