Lewati ke konten

Sabtu, 3 Oktober 20261326 berita

Pria di Jakut Tewas Dibacok saat Nobar Timnas, Dipicu Panggilan 'Boleng'Ini Respons Menhub soal KAI Bakal Impor KRL Bekas Jepangamp;nbsp;Link Live Streaming Voli Pantai Asian Games 2026: Peluang Emas Sofyan/BintangMasuk Wantimpres, Budi Gunawan Fokus Kawal Program Prioritas PrabowoAsal usul tanda tangan dan bagaimana sejarahnyaProfil dan Pendidikan Mashudi, Dirjenpas yang Mundur Buntut Kasus Lapas CibinongPB IPSI jajaki Hong Kong jadi basis baru pencak silat internasionalSaat Jenderal Suyudi Langsung Cium Tangan Ibu Usai Jadi KapolriHasil Timnas Indonesia U-17 vs Bahrain U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia U-17 2027BRI Hadirkan BRImo Junior, Dorong Literasi Keuangan Sejak Dini
Nasional

Pria di Jakut Tewas Dibacok saat Nobar Timnas, Dipicu Panggilan 'Boleng'

Detik 1 menit baca 241 kata
Pria di Jakut Tewas Dibacok saat Nobar Timnas, Dipicu Panggilan 'Boleng' — gambar dari Detik
Gambar dari Detik. Ringkasan oleh Zona News.

Seorang pria berinisial MNHD (26) membacok seorang pria berinisial ADN (32) menggunakan celurit hingga tewas saat nonton bareng (nobar) Timnas Indonesia melawan Bangladesh di Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Aksi ini awalnya dipicu korban yang emosi saat dipanggil pelaku 'boleng'.

"Korban ini meninggal dunia karena kehabisan darah setelah dianiaya oleh pelaku menggunakan sebilah celurit," kata Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri di Jakarta, dilansir Antara, Jumat (2/10/2026).

Ia mengatakan korban mengalami luka terbuka pada bagian bawah perut sebelah kiri dengan panjang 3 cm dengan dalam 6 cm. Aksi penganiayaan ini terjadi pada Kamis (1/10) malam.

Salah satu saksi mengaku saat itu melihat korban tergeletak, lalu langsung membawa korban dengan ke RSUD Cilincing. Saat dibawa ke RSUD Cilincing, korban sempat dijahit sebanyak tiga jahitan, namun nahas korban meninggal karena kehabisan darah.

"Sementara untuk luka pada ujung kuku kaki sebelah kanan disebabkan pada saat membawa korban ke IGD RSUD Cilincing kaki kanan korban terjuntai dan terseret di aspal," kata Bobi.

Bobi menerangkan awal mula keributan terjadi. Awalnya, pelaku memanggil nama korban dengan sebutan 'boleng'. Namun, korban tidak senang dengan panggilan tersebut, lalu mengambil kursi dan memukulkan kursi ke badan pelaku.

Kemudian, pelaku emosi dan mengambil sebilah celurit dari dalam rumah. Pelaku membacok senjata tajam ke tubuh korban sebanyak satu kali dan mengenai bagian perut bawah sebelah kiri.

Melihat korban tergeletak bersimbah darah, pelaku sempat memegang korban dan meminta tolong, tapi tidak ada yang menolong.

"Kemudian pelaku langsung menyerahkan diri ke Polsek Cilincing," ujarnya.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/pria-di-jakut-tewas-dibacok-saat-nobar-timnas-dipicu-panggilan-boleng-1026bf48/.

Baca juga

Asal usul tanda tangan dan bagaimana sejarahnya

Jakarta (ANTARA) - Hampir setiap orang pernah membuat tanda tangan. Saat membuka rekening, mengurus dokumen, menerima paket, menandatangani surat, hingga mengurus berbagai keperluan administrasi, coretan kecil yang satu ini bisa tiba-tiba menjadi sangat penting.

Antara

Semua berita Nasional