Lewati ke konten

Selasa, 6 Oktober 20262292 berita

Ukraina Setujui Perundingan Trilateral yang Diusulkan AS di UEAVIDEO: 17 Pegawai Lapas Cibinong Disanksi, Kalapas Diberhentikan12 pembalap tiba di Lombok, bersiap untuk MotoGP Mandalika 2026Koordinator BEM UI Diserang OTK di Jaksel, Ditendang lalu Nyungsruk dari MotorKapolres Bogor Tekankan Sinergitas TNI-Polri Kunci Mutlak Jaga Keamananamp;nbsp;Juara, Prabowo serahkan trofi FIFA ASEAN Cup ke pemain IndonesiaPolisi imbau suporter rayakan kemenangan Indonesia secara tertibJamal Mirdad Sentil Artis Muda yang Cuma Kejar Viral: “Berikan Karyamu”Pekalongan gelar Festival Literasi untuk bangkitkan minat baca wargaSejumlah menko mulai gunakan Maung Garuda sebagai kendaraan dinas
Internasional

Ukraina Setujui Perundingan Trilateral yang Diusulkan AS di UEA

CNN Indonesia 1 menit baca 275 kata
Ukraina Setujui Perundingan Trilateral yang Diusulkan AS di UEA — gambar dari CNN Indonesia
Gambar dari CNN Indonesia. Ringkasan oleh Zona News.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan, Kyiv bersedia mengikuti perundingan teknis trilateral yang diusulkan Amerika Serikat. Kemungkinan perundingan ini digelar di Uni Emirat Arab (UEA) sebelum akhir Oktober.

Washington D.C. juga telah menyampaikan usulan tersebut kepada Moskow dan masih menunggu tanggapan Rusia.

Zelenskyy menyampaikan hal itu dalam konferensi pers bersama Kanselir Jerman Friedrich Merz pada Minggu (4/10).

Ia mengatakan, pemerintah Ukraina telah mengonfirmasi kepada pihak Amerika Serikat bahwa Kyiv terbuka untuk menghadiri pertemuan di UEA atau negara lain yang diusulkan Washington D.C.

"Pihak Amerika Serikat saat ini berkomunikasi dengan Ukraina dan Rusia, mengusulkan pertemuan trilateral pada tingkat teknis sebelum akhir Oktober. Kemarin, saya mengonfirmasi bahwa kami terbuka untuk berpartisipasi," kata Zelenskyy, seperti diwartakan Anadolu Agency.

Dalam kesempatan yang sama, Zelenskyy menegaskan Ukraina akan terus merespons serangan dari Rusia. Ia menyoroti serangan terhadap jembatan di ibu kota yang disebut berlangsung selama empat hari berturut-turut.

Zelenskyy mengaku heran dengan apa yang ia sebut sebagai "keinginan brutal Rusia untuk terus meningkatkan eskalasi." Ia menyatakan, Rusia sebelumnya menyerang pusat logistik, termasuk fasilitas perusahaan Nova Poshta dan Ukrposhta. Ukraina kemudian membalas dengan menargetkan Wildberries, menurut Zelenskyy.

"Sekarang mereka menyerang jembatan. Apakah mereka benar-benar berpikir kami tidak akan merespons?" ujarnya.

Presiden Ukraina itu juga menuduh Rusia terus menargetkan infrastruktur sipil, termasuk pusat data dan fasilitas jaringan telepon seluler. Ia menyebut, Presiden Rusia Vladimir Putin terus melakukan eskalasi karena memang menginginkannya.

Zelenskyy menolak anggapan bahwa perang dapat diakhiri hanya dengan meminta Putin secara baik-baik. Menurutnya, pendekatan semacam itu tidak akan berhasil menghadapi strategi Rusia.

"Ini merupakan jawaban bagi semua orang yang percaya bahwa seseorang hanya perlu meminta Putin dengan baik dan dia pasti akan mengakhiri perang. Itu sama sekali tidak akan berhasil," tuturnya.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/ukraina-setujui-perundingan-trilateral-yang-diusulkan-as-di-uea-8e46bd57/.

Baca juga

Semua berita Internasional