Lewati ke konten

Sabtu, 3 Oktober 20261326 berita

Omzet Terus Naik, tapi Keuntungan Belum Jelas? Yuk Pelajari Dasar AkuntansiIni Respons Menhub soal KAI Bakal Impor KRL Bekas Jepangamp;nbsp;Link Live Streaming Voli Pantai Asian Games 2026: Peluang Emas Sofyan/BintangMasuk Wantimpres, Budi Gunawan Fokus Kawal Program Prioritas PrabowoAsal usul tanda tangan dan bagaimana sejarahnyaProfil dan Pendidikan Mashudi, Dirjenpas yang Mundur Buntut Kasus Lapas CibinongPB IPSI jajaki Hong Kong jadi basis baru pencak silat internasionalSaat Jenderal Suyudi Langsung Cium Tangan Ibu Usai Jadi KapolriHasil Timnas Indonesia U-17 vs Bahrain U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia U-17 2027BRI Hadirkan BRImo Junior, Dorong Literasi Keuangan Sejak Dini
Ekonomi

Omzet Terus Naik, tapi Keuntungan Belum Jelas? Yuk Pelajari Dasar Akuntansi

Detik 2 menit baca 327 kata
Omzet Terus Naik, tapi Keuntungan Belum Jelas? Yuk Pelajari Dasar Akuntansi — gambar dari Detik Finance
Gambar dari Detik Finance. Ringkasan oleh Zona News.

Melihat omzet bisnis terus meningkat tentu terasa menyenangkan. Transaksi semakin banyak, pelanggan bertambah, dan uang terus bergerak. Namun, apakah itu sudah cukup untuk memastikan bisnis benar-benar menghasilkan keuntungan? Belum tentu.

Ada berbagai hal yang perlu diperhatikan selain jumlah penjualan, mulai dari biaya yang dikeluarkan, piutang yang belum tertagih, persediaan, aset, hingga kondisi kas. Tanpa pencatatan dan pemahaman akuntansi yang baik, angka-angka tersebut bisa sulit dibaca secara menyeluruh.

Omzet dan Keuntungan Bukan Hal yang Sama Omzet menunjukkan nilai penjualan yang diperoleh dari kegiatan bisnis. Sementara itu, keuntungan perlu dilihat setelah memperhitungkan berbagai biaya dan transaksi yang berkaitan dengan kegiatan usaha.

Misalnya, penjualan terlihat tinggi, tetapi sebagian transaksi masih berupa piutang. Di sisi lain, bisnis juga harus mengeluarkan biaya untuk persediaan, operasional, aset, dan kebutuhan lainnya.

Itulah mengapa pencatatan keuangan tidak cukup hanya dengan mengetahui berapa banyak uang yang masuk. Kamu juga perlu memahami bagaimana setiap transaksi dicatat dan bagaimana akhirnya mempengaruhi laporan keuangan.

Akuntansi Membantu Membaca Kondisi Bisnis Pemahaman akuntansi dapat membantu melihat kondisi keuangan secara lebih terstruktur. Dari kas, piutang, persediaan, investasi, hingga aset tetap, setiap bagian memiliki pencatatan dan perlakuan yang perlu dipahami.

Hal ini juga menjadi bagian dari PeDe Akuntansi - Paham Dulu Akuntansi (Batch 2) dari Piranha Smart Center (PSC) bersama Education Visionary Lab (EVL).

Program ini tidak hanya membahas teori, tetapi mengajak peserta memahami alur akuntansi secara bertahap. Pada level Intermediate Accounting, materi mencakup kas, petty cash, rekonsiliasi, piutang dagang, persediaan, investasi saham dan obligasi, aset tetap, akuntansi sewa, hingga analisis laporan keuangan.

Setelah memahami materi intermediate, peserta juga dapat mempelajari Advanced Accounting, termasuk persekutuan, perubahan kepemilikan, likuidasi perusahaan, akuntansi agen dan cabang, konsinyasi, serta laporan konsolidasian.

Jangan Hanya Lihat Omzet, Pahami Angka di Baliknya PeDe Akuntansi Batch 2 berlangsung pada Sabtu dan Minggu, 10 Oktober-1 November 2026, pukul 09.00-12.00 WIB, secara online melalui Zoom.

Kalau selama ini kamu hanya melihat omzet untuk mengetahui bisnis sedang berjalan baik atau tidak, mungkin sudah saatnya melihat angka secara lebih menyeluruh. Daftarkan dirimu segera melalui detikevent!

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/omzet-terus-naik-tapi-keuntungan-belum-jelas-yuk-pelajari-dasar-0de40d6c/.

Baca juga

Dari Dusun Bambu ke EIGER Nature: Menteri LH Dorong Ekowisata

Pengembangan inisiatif berbasis alam yang memadukan pemulihan lingkungan, aktivitas ekonomi, edukasi, dan keterlibatan masyarakat mendapat perhatian dari Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Moh Jumhur Hidayat dalam kunjungannya ke Dusun…

Detik

Semua berita Ekonomi