Lewati ke konten

Sabtu, 3 Oktober 20261326 berita

Shell Kembali Puncaki Pasar Pelumas DuniaIni Respons Menhub soal KAI Bakal Impor KRL Bekas Jepangamp;nbsp;Link Live Streaming Voli Pantai Asian Games 2026: Peluang Emas Sofyan/BintangMasuk Wantimpres, Budi Gunawan Fokus Kawal Program Prioritas PrabowoAsal usul tanda tangan dan bagaimana sejarahnyaProfil dan Pendidikan Mashudi, Dirjenpas yang Mundur Buntut Kasus Lapas CibinongPB IPSI jajaki Hong Kong jadi basis baru pencak silat internasionalSaat Jenderal Suyudi Langsung Cium Tangan Ibu Usai Jadi KapolriHasil Timnas Indonesia U-17 vs Bahrain U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia U-17 2027BRI Hadirkan BRImo Junior, Dorong Literasi Keuangan Sejak Dini
Olahraga

Shell Kembali Puncaki Pasar Pelumas Dunia

Liputan6 Otomotif 2 menit baca 371 kata
Shell Kembali Puncaki Pasar Pelumas Dunia — gambar dari Liputan6 Otomotif
Gambar dari Liputan6 Otomotif. Ringkasan oleh Zona News.

Liputan6.com, Jakarta - Shell Lubricants mencatatkan pencapaian yang cukup positif, dengan menjadi pemasok pelumas global dengan penjualan terbesar di dunia untuk ke-20 kalinya.

Pencapaian selama dua dekade yang mencerminkan kepemimpinan industri ini, diakui dalam edisi terbaru laporan Kline & Company, Global Lubricants: Market Analysis and Assessment.

Dalam laporan tersebut, yang mencakup seluruh pasar negara konsumen pelumas utama di dunia, berbagai segmen pasar, jenis produk, dan formulasinya, Shell mempertahankan posisinya sebagai pemasok pelumas global terkemuka untuk pelumas dan cairan (fluida) otomotif maupun industri.

Shell juga tetap menempati peringkat nomor satu di tiga kategori utama pelumas yang dimonitor oleh Kline, yaitu otomotif konsumen (consumer automotive), otomotif komersial (commercial automotive), dan industri (industrial).

Jason Wong, Global Executive Vice President Shell Lubricants menjelaskan, penghargaan yang diterima Sheel, bukan sekedar mempertahankan posisi, tapi tentang 20 tahun fokus yang konsisten untuk terus membangun momentum bagi bisnis dan para pelanggan.

"Penghargaan ini mencerminkan dedikasi tim kami selama dua dekade, dalam menyediakan solusi pelumas dan cairan yang tepat untuk membantu mengelola gesekan dan panas, guna mendukung kebutuhan pelanggan kami di segmen otomotif konsumen, otomotif komersial, dan industri," jelas Jason Wang, dalam keterangan resmi, Kamis (1/10/2026).

Jason Wong melanjutkan, selama 20 tahun terakhir, berbagai inovasi perusahaan telah membantu meningkatkan kinerja pengendara sehari-hari, sektor-sektor industri yang vital, hingga mesin Formula 1.

"Kami bangga dapat mendukung kemajuan dunia melalui merek, teknologi, dan sumber daya manusia kami. Kini, fokus kami tertuju pada masa depan, memastikan kami terus memainkan peran terdepan dalam menyediakan solusi pelumas dan cairan untuk menjawab kebutuhan masa depan," tegasnya.

Komitmen Perusahaan Sementara itu, bagi Shell Indonesia, pencapaian Shell Lubricants sebagai pemimpin pasar pelumas global ini juga merefleksikan komitmen perusahaan untuk terus mengembangkan bisnis pelumas Shell, yang telah memasuki dekade ketiga di Indonesia.

"Fondasi keberhasilan ini berakar pada kepercayaan pelanggan pelumas di berbagai sektor; mulai dari segmen kendaraan, transportasi komersial, hingga industri," tambah Andri Pratiwa, President Director Managing Director Lubricants, Shell Indonesia.

Selain itu, dengan kapabilitas manufaktur Pabrik Pelumas dan Pabrik Manufaktur Gemuk di Marunda, serta didukung oleh talenta terbaik Indonesia dan tim ahli Shell, Indonesia menjadi salah satu pasar pertumbuhan utama bisnis pelumas Shell secara global.

"Ke depan, kami akan terus berinovasi dengan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan pasar domestik guna menghadirkan solusi serta layanan pelumasan bagi para pelanggan," tukas Andri.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/shell-kembali-puncaki-pasar-pelumas-dunia-04e4187a/.

Baca juga

Prancis Vs Italia: Donnarumma Selamatkan Gli Azzurri

Gianluigi Donnarumma tampil gemilang membawa Timnas Italia menahan Timnas Prancis. Ia bikin enam penyelamatan di laga ini. Prancis vs Italia berakhir imbang 1-1 pada laga UEFA Nations League. Les Bleus unggul dulu lewat Michael Olise sebelum Alessandro Bastoni samakan kedudukan.

Detik Sport

Semua berita Olahraga