Pria di Jakut Tewas Dibacok saat Nobar Timnas, Dipicu Panggilan 'Boleng'
Seorang pria berinisial MNHD (26) membacok seorang pria berinisial ADN (32) menggunakan celurit hingga tewas saat nonton bareng (nobar) Timnas Indonesia melawan Bangladesh di Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Aksi ini awalnya dipicu korban yang emosi saat dipanggil pelaku 'boleng'.
"Korban ini meninggal dunia karena kehabisan darah setelah dianiaya oleh pelaku menggunakan sebilah celurit," kata Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri di Jakarta, dilansir Antara, Jumat (2/10/2026).
Ia mengatakan korban mengalami luka terbuka pada bagian bawah perut sebelah kiri dengan panjang 3 cm dengan dalam 6 cm. Aksi penganiayaan ini terjadi pada Kamis (1/10) malam.
Salah satu saksi mengaku saat itu melihat korban tergeletak, lalu langsung membawa korban dengan ke RSUD Cilincing. Saat dibawa ke RSUD Cilincing, korban sempat dijahit sebanyak tiga jahitan, namun nahas korban meninggal karena kehabisan darah.
"Sementara untuk luka pada ujung kuku kaki sebelah kanan disebabkan pada saat membawa korban ke IGD RSUD Cilincing kaki kanan korban terjuntai dan terseret di aspal," kata Bobi.
Bobi menerangkan awal mula keributan terjadi. Awalnya, pelaku memanggil nama korban dengan sebutan 'boleng'. Namun, korban tidak senang dengan panggilan tersebut, lalu mengambil kursi dan memukulkan kursi ke badan pelaku.
Kemudian, pelaku emosi dan mengambil sebilah celurit dari dalam rumah. Pelaku membacok senjata tajam ke tubuh korban sebanyak satu kali dan mengenai bagian perut bawah sebelah kiri.
Melihat korban tergeletak bersimbah darah, pelaku sempat memegang korban dan meminta tolong, tapi tidak ada yang menolong.
"Kemudian pelaku langsung menyerahkan diri ke Polsek Cilincing," ujarnya.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/pria-di-jakut-tewas-dibacok-saat-nobar-timnas-dipicu-panggilan-boleng-1026bf48/.
Baca juga
Masuk Wantimpres, Budi Gunawan Fokus Kawal Program Prioritas Prabowo
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan mengatakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto akan menjadi fokus utama kerjanya setelah dilantik sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden.
Asal usul tanda tangan dan bagaimana sejarahnya
Jakarta (ANTARA) - Hampir setiap orang pernah membuat tanda tangan. Saat membuka rekening, mengurus dokumen, menerima paket, menandatangani surat, hingga mengurus berbagai keperluan administrasi, coretan kecil yang satu ini bisa tiba-tiba menjadi sangat penting.
PB IPSI jajaki Hong Kong jadi basis baru pencak silat internasional
Jakarta (ANTARA) - Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) menjajaki pembentukan federasi pencak silat di Hong Kong untuk memperluas basis pengembangan olahraga bela diri tersebut di tingkat internasional.
Saat Jenderal Suyudi Langsung Cium Tangan Ibu Usai Jadi Kapolri
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto kini menduduki kursi di pucuk tertinggi Polri. Momen Suyudi mencapai puncak kariernya sebagai polisi disaksikan oleh ibunya.