Lewati ke konten

Selasa, 6 Oktober 20262292 berita

Trump Resmi Angkat Bos Intelijen AS Jadi Kaisar AIVIDEO: 17 Pegawai Lapas Cibinong Disanksi, Kalapas Diberhentikan12 pembalap tiba di Lombok, bersiap untuk MotoGP Mandalika 2026Koordinator BEM UI Diserang OTK di Jaksel, Ditendang lalu Nyungsruk dari MotorKapolres Bogor Tekankan Sinergitas TNI-Polri Kunci Mutlak Jaga Keamananamp;nbsp;Juara, Prabowo serahkan trofi FIFA ASEAN Cup ke pemain IndonesiaPolisi imbau suporter rayakan kemenangan Indonesia secara tertibJamal Mirdad Sentil Artis Muda yang Cuma Kejar Viral: “Berikan Karyamu”Pekalongan gelar Festival Literasi untuk bangkitkan minat baca wargaSejumlah menko mulai gunakan Maung Garuda sebagai kendaraan dinas
Internasional

Trump Resmi Angkat Bos Intelijen AS Jadi Kaisar AI

CNBC Indonesia 1 menit baca 253 kata
Trump Resmi Angkat Bos Intelijen AS Jadi Kaisar AI — gambar dari CNBC Indonesia
Gambar dari CNBC Indonesia. Ringkasan oleh Zona News.

Trump Resmi Angkat Bos Intelijen AS Jadi Kaisar AI Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang mengawasi pengembangan sistem kecerdasan buatan atau AI.

Trump juga telah menunjuk pimpinan satgas itu yang ia pernah sebut akan menjadi seperti Kaisar AI (AI Czar) Gugus Tugas AI, yang Trump anggap menjadi Pasukan AI nya, memiliki target untuk membuat laporan pengawasan pengembangan teknologi artificial intelligence dalam waktu 120 hari.

"Gedung Putih telah membentuk gugus tugas untuk meneliti risiko dan peluang AI serta merekomendasikan peran apa yang harus dimainkan pemerintah federal dalam mengawasi teknologi tersebut," dikutip dari laporan Reuters, Minggu (4/10/2026).

Wall Street Journal pada Sabtu, melaporkan bahwa Trump juga telah menunjuk kepala gugus tugas tersebut, yaitu Jay Clayton.

Clayton, saat ini menjabat sebagai Direktur Intelijen Nasional AS.

Ia mengatakan akan memimpin kelompok yang dikenal sebagai "Pasukan Intelijen Super," yang secara efektif bertindak sebagai penanggung jawab AI Presiden AS Donald Trump.

Dalam wawancara dengan CNBC Internasional sebelum beredarnya informasi penunjukkanya sebagai Kaisar AI Trump, Clayton mengatakan "kecerdasan super (AI) adalah masalah keamanan nasional." Dia menyarankan bahwa lembaga federal, termasuk Departemen Kehakiman dan Komisi Perdagangan Federal, paling cocok untuk mengawasi perusahaan AI, dan bukan sistem gugatan perdata.

Clayton berbicara sehari setelah Trump bertemu di Gedung Putih dengan para pemimpin perusahaan teknologi terkemuka, termasuk raksasa AI Anthropic dan OpenAI .

Trump dalam pertemuan itu mengatakan dia dan para eksekutif perusahaan I sepakat industri tersebut akan "mengawasi diri sendiri," dan bertanggung jawab untuk mengembangkan teknologi mereka dengan aman.

(arj/arj) [Gambas:Video CNBC]

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/trump-resmi-angkat-bos-intelijen-as-jadi-kaisar-ai-1c318017/.

Baca juga

Semua berita Internasional