Mahasiswa Jerman dan Indonesia Berkolaborasi Rancang Masa Depan Kawasan Transmigrasi
BATAM – Dua puluh mahasiswa Technical University of Munich (TUM), Jerman, bersama akademisi dan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi Indonesia turun langsung mempelajari potensi dan tantangan Kawasan Transmigrasi Barelang, Batam. Melalui Summer Course 2026, kolaborasi lintas negara ini diarahkan menghasilkan rancangan pengembangan kawasan yang memadukan perspektif global dengan kebutuhan masyarakat lokal.
Plt. Direktur Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi Kementerian Transmigrasi, Harlina Sulistyorini mengatakan Summer Course 2026 diarahkan untuk menghasilkan Green Barelang Spatial Development Design, yaitu rancangan pengembangan ruang Kawasan Transmigrasi Barelang yang memperhatikan aspek ekonomi, sosial, infrastruktur, konektivitas, serta lingkungan.
“Teman-teman TUM akan membantu melakukan eksplorasi dan menganalisis potensi Barelang Rempang, terutama Kawasan Transmigrasi Rempang. Output akhirnya adalah green concept design yang nantinya bisa kita implementasikan agar kawasan menjadi lebih baik dan masyarakatnya lebih sejahtera,” ujarnya dalam pembukaan Summer Course 2026 di Batam, Kamis (1/10).
Dalam prosesnya, peserta akan melihat langsung kondisi kawasan, termasuk potensi ekonomi, tata ruang, infrastruktur, kondisi sosial dan lingkungan. Mereka juga akan berdialog dengan masyarakat untuk memahami kebutuhan serta tantangan yang dihadapi warga.
Plt. Dirjen Harlina menegaskan, pengembangan Barelang diarahkan untuk memberikan manfaat terutama bagi masyarakat lokal. Pengembangan kawasan diharapkan membuka lebih banyak kesempatan kerja sekaligus mendorong pemanfaatan potensi sumber daya yang ada.
“Kawasan Rempang ini memang peruntukannya untuk masyarakat lokal yang ada di sini sehingga lebih diberdayakan, lebih diberi kesempatan untuk mendapatkan lebih banyak kesempatan tenaga kerjanya, dan juga pemanfaatan sumber daya alam yang ada di seputar Rempang,” katanya.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/mahasiswa-jerman-dan-indonesia-berkolaborasi-rancang-masa-depan-1366c5a9/.
Baca juga
Alexander Zverev Bakal Tercatat sebagai Petenis Putra Ranking 1 Dunia Tertua
Petenis Jerman Alexander Zverev memastikan diri mengakhiri musim 2026 sebagai petenis nomor satu dunia setelah meraih penghargaan No.1 ATP akhir tahun untuk pertama kalinya dalam kariernya.
Nilai Strategis Wealth Partnership dalam Menghadapi Kompleksitas Pengelolaan Kekayaan
HERALD.ID, JAKARTA — Memahami bagaimana wealth partnership melalui pendekatan wealth management membantu Anda menghadapi kompleksitas kekayaan dengan strategi personal, insight global, dan solusi yang terintegrasi. Ketika kondisi finansial seseorang berkembang, […] Herald.ID .
Mengapa Kebakaran Hutan Kalimantan dan Sumsel Tak Kunjung Padam?
Liputan6.com, Jakarta - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan dan Sumatera Selatan (Sumsel) kian parah. Meski pemadaman telah berlangsung cukup lama, titik panas masih ditemukan dan sebaran asap terus mengancam kualitas udara di sejumlah daerah…
Tol Cikampek Berlakukan Contraflow di KM 21 hingga KM 23, Urai Kemacetan Parah
JAKARTA - Kepolisian dan Jasa Marga memberlakukan rekayasa lalu lintas contraflow di ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek. Diskresi tersebut dilakukan untuk upaya mengurai kepadatan lalu lintas menuju arah Cikampek.