Lewati ke konten

Selasa, 6 Oktober 20262292 berita

Siswa SD Meninggal Diduga Dibully di Pemalang, DPR: Indonesia Darurat Kekerasan di Dunia PendidikanVIDEO: 17 Pegawai Lapas Cibinong Disanksi, Kalapas Diberhentikan12 pembalap tiba di Lombok, bersiap untuk MotoGP Mandalika 2026Koordinator BEM UI Diserang OTK di Jaksel, Ditendang lalu Nyungsruk dari MotorKapolres Bogor Tekankan Sinergitas TNI-Polri Kunci Mutlak Jaga Keamananamp;nbsp;Juara, Prabowo serahkan trofi FIFA ASEAN Cup ke pemain IndonesiaPolisi imbau suporter rayakan kemenangan Indonesia secara tertibJamal Mirdad Sentil Artis Muda yang Cuma Kejar Viral: “Berikan Karyamu”Pekalongan gelar Festival Literasi untuk bangkitkan minat baca wargaSejumlah menko mulai gunakan Maung Garuda sebagai kendaraan dinas
Nasional

Siswa SD Meninggal Diduga Dibully di Pemalang, DPR: Indonesia Darurat Kekerasan di Dunia Pendidikan

Tribun 2 menit baca 412 kata
Siswa SD Meninggal Diduga Dibully di Pemalang, DPR: Indonesia Darurat Kekerasan di Dunia Pendidikan — gambar dari Tribun
Gambar dari Tribun. Ringkasan oleh Zona News.

Berita Viral Siswa SD Meninggal Diduga Dibully di Pemalang, DPR: Indonesia Darurat Kekerasan di Dunia Pendidikan Kasus siswa SD Pemalang meninggal usai diduga dibully. DPR soroti kekerasan pendidikan, polisi masih mencari penyebab kematian.

- MHAQ (7), siswa kelas 2 SD Negeri 01 Kebondalem, Pemalang, meninggal setelah menjalani perawatan selama sembilan hari.

- Keluarga menyebut korban mengaku dipukul dan ditendang tiga kakak kelas, tetapi polisi masih menyelidiki penyebab kematian dan kaitannya dengan dugaan kekerasan.

- DPR menyoroti kasus tersebut dan menyebut kekerasan di dunia pendidikan sudah sangat darurat; polisi kini telah memeriksa delapan saksi.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Kasus meninggalnya MHAQ (7), siswa kelas 2 SD Negeri 01 Kebondalem, Pemalang, Jawa Tengah, setelah diduga mengalami kekerasan oleh kakak kelasnya mendapat sorotan DPR RI.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menyebut kekerasan di dunia pendidikan sudah sangat darurat dan meminta seluruh pemangku kepentingan memperkuat pencegahannya.

MHAQ meninggal dunia pada Rabu (30/9/2026) setelah menjalani perawatan selama sembilan hari. Keluarga menyebut korban sempat mengaku dipukul dan ditendang menggunakan sepatu pada bagian perut oleh tiga kakak kelas.

Namun, polisi masih menyelidiki rangkaian peristiwa tersebut, termasuk penyebab kematian dan kemungkinan kaitannya dengan dugaan kekerasan.

“Kami di Komisi X DPR tentu miris, kemudian sedih mendengar lagi berita seperti ini. Oleh sebab itu, saya berharap kepada seluruh pemangku kepentingan di bidang pendidikan, ayo kita rumuskan bareng-bareng, ayo kita cegah bareng-bareng tindakan ini,” ujar Lalu kepada wartawan, Senin (5/10/2026).

Lalu mendorong penguatan regulasi, sosialisasi pencegahan secara luas, serta pembekalan bagi siswa dan guru. Orang tua, kata dia, juga perlu berperan aktif dalam menjaga anak.

“Indonesia sudah darurat kekerasan di dunia pendidikan. Ayo, seluruh pemangku kepentingan kita tuntaskan ini bersama-sama. Siapkan regulasi, sosialisasi masif, bekali anak-anak kita, bekali guru-guru kita.” Polisi Periksa 8 Saksi Polres Pemalang masih mendalami kasus kematian MHAQ. Hingga Senin (5/10/2026), polisi telah memeriksa delapan saksi, terdiri atas empat saksi anak, dua pihak sekolah, dan dua orang tua korban.

Kasat Reskrim Polres Pemalang AKP M. Wildan Umar menyebut kepala sekolah dan guru termasuk pihak sekolah yang telah diperiksa.

Tim Laboratorium Forensik dan Bidang Kedokteran Kepolisian (Biddokkes) Polda Jawa Tengah juga telah melakukan autopsi terhadap jenazah MHAQ.

Namun, hasil resmi autopsi belum diterima Polres Pemalang dan masih diperlukan untuk membantu memastikan penyebab kematian korban.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/siswa-sd-meninggal-diduga-dibully-di-pemalang-dpr-indonesia-darurat-d592ff3d/.

Baca juga

VIDEO: 17 Pegawai Lapas Cibinong Disanksi, Kalapas Diberhentikan

VIDEO: 17 Pegawai Lapas Cibinong Disanksi, Kalapas Diberhentikan CNN Indonesia TV | CNN Indonesia Senin, 05 Okt 2026 23:58 WIB Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan R-I menyampaikan hasil investigasi dan temuan Ombudsman R-I di Lapas Kelas Dua…

CNN Indonesia

Semua berita Nasional