Lewati ke konten

Kamis, 1 Oktober 2026727 berita

Suzuki Siapkan Teknologi Elektrifikasi yang Lebih EfisienIni Pesan-pesan Sugiono ke Menlu Baru RI Arrmanatha NasirKabur dari Pelatnas Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo Terancam Sanksi Berat!Rupiah Lunglai ke Rp17.966 per Dolar AS Kamis SoreRamai Sorak Sorai, Menkeu Suahasil dan PNS Kemenkeu Sambut 2 Wamen BaruTablet Premium Terbaru Samsung, Galaxy Tab S12 Mulai Rp 21 JutaProfil Irwan Meilano, Guru Besar ITB yang kini jadi Wamen KPCerita Suyudi Pagi Hari Diminta Bersiap, Sore Jadi Kapolri64 mobil siap bersaing dalam kompetisi KMHE 2026 di UnejJenderal Sigit Tegaskan Masih Aktif di Polri Meski Tak Lagi Jabat Kapolri
Olahraga

Suzuki Siapkan Teknologi Elektrifikasi yang Lebih Efisien

Liputan6 Otomotif 2 menit baca 344 kata
Suzuki Siapkan Teknologi Elektrifikasi yang Lebih Efisien — gambar dari Liputan6 Otomotif
Gambar dari Liputan6 Otomotif. Ringkasan oleh Zona News.

Liputan6.com, Jakarta - Suzuki mengumumkan peta jalan pengembangan elektrifikasinya untuk beberapa dekade mendatang. Jenama asal Jepang ini, akan fokus dengan pendekatan multi-pathway, pengurangan waktu pengembangan model baru, dan peningkatan modularitas.

Disitat dari Carscoops, perusahaan berlambang 'S' ini tengah mengembangkan e-Axle 3-in-1 yang digunakan di mobil listrik kei e-Sky menjadi unit modular 6-in-1 dengan dimensi yang sama.

Teknologi ini nantinya dapat digunakan untuk mobil listrik berbasis baterai (BEV), hybrid series (HEV), serta model dengan sistem light range extender (REEV).

Untuk model perkotaan seperti e-Sky, Suzuki menyiapkan motor listrik depan dengan tenaga 94 hp atau 70 kW, yang dipadukan motor listrik belakang 13 hp atau 10 kW pada varian 4WD.

Sementara itu, model yang lebih besar akan mendapatkan e-Axle utama bertenaga 174 hp atau 130 kW, serta pilihan sistem e-4WD di bagian belakang dengan tenaga 40 hp atau 30 kW.

Suzuki juga menargetkan penggunaan motor listrik tanpa heavy rare earth, agar lebih mudah didaur ulang.

Di sektor hybrid, Suzuki mengembangkan sistem mild hybrid baru yang ditargetkan mampu memangkas emisi karbon hingga 15 persen. Angka tersebut setara pengurangan sekitar 150 kg CO2 untuk setiap 10.000 kilometer.

Sedangkan sistem Series HEV yang lebih canggih, ditargetkan mengurangi emisi hingga 29 persen atau sekitar 300 kg CO2 dalam jarak yang sama.

Sistem ini juga dapat dikembangkan menjadi REEV Light dengan menambahkan kemampuan plug-in dan menggunakan baterai berukuran lebih sesuai kebutuhan, sehingga tidak memerlukan baterai berkapasitas besar.

Pengembangan Mesin Konvensional Meski mendorong elektrifikasi, Suzuki tetap mengembangkan mesin pembakaran internal. Pabrikan ini tengah menyiapkan mesin bensin turbo dengan teknologi direct injection untuk pasar seperti India, yang kemungkinan juga tersedia dalam versi CNG.

Suzuki menargetkan peningkatan efisiensi termal mesin dari sekitar 40 persen untuk unit 1.2 liter tiga silinder Z12E, menjadi 50 persen di generasi mendatang.

Upaya tersebut mencakup penggunaan high-EGR lean combustion, pemulihan panas buang, pelumas dengan viskositas rendah, material nano-karbon, serta penyempurnaan siklus Miller.

Selain itu, Suzuki akan mengembangkan arsitektur 'SDV Lite' yang lebih sederhana, serta menyeragamkan sistem ADAS di seluruh jajaran kendaraannya.

Mulai 2031, Central Zone ECU ditargetkan memangkas biaya elektronik hingga 30 persen dan bobot modul hingga 15 persen.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/suzuki-siapkan-teknologi-elektrifikasi-yang-lebih-efisien-3e571b9d/.

Baca juga

2 Pemain Indonesia yang Diwaspadai Bangladesh!

Timnas Bangladesh akan dijamu Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Tigers of Bengal mewaspadai dua pemain Skuad Garuda. Indonesia vs Bangladesh akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Laga itu kickoff pada Kamis (1/10/2026), pukul 19.30 WIB.

Detik Sport

Masih Ingat Chris Smalling yang Dulu Bermain untuk MU?

Liputan6.com, Jakarta - Mantan bek Manchester United, Chris Smalling, akhirnya menemukan klub baru setelah beberapa bulan berstatus tanpa klub. Bek tengah berusia 36 tahun itu resmi bergabung dengan Porto, pemuncak klasemen Liga Portugal.

Liputan6 Bola

GAC Akuisisi Saham FAW Toyota, Strategi Baru Mulai Terungkap

Liputan6.com, Jakarta - GAC Group berencana mengambil alih 50 persen saham di perusahaan patungan FAW dan Toyota di China. Langkah ini membuat GAC menggantikan China FAW Group Corporation, sebagai mitra Toyota di perusahaan patungan tersebut, dengan tujuan menyederhanakan…

Liputan6 Otomotif

Semua berita Olahraga