Lewati ke konten

Sabtu, 3 Oktober 20261326 berita

Thomas Tuchel Tetap Panggil Pemain Manchester City jika TerdegradasiIni Respons Menhub soal KAI Bakal Impor KRL Bekas Jepangamp;nbsp;Link Live Streaming Voli Pantai Asian Games 2026: Peluang Emas Sofyan/BintangMasuk Wantimpres, Budi Gunawan Fokus Kawal Program Prioritas PrabowoAsal usul tanda tangan dan bagaimana sejarahnyaProfil dan Pendidikan Mashudi, Dirjenpas yang Mundur Buntut Kasus Lapas CibinongPB IPSI jajaki Hong Kong jadi basis baru pencak silat internasionalSaat Jenderal Suyudi Langsung Cium Tangan Ibu Usai Jadi KapolriHasil Timnas Indonesia U-17 vs Bahrain U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia U-17 2027BRI Hadirkan BRImo Junior, Dorong Literasi Keuangan Sejak Dini
Olahraga

Thomas Tuchel Tetap Panggil Pemain Manchester City jika Terdegradasi

Liputan6 Bola 2 menit baca 345 kata
Thomas Tuchel Tetap Panggil Pemain Manchester City jika Terdegradasi — gambar dari Liputan6 Bola
Gambar dari Liputan6 Bola. Ringkasan oleh Zona News.

Liputan6.com, Jakarta - Thomas Tuchel membuka kemungkinan tetap memanggil pemain Manchester City ke Timnas Inggris jika klub tersebut terdegradasi ke Championship musim depan. Pelatih Inggris itu menegaskan status klub di kompetisi domestik tidak otomatis membuat seorang pemain kehilangan peluang membela The Three Lions.

Manchester City saat ini menghadapi proses banding setelah Komisi Independen menyatakan mereka bersalah atas 114 pelanggaran aturan finansial Premier League. Sanksi yang mungkin dijatuhkan mencakup denda besar, larangan transfer, rekomendasi pengusiran, hingga pengurangan poin yang dapat membuat City terdegradasi.

Tuchel memasukkan tiga pemain Manchester City dalam skuad terbarunya, yakni Elliot Anderson, Marc Guehi, dan Nico O'Reilly. Ia kemudian ditanya mengenai kemungkinan memilih pemain dari Championship menjelang laga UEFA Nations League melawan Kroasia pada Sabtu (3/10/2026) malam WIB.

Kasus Manchester City juga menjadi pembicaraan di dalam skuad Inggris. Namun, Tuchel memilih tidak memberikan penilaian mengenai perkara tersebut dan lebih fokus mempersiapkan tim menghadapi pertandingan berikutnya.

Tuchel Tak Tutup Peluang Panggil Pemain Championship Tuchel menegaskan pemilihan pemain Inggris akan didasarkan pada kebutuhan tim dalam setiap pemanggilan. Karena itu, ia tidak ingin menutup kesempatan bagi pemain hanya karena klub mereka tidak bermain di kasta tertinggi.

Pelatih asal Jerman tersebut mengatakan situasi setiap pemain akan dinilai secara individual. Ia juga ingin selalu membawa komposisi terbaik untuk pertandingan, pemusatan latihan, maupun turnamen yang diikuti Inggris.

"Selalu ada kemungkinan. Saya pikir saya akan selalu berusaha memilih tim terbaik untuk pemusatan latihan, untuk pertandingan, untuk turnamen dan saya tidak akan pernah menutup kemungkinan memilih pemain yang klubnya tidak bermain di kasta tertinggi di negaranya," kata Tuchel.

"Jadi, Anda perlu melihat kasusnya satu per satu," lanjut Tuchel.

Kasus Manchester City Jadi Pembicaraan di Skuad Inggris Putusan terhadap Manchester City turut menjadi topik yang dibicarakan para pemain Inggris selama berada di pemusatan latihan. Tuchel mengetahui isu tersebut menjadi perhatian besar, tetapi ia memilih tidak ikut memberikan komentar berdasarkan informasi yang belum sepenuhnya ia kuasai.

Ia juga menyebut para pemain City yang berada di skuad Inggris turut membicarakan perkara tersebut. Meski demikian, pembahasan mengenai kasus itu hanya berlangsung singkat karena fokus utama tim tetap pertandingan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/thomas-tuchel-tetap-panggil-pemain-manchester-city-jika-terdegradasi-dfa468bc/.

Baca juga

Prancis Vs Italia: Donnarumma Selamatkan Gli Azzurri

Gianluigi Donnarumma tampil gemilang membawa Timnas Italia menahan Timnas Prancis. Ia bikin enam penyelamatan di laga ini. Prancis vs Italia berakhir imbang 1-1 pada laga UEFA Nations League. Les Bleus unggul dulu lewat Michael Olise sebelum Alessandro Bastoni samakan kedudukan.

Detik Sport

Semua berita Olahraga