Sinopsis Djamin Setia Selamanya, Kisah Gerilya Pahlawan Djamin Ginting
Djamin Setia Selamanya resmi tayang di bioskop pada 1 Oktober 2026. Film drama biografi sejarah ini dibintangi oleh Rafi Sudirman dan Chicco Kurniawan, dan mengangkat kisah perjuangan Djamin Ginting alias Jamin Ginting Suka.
Djamin Setia Selamanya mengisahkan perjuangan Djamin Ginting pemuda asal Sumatera Utara yang memimpin pasukan gerilya melawan pasukan Belanda dan Sekutu semasa Agresi Militer I (Juli-Agustus 1947) demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Berikut sinopsis Djamin Setia Selamanya.
Djamin Ginting lahir pada 1921 di Tanah Karo, Sumatra Utara. Ia tumbuh dengan menerima keberuntungan yang berbeda dari pemuda lainnya, yakni mengenyam pendidikan bentukan Belanda.
Djamin sempat bersekolah di Handelsschool dan kemudian menyadari bahwa bangsa Eropa datang ke Nusantara hanya untuk merampok kekayaan alamnya demi keuntungan mereka sendiri.
Ia kemudian memilih bergabung dengan Giyugun, atau organisasi tentara sukarela yang dibentuk pemerintahan militer Jepang di Indonesia semasa Perang Dunia II.
Tujuan Djamin ikut Giyugun bukan karena memilih memihak Jepang, melainkan karena janji kemerdekaan dari Dai Nippon. Namun ia tersadar, mimpi kemerdekaan haruslah dicapai dengan tangan sendiri.
Dari sana, Djamin memilih untuk turun ke lapangan dan bergerak gerilya di wilayah Sumatera Utara semasa Agresi Militer kala Belanda dan Sekutu berusaha untuk menguasai Indonesia yang baru klaim merdeka.
Djamin menunjukkan ketangkasannya memimpin perang gerilya di wilayah Sumatra Utara dengan taktik yang brilian.
Namin di balik riuh peperangan dan intrik politik, ia juga harus bergulat dengan batinnya sendiri guna menyeimbangkan loyalitas terhadap keluarga tercinta serta pengabdian tanpa batas ke Tanah Air.
Djamin Setia Selamanya ditulis dari kisah Djamin Ginting oleh Titien Wattimena dan Lynda Ulviana. Sementara kursi sutradara diisi oleh Rako Prijanto. Titien sebelumnya meraih Piala Citra atas Skenario Adaptasi Terbaik FFI berkat Aruna dan Lidahnya (2018).
Dalam menulis film ini, Titien Wattimena dan Lynda Ulviana berusaha menampilkan kisah peperangan dan personal dari Jamin Ginting Suka yang diangkat sebagai Pahlawan Nasional Indonesia pada November 2014.
Sosok Djamin kemudian diperankan oleh Rafi Sudirman. Demi karakter ini, Rafi harus berlatih fisik, cara menggunakan senjata, bahkan hingga menulis sebuah buku mengenai sejarah Djamin Ginting sebagai bagian dari riset dan pendalaman karakter.
Selain Rafi, film ini dibintangi Chicco Kurniawan, Claresta Taufan, Jourdy Pranata, Marcell Darwin, Arla Ailani, Teddy Syach, Unique Priscilla, dan Sulthan Hamonangan.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/sinopsis-djamin-setia-selamanya-kisah-gerilya-pahlawan-djamin-ginting-e15a4f31/.
Baca juga
12 pembalap tiba di Lombok, bersiap untuk MotoGP Mandalika 2026
ANTARA - Rombongan pembalap dan kru MotoGP Mandalika 2026 mulai berdatangan melalui Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) Lombok, Senin (5/10). Mereka disambut hiburan musik tradisional dan zoo move atau wahana kendaraan mainan.
Drama Final FIFA ASEAN Cup: Suporter Sempat Tinggalkan SUGBK, Garuda Bangkit dan Juara
FIFA ASEAN Cup 2026 Drama Final FIFA ASEAN Cup: Suporter Sempat Tinggalkan SUGBK, Garuda Bangkit dan Juara Pada menit ke-111, Peeradol mencetak gol yang membuat Thailand berbalik unggul 2-1. Suasana SUGBK pun berubah drastis.
Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Tulang Bawang Tewas Ditembak
Liputan6.com, Jakarta - Polisi menangkap terduga pelaku pembunuhan satu keluarga di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. Pelaku tewas setelah menyerang anggota kepolisian menggunakan senjata tajam saat hendak diamankan di Kabupaten Lampung Timur, Senin (5/10/2026).
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Judika dan Anggun Tampil Emosional
Judika dan Anggun tampil penuh emosi saat membawakan lagu nasional setelah Indonesia memenangkan laga final FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Senin (5/10) malam.