Lewati ke konten

Selasa, 6 Oktober 20262292 berita

Tim Ekspedisi Universitas Brawijayaamp;nbsp;di Mamasa Temukanamp;nbsp;Warga Kesulitanamp;nbsp;Akses JembatanVIDEO: 17 Pegawai Lapas Cibinong Disanksi, Kalapas Diberhentikan12 pembalap tiba di Lombok, bersiap untuk MotoGP Mandalika 2026Koordinator BEM UI Diserang OTK di Jaksel, Ditendang lalu Nyungsruk dari MotorKapolres Bogor Tekankan Sinergitas TNI-Polri Kunci Mutlak Jaga Keamananamp;nbsp;Juara, Prabowo serahkan trofi FIFA ASEAN Cup ke pemain IndonesiaPolisi imbau suporter rayakan kemenangan Indonesia secara tertibJamal Mirdad Sentil Artis Muda yang Cuma Kejar Viral: “Berikan Karyamu”Pekalongan gelar Festival Literasi untuk bangkitkan minat baca wargaSejumlah menko mulai gunakan Maung Garuda sebagai kendaraan dinas
Nasional

Tim Ekspedisi Universitas Brawijayaamp;nbsp;di Mamasa Temukanamp;nbsp;Warga Kesulitanamp;nbsp;Akses Jembatan

Okezone 1 menit baca 161 kata
Tim Ekspedisi Universitas Brawijayaamp;nbsp;di Mamasa Temukanamp;nbsp;Warga Kesulitanamp;nbsp;Akses Jembatan — gambar dari Okezone
Gambar dari Okezone. Ringkasan oleh Zona News.

MAMASA — Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Brawijaya bersama masyarakat melakukan perbaikan jembatan kayu di Blok 100, Kawasan Transmigrasi UPT Rano, Desa Mehalaan Barat, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.

Kegiatan yang berlangsung pada 6-10 September 2026 itu dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan sekitar 30 warga. Selain memperbaiki jembatan, tim bersama masyarakat juga membuka akses jalan sepanjang sekitar 100 meter menuju lokasi rumah pengering kopi yang sedang dibangun.

Jembatan sepanjang lima meter tersebut selama ini menjadi akses utama bagi sekitar 10 kepala keluarga. Jalur itu juga digunakan anak-anak untuk menuju SD Negeri 009 Rano serta warga yang hendak menuju Mushala Darul Muhlisin.

Jembatan yang dibangun pemerintah pada 2018 itu mengalami kerusakan akibat paparan cuaca, aliran air, dan aktivitas warga. Masyarakat sebelumnya melakukan perbaikan secara swadaya menggunakan material dan peralatan yang tersedia.

Dalam kegiatan tersebut, kayu-kayu jembatan yang telah lapuk diganti dengan material yang lebih tebal. Perbaikan akses dilakukan bersamaan dengan pembukaan jalan menuju rumah pengering kopi agar pembangunan fasilitas tersebut dapat berjalan.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/tim-ekspedisi-universitas-brawijayaampnbspdi-mamasa-f37a85a5/.

Baca juga

VIDEO: 17 Pegawai Lapas Cibinong Disanksi, Kalapas Diberhentikan

VIDEO: 17 Pegawai Lapas Cibinong Disanksi, Kalapas Diberhentikan CNN Indonesia TV | CNN Indonesia Senin, 05 Okt 2026 23:58 WIB Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan R-I menyampaikan hasil investigasi dan temuan Ombudsman R-I di Lapas Kelas Dua…

CNN Indonesia

Semua berita Nasional