Luas Wilayah KEK RI Kalah dari Malaysia & Vietnam
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan luas wilayah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Indonesia masih kalah dengan Vietnam dan Malaysia.
Airlangga mengatakan, saat ini, Indonesia hanya memiliki 24 KEK dengan total luas masih di bawah 500 ribu hektare. Sementara luas wilayah KEK dua negara tersebut berada dikisadan 2 juta hektar.
Atas kondisi tersebut, Indonesia kalah agresif dengan Malaysia dan Vietnam dalam pengembangan KEK yang bisa meningkatkan investasi.
"Kita mempunyai 24 kawasan ekonomi khusus. Bandingkan dengan Vietnam dan Malaysia, kawasan ekonomi khususnya sudah lebih dari 2 juta hektare. Di kita masih di bawah 500 ribu. Jadi Vietnam maupun Malaysia itu mereka lebih agresif mendorong kawasan ekonomi khusus," kata Airlangga di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (23/9/2026).
Airlangga mengatakan KEK ini juga mendapatkan perhatian dari Presiden Prabowo Subianto. Di mana pengembangan KEK penting karena kawasan tersebut memiliki tingkat efisiensi investasi yang lebih tinggi dibandingkan secara nasional.
"Dan kawasan ekonomi khusus ini yang selalu disampaikan Bapak Presiden bahwa ICOR secara nasional kita adalah 6% incremental capital output ratio sedangkan negara lain adalah 4%. Oleh karena itu Bapak Presiden mengatakan ekonomi kita sepertiga lebih kurang efisien. Tetapi kalau kita masuk ke kawasan ekonomi khusus maka ICOR-nya baik itu di Morowali ataupun di Wedabai ataupun di Semakai itu IKOR-nya kurang dari 3," katanya.
Dengan kondisi tersebut, Airlangga menilai pengembangan KEK perlu dilanjutkan sebagai salah satu cara untuk memacu pertumbuhan ekonomi Indonesia.
"Sehingga satu-satunya jalan buat kita untuk memacu pertumbuhan ekonomi adalah dengan melanjutkan pengembangan special economic zone," ungkap Airlangga.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/luas-wilayah-kek-ri-kalah-dari-malaysia-vietnam-dba423f8/.
Baca juga
IHSG Naik 1%, Ini Penyebabnya
IHSG Naik 1%, Ini Penyebabnya Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat pada perdagangan sesi I pagi ini Rabu (30/9/2026). IHSG melaju hijau ke 6.185,37 atau naik 1,04% pada pukul 09.30 WIB.
Update Terbaru Klaim Asuransi KM Virgo Transport 8, Kapal Mau Diangkat
Update Terbaru Klaim Asuransi KM Virgo Transport 8, Kapal Mau Diangkat Jakarta, CNBC Indonesia - Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) membeberkan perkembangan terbaru terkait proses klaim asuransi atas musibah KM Virgo Transport 8.
4,1 ton sianida asal Filipina digagalkan di Gorontalo Utara
Menindaklanjuti informasi terpercaya itu, tim gabungan langsung bergerak dan membagi kekuatan menjadi lima tim untuk melaksanakan penyekatan ketat, baik dari sektor darat maupun laut Gorontalo (ANTARA) - Tim gabungan TNI AL, Polri, Bea Cukai, dan Satgas Tombak Pusintelal…
Misi Dagang dan Investasi Jatim-Sumut Catatkan Transaksi Rp 2,843 Triliun
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin langsung Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur-Sumatera Utara sebagai bagian dari upaya memperluas akses pasar, memperkuat jejaring pelaku usaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi antardaerah.