Lewati ke konten

Selasa, 13 Oktober 20264000 berita

Trump Resmi Angkat Bos Intelijen AS Jadi Kaisar AIAlexander Zverev Bakal Tercatat sebagai Petenis Putra Ranking 1 Dunia TertuaNilai Strategis Wealth Partnership dalam Menghadapi Kompleksitas Pengelolaan KekayaanCaplok Saham Bayan, Perusahaan Haji Isam Rogoh Rp 26,09 TriliunMengapa Kebakaran Hutan Kalimantan dan Sumsel Tak Kunjung Padam?Daftar Terbaru Harga Emas Antam, Galeri24 dan UBS Hari Ini 13 Oktober 2026Video: Cerita Warga Malaysia Dibekap Kabut Asap Karhutla RIMata Uang Asia Kebakaran Hebat: Rupiah, Won - Ringgit JatuhPLN Batam Pulihkan Pasokan Listrik Setelah Gangguan Awal PekanTol Cikampek Berlakukan Contraflow di KM 21 hingga KM 23, Urai Kemacetan Parah
Internasional

Trump Resmi Angkat Bos Intelijen AS Jadi Kaisar AI

CNBC Indonesia 1 menit baca 253 kata
Trump Resmi Angkat Bos Intelijen AS Jadi Kaisar AI — gambar dari CNBC Indonesia
Gambar dari CNBC Indonesia. Ringkasan oleh Zona News.

Trump Resmi Angkat Bos Intelijen AS Jadi Kaisar AI Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang mengawasi pengembangan sistem kecerdasan buatan atau AI.

Trump juga telah menunjuk pimpinan satgas itu yang ia pernah sebut akan menjadi seperti Kaisar AI (AI Czar) Gugus Tugas AI, yang Trump anggap menjadi Pasukan AI nya, memiliki target untuk membuat laporan pengawasan pengembangan teknologi artificial intelligence dalam waktu 120 hari.

"Gedung Putih telah membentuk gugus tugas untuk meneliti risiko dan peluang AI serta merekomendasikan peran apa yang harus dimainkan pemerintah federal dalam mengawasi teknologi tersebut," dikutip dari laporan Reuters, Minggu (4/10/2026).

Wall Street Journal pada Sabtu, melaporkan bahwa Trump juga telah menunjuk kepala gugus tugas tersebut, yaitu Jay Clayton.

Clayton, saat ini menjabat sebagai Direktur Intelijen Nasional AS.

Ia mengatakan akan memimpin kelompok yang dikenal sebagai "Pasukan Intelijen Super," yang secara efektif bertindak sebagai penanggung jawab AI Presiden AS Donald Trump.

Dalam wawancara dengan CNBC Internasional sebelum beredarnya informasi penunjukkanya sebagai Kaisar AI Trump, Clayton mengatakan "kecerdasan super (AI) adalah masalah keamanan nasional." Dia menyarankan bahwa lembaga federal, termasuk Departemen Kehakiman dan Komisi Perdagangan Federal, paling cocok untuk mengawasi perusahaan AI, dan bukan sistem gugatan perdata.

Clayton berbicara sehari setelah Trump bertemu di Gedung Putih dengan para pemimpin perusahaan teknologi terkemuka, termasuk raksasa AI Anthropic dan OpenAI .

Trump dalam pertemuan itu mengatakan dia dan para eksekutif perusahaan I sepakat industri tersebut akan "mengawasi diri sendiri," dan bertanggung jawab untuk mengembangkan teknologi mereka dengan aman.

(arj/arj) [Gambas:Video CNBC]

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/trump-resmi-angkat-bos-intelijen-as-jadi-kaisar-ai-1c318017/.

Baca juga

Semua berita Internasional