Trump Resmi Angkat Bos Intelijen AS Jadi Kaisar AI
Trump Resmi Angkat Bos Intelijen AS Jadi Kaisar AI Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang mengawasi pengembangan sistem kecerdasan buatan atau AI.
Trump juga telah menunjuk pimpinan satgas itu yang ia pernah sebut akan menjadi seperti Kaisar AI (AI Czar) Gugus Tugas AI, yang Trump anggap menjadi Pasukan AI nya, memiliki target untuk membuat laporan pengawasan pengembangan teknologi artificial intelligence dalam waktu 120 hari.
"Gedung Putih telah membentuk gugus tugas untuk meneliti risiko dan peluang AI serta merekomendasikan peran apa yang harus dimainkan pemerintah federal dalam mengawasi teknologi tersebut," dikutip dari laporan Reuters, Minggu (4/10/2026).
Wall Street Journal pada Sabtu, melaporkan bahwa Trump juga telah menunjuk kepala gugus tugas tersebut, yaitu Jay Clayton.
Clayton, saat ini menjabat sebagai Direktur Intelijen Nasional AS.
Ia mengatakan akan memimpin kelompok yang dikenal sebagai "Pasukan Intelijen Super," yang secara efektif bertindak sebagai penanggung jawab AI Presiden AS Donald Trump.
Dalam wawancara dengan CNBC Internasional sebelum beredarnya informasi penunjukkanya sebagai Kaisar AI Trump, Clayton mengatakan "kecerdasan super (AI) adalah masalah keamanan nasional." Dia menyarankan bahwa lembaga federal, termasuk Departemen Kehakiman dan Komisi Perdagangan Federal, paling cocok untuk mengawasi perusahaan AI, dan bukan sistem gugatan perdata.
Clayton berbicara sehari setelah Trump bertemu di Gedung Putih dengan para pemimpin perusahaan teknologi terkemuka, termasuk raksasa AI Anthropic dan OpenAI .
Trump dalam pertemuan itu mengatakan dia dan para eksekutif perusahaan I sepakat industri tersebut akan "mengawasi diri sendiri," dan bertanggung jawab untuk mengembangkan teknologi mereka dengan aman.
(arj/arj) [Gambas:Video CNBC]
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/trump-resmi-angkat-bos-intelijen-as-jadi-kaisar-ai-1c318017/.
Baca juga
Indonesia Kecam Keras Serangan ke Bandara Saudi
Indonesia mengecam keras serangan di bandara Arab Saudi yang menewaskan 13 orang dan melukai ratusan lainnya.
3 Kota di ASEAN Jadi Destinasi Paling Bikin Bahagia, Ada dari RI?
Holiday Happiness Index baru saja merilis daftar destinasi liburan paling membahagiakan di dunia. Dari 47 destinasi yang dianalisis, tiga kota di Asia Tenggara masuk dalam daftar tersebut.
Harga Minyak Mentah Indonesia Naik ke USD112,81 per Barel Imbas Konflik AS-Iran
JAKARTA - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah, khususnya konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran, mendorong lonjakan harga minyak mentah dunia. Pemerintah menetapkan rata-rata Indonesian Crude Price (ICP) atau harga minyak mentah Indonesia pada September 2026 sebesar…
Taylor Swift Genap 100 Pekan di Puncak Billboard 200, The Beatles Masih Teratas
Taylor Swift mencetak tonggak baru dengan mengumpulkan total 100 pekan di posisi pertama Billboard 200 sepanjang kariernya. Meski demikian, The Beatles masih memegang rekor dengan 132 pekan di puncak tangga album Amerika Serikat tersebut.