Kenapa Seprai Hotel Ditata Sangat Ketat? Ternyata Ini Alasannya
Kenapa Seprai Hotel Ditata Sangat Ketat? Ternyata Ini Alasannya Seprai hotel yang ditata sangat ketat ternyata punya sejarah panjang dan berkaitan dengan kebersihan serta efisiensi.
- Teknik melipat seprai dengan ketat atau hospital corner berawal dari praktik kebersihan di rumah sakit.
- Flat sheet lebih banyak digunakan hotel karena mudah dicuci, disetrika, dilipat, dan disimpan.
- Seprai hotel yang sangat ketat membantu menciptakan tempat tidur yang rapi, bersih, dan seragam.
TRIBUNNEWS.COM - Setelah perjalanan panjang, tempat tidur hotel yang sudah tertata rapi tentu terlihat mengundang untuk segera digunakan.
Namun, ada satu hal yang mungkin membuat sebagian tamu kesulitan.
Seprai dan selimut di tempat tidur hotel sering kali ditata sangat ketat.
Ketika mencoba masuk ke tempat tidur, tamu bahkan harus menarik seprai terlebih dahulu agar memiliki ruang yang cukup untuk berbaring.
Kondisi tersebut ternyata bukan hanya untuk membuat tempat tidur terlihat rapi.
Ada sejarah panjang di balik cara hotel menata tempat tidur.
Dikutip dari Reader’s Digest, seprai yang dilipat dan diselipkan dengan ketat memiliki hubungan dengan praktik kebersihan yang sudah digunakan sejak lama.
Berawal dari Rumah Sakit dan Medan Perang Teknik melipat seprai dengan sangat rapi dikenal sebagai hospital corner atau sudut rumah sakit.
Teknik ini berkembang dari praktik keperawatan pada abad ke-19.
Salah satu tokoh yang berkaitan dengan perkembangan praktik kebersihan dalam keperawatan adalah Florence Nightingale.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/kenapa-seprai-hotel-ditata-sangat-ketat-ternyata-ini-alasannya-d913b73d/.
Baca juga
12 pembalap tiba di Lombok, bersiap untuk MotoGP Mandalika 2026
ANTARA - Rombongan pembalap dan kru MotoGP Mandalika 2026 mulai berdatangan melalui Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) Lombok, Senin (5/10). Mereka disambut hiburan musik tradisional dan zoo move atau wahana kendaraan mainan.
Drama Final FIFA ASEAN Cup: Suporter Sempat Tinggalkan SUGBK, Garuda Bangkit dan Juara
FIFA ASEAN Cup 2026 Drama Final FIFA ASEAN Cup: Suporter Sempat Tinggalkan SUGBK, Garuda Bangkit dan Juara Pada menit ke-111, Peeradol mencetak gol yang membuat Thailand berbalik unggul 2-1. Suasana SUGBK pun berubah drastis.
Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Tulang Bawang Tewas Ditembak
Liputan6.com, Jakarta - Polisi menangkap terduga pelaku pembunuhan satu keluarga di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. Pelaku tewas setelah menyerang anggota kepolisian menggunakan senjata tajam saat hendak diamankan di Kabupaten Lampung Timur, Senin (5/10/2026).
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Judika dan Anggun Tampil Emosional
Judika dan Anggun tampil penuh emosi saat membawakan lagu nasional setelah Indonesia memenangkan laga final FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Senin (5/10) malam.