Lewati ke konten

Kamis, 1 Oktober 2026727 berita

Kisah Haru Leo Carnando/Daniel Marthin, Sukses Kawinkan Emas Beregu dan Perorangan Asian Games 2026Ini Pesan-pesan Sugiono ke Menlu Baru RI Arrmanatha NasirKabur dari Pelatnas Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo Terancam Sanksi Berat!Rupiah Lunglai ke Rp17.966 per Dolar AS Kamis SoreRamai Sorak Sorai, Menkeu Suahasil dan PNS Kemenkeu Sambut 2 Wamen BaruTablet Premium Terbaru Samsung, Galaxy Tab S12 Mulai Rp 21 JutaProfil Irwan Meilano, Guru Besar ITB yang kini jadi Wamen KPCerita Suyudi Pagi Hari Diminta Bersiap, Sore Jadi Kapolri64 mobil siap bersaing dalam kompetisi KMHE 2026 di UnejJenderal Sigit Tegaskan Masih Aktif di Polri Meski Tak Lagi Jabat Kapolri
Nasional

Kisah Haru Leo Carnando/Daniel Marthin, Sukses Kawinkan Emas Beregu dan Perorangan Asian Games 2026

Okezone 1 menit baca 224 kata
Kisah Haru Leo Carnando/Daniel Marthin, Sukses Kawinkan Emas Beregu dan Perorangan Asian Games 2026 — gambar dari Okezone
Gambar dari Okezone. Ringkasan oleh Zona News.

PERJUANGAN gigih ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, berbuah manis di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Mereka sukses menyabet medali emas dari nomor perorangan setelah melalui pertarungan sengit di partai puncak.

Keberhasilan di nomor individu ini sekaligus menyempurnakan pencapaian mereka karena sebelumnya juga turut mengantar tim Indonesia meraih emas di nomor beregu putra. Pasangan yang kembali dipasangkan sejak April 2026 ini tampil habis-habisan demi mengharumkan nama bangsa.

Laga final yang dihelat di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Aichi, Jepang, mempertemukan mereka dengan wakil kuat asal China, Liang Weikeng/Wang Chang. Duel puncak tersebut berlangsung menegangkan dan menguras emosi sepanjang pertandingan.

Pada gim pertama, Leo/Danil sempat keteteran dan harus rela menyerahkan kemenangan kepada pasangan China dengan skor tipis 19-21. Tekanan demi tekanan serta umpan sulit dari lawan sempat membuat laju pasangan Indonesia terkunci.

Memasuki gim kedua, angin segar berpihak pada pasangan Indonesia yang tampil lebih mendominasi permainan. Komunikasi yang solid serta motivasi kuat untuk menang menjadi kunci utama kebangkitan mereka di lapangan.

Tekad kuat dengan prinsip "kalau tidak sekarang kapan lagi" membakar semangat keduanya untuk terus memaksimalkan peluang yang ada. Alhasil, Leo/Daniel merebut gim kedua dengan skor meyakinkan 21-13 dan memaksa pertandingan berlanjut ke gim penentuan.

"Terus juga kami bilang ke satu sama lain, kalau enggak sekarang kapan lagi (juara), jadi kami mau memaksimalkan kesempatan yang sudah diberikan," ungkap Daniel Marthin usai pertandingan, dikutip Kamis (1/10/2026).

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/kisah-haru-leo-carnandodaniel-marthin-sukses-kawinkan-emas-beregu-dan-2e6ab782/.

Baca juga

64 mobil siap bersaing dalam kompetisi KMHE 2026 di Unej

Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Sebanyak 64 mobil dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia siap bersaing dalam kompetisi Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2026 yang digelar di Universitas Jember, Jawa Timur, pada Kamis hingga Minggu (4/10).

Antara

Semua berita Nasional