Kenapa tumit sering pecah-pecah? Ini penyebab dan cara merawatnya
Jakarta (ANTARA) - Tumit pecah-pecah merupakan masalah kulit yang cukup umum dan dapat membuat kaki terasa kasar, perih bahkan sakit ketika digunakan berjalan. Kondisi ini biasanya terjadi ketika kulit kehilangan kelembapan dan menjadi lebih tebal, sehingga tekanan pada tumit membuat permukaannya mudah retak.
Kulit tumit memang menerima tekanan cukup besar setiap hari karena digunakan untuk menopang tubuh saat berdiri dan berjalan. Ketika kulit menjadi kering dan kurang elastis, retakan atau fissure dapat terbentuk dan pada kondisi yang lebih parah bisa menjadi dalam hingga berdarah.
Lantas, apa saja yang menyebabkan tumit sering pecah-pecah dan bagaimana cara merawatnya? Ini penjelasannya.
Penyebab tumit pecah-pecah 1. Kulit kering Penyebab yang paling umum adalah kulit yang terlalu kering. Ketika kulit kehilangan banyak kelembapan, permukaannya menjadi kasar dan dapat mengelupas. Kondisi tersebut kemudian membuat kulit lebih mudah retak akibat tekanan pada tumit.
Kurangnya kelembapan juga dapat membuat kulit kehilangan elastisitas sehingga retakan semakin mudah terbentuk.
2. Tekanan dan gesekan pada tumit Tumit menerima tekanan berulang ketika seseorang berdiri atau berjalan. Gesekan dengan alas kaki juga dapat memperparah kondisi kulit, terutama apabila sepatu tidak sesuai atau bagian tumit sering bergesekan dengan permukaannya.
t. Kondisi ini dapat memperburuk tumit yang sudah kering dan pecah-pecah.
4. Kebiasaan mandi terlalu lama Berendam atau mandi terlalu lama dapat membuat kulit semakin kering, terutama apabila menggunakan air yang terlalu panas. Kulit yang kehilangan kelembapan lebih mudah mengalami kekeringan dan retak.
5. Faktor usia Seiring bertambahnya usia, kulit mengalami perubahan, termasuk berkurangnya produksi minyak alami dan perubahan ketebalan kulit. Kondisi tersebut dapat membuat kulit lebih mudah kering sehingga risiko tumit pecah-pecah meningkat.
6. Kondisi kesehatan tertentu Tumit pecah-pecah yang berat atau terus berulang terkadang dapat berkaitan dengan kondisi tertentu, seperti eksim, psoriasis, infeksi jamur atau diabetes. Karena itu, retakan yang tidak kunjung membaik sebaiknya tidak hanya ditangani sebagai masalah kulit kering biasa.
acid dapat membantu melembutkan kulit yang menebal sekaligus mempertahankan kelembapan.
Pelembap dapat digunakan setiap kali tumit terasa kering agar kondisi kulit tetap terjaga.
2. Gunakan petroleum jelly sebelum tidur Petroleum jelly dapat digunakan pada malam hari untuk membantu mengunci kelembapan pada kulit. Setelah mengoleskannya, penggunaan kaus kaki dapat membantu menjaga produk tetap berada di kulit sepanjang malam.
3. Jangan menggosok tumit terlalu keras Kulit yang menebal memang dapat membuat seseorang ingin mengikisnya dengan batu apung atau alat pengikis. Namun, penggunaan alat tersebut perlu dilakukan secara hati-hati dan tidak berlebihan.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/kenapa-tumit-sering-pecah-pecah-ini-penyebab-dan-cara-merawatnya-fbbc614d/.
Baca juga
Masuk Wantimpres, Budi Gunawan Fokus Kawal Program Prioritas Prabowo
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan mengatakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto akan menjadi fokus utama kerjanya setelah dilantik sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden.
Asal usul tanda tangan dan bagaimana sejarahnya
Jakarta (ANTARA) - Hampir setiap orang pernah membuat tanda tangan. Saat membuka rekening, mengurus dokumen, menerima paket, menandatangani surat, hingga mengurus berbagai keperluan administrasi, coretan kecil yang satu ini bisa tiba-tiba menjadi sangat penting.
PB IPSI jajaki Hong Kong jadi basis baru pencak silat internasional
Jakarta (ANTARA) - Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) menjajaki pembentukan federasi pencak silat di Hong Kong untuk memperluas basis pengembangan olahraga bela diri tersebut di tingkat internasional.
Saat Jenderal Suyudi Langsung Cium Tangan Ibu Usai Jadi Kapolri
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto kini menduduki kursi di pucuk tertinggi Polri. Momen Suyudi mencapai puncak kariernya sebagai polisi disaksikan oleh ibunya.