Lewati ke konten

Selasa, 6 Oktober 20262292 berita

Penjualan Kendaraan Bensin Global Anjlok, Kini di Bawah 50 PersenVIDEO: 17 Pegawai Lapas Cibinong Disanksi, Kalapas Diberhentikan12 pembalap tiba di Lombok, bersiap untuk MotoGP Mandalika 2026Koordinator BEM UI Diserang OTK di Jaksel, Ditendang lalu Nyungsruk dari MotorKapolres Bogor Tekankan Sinergitas TNI-Polri Kunci Mutlak Jaga Keamananamp;nbsp;Juara, Prabowo serahkan trofi FIFA ASEAN Cup ke pemain IndonesiaPolisi imbau suporter rayakan kemenangan Indonesia secara tertibJamal Mirdad Sentil Artis Muda yang Cuma Kejar Viral: “Berikan Karyamu”Pekalongan gelar Festival Literasi untuk bangkitkan minat baca wargaSejumlah menko mulai gunakan Maung Garuda sebagai kendaraan dinas
Olahraga

Penjualan Kendaraan Bensin Global Anjlok, Kini di Bawah 50 Persen

CNN Otomotif 2 menit baca 477 kata
Penjualan Kendaraan Bensin Global Anjlok, Kini di Bawah 50 Persen — gambar dari CNN Otomotif
Gambar dari CNN Otomotif. Ringkasan oleh Zona News.

Penjualan kendaraan bensin di dunia turun menjadi 20,25 juta unit pada Januari-Juni 2026 atau anjlok 10 persen dibanding periode sama tahun lalu. Hal ini membuat pangsa kendaraan bensin merosot menjadi 49 persen terhadap total penjualan kendaraan baru global.

Angka tersebut berasal dari data Mobility Global (sebelumnya S&P Global Mobility) yang diolah Nikkei Asia. Kendaraan bensin yang dimaksud tidak termasuk hybrid serta sebagian kendaraan komersial.

Pangsa kendaraan bensin telah menukik dari 73 persen pada 2021. Kondisi pangsa di bawah 50 persen disebut pertama kali sejak 1920-an.

Imbas harga minyak Menurut Nikkei Asia, penurunan dipicu lonjakan harga minyak setelah Amerika Serikat (AS) dan Israel menyerang Iran. Kenaikan harga bensin dan kekhawatiran pasokan BBM memangkas permintaan kendaraan bensin, dengan penjualan turun 26 persen di China dan 13 persen di Eropa.

Kendaraan listrik (EV) yang biaya operasionalnya lebih rendah menjadi pihak paling diuntungkan. Penjualannya naik 12 persen menjadi 6,87 juta unit, atau 17 persen dari total penjualan kendaraan baru.

Porsi itu melewati ambang 16 persen yang kerap dianggap titik balik adopsi massal.

"Adopsi EV melambat (sekitar 2024) dan hybrid tumbuh karena pemangkasan subsidi dan faktor lain, tetapi harga minyak yang lebih tinggi membuat biaya operasional EV yang lebih rendah kembali diapresiasi, dan penjualan kini tumbuh lagi," kata Associate Director Mobility Global Yoshiaki Kawano, dikutip Nikkei Asia, Jumat (2/10).

China masih menyumbang separuh penjualan kendaraan listrik global, tetapi penjualannya turun 3 persen menjadi 3,44 juta unit setelah insentif pajak dikurangi sejak Januari. Penjualan di Amerika Utara juga turun 15 persen menyusul pencabutan insentif oleh pemerintahan Presiden Donald Trump.

Sebaliknya, penjualan kendaraan listrik di Eropa naik 32 persen menjadi 1,81 juta unit, Asia Tenggara melonjak 81 persen menjadi 350 ribu unit, dan Oseania naik lebih dari dua kali lipat menjadi 110 ribu unit.

Menurut Asosiasi Produsen Mobil Eropa (ACEA), penjualan kendaraan listrik di 31 negara utama Eropa secara kolektif untuk pertama kalinya melampaui kendaraan bensin pada basis semester.

Nikkei juga mengutip Badan Energi Internasional (IEA) yang mencatat pabrikan China seperti Geely dan BYD menguasai 60 persen penjualan global kendaraan listrik dan plug-in hybrid.

Hybrid tetap tumbuh Mobility Global memperkirakan kendaraan listrik mencapai lebih dari 30 persen total produksi kendaraan pada 2030, melampaui hybrid dan kendaraan bermesin, termasuk diesel.

Pabrikan Jepang, yang porsi kendaraan listriknya relatif kecil, masih bertaruh pada hybrid. Penjualan hybrid global naik 10 persen menjadi 7,27 juta unit pada semester I, setara 18 persen penjualan kendaraan baru global.

Hybrid tetap diminati karena lebih irit dibanding kendaraan bensin, bahkan ketika harga BBM tinggi.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/penjualan-kendaraan-bensin-global-anjlok-kini-di-bawah-50-persen-3e817b7e/.

Baca juga

Juara, Prabowo serahkan trofi FIFA ASEAN Cup ke pemain Indonesia

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden FIFA Gianni Infantino menyerahkan trofi FIFA ASEAN Cup 2026 kepada kapten Timnas Indonesia Kevin Diks setelah Indonesia keluar sebagai juara usai mengalahkan Thailand melalui adu penalti di Stadion Utama Gelora Bung…

Antara

Semua berita Olahraga