Waspada! Hoax 109 Ton Emas ANTAM Palsu Kembali Beredar, Cek Faktanya
Narasi lama yang menyebut 109 ton emas terkait ANTAM sebagai 'emas palsu' kembali beredar di media sosial. Narasi tersebut berasal dari pemberitaan pada tahun 2024 dan kembali disebarluaskan tanpa konteks yang utuh, sehingga menimbulkan persepsi seolah-olah terdapat kasus baru terkait emas ANTAM.
Faktanya, isu mengenai 'emas palsu' tersebut telah diklarifikasi oleh Kejaksaan Agung RI (Kejagung) pada 2024. Kejagung menegaskan emas yang menjadi objek dalam perkara dugaan korupsi tata kelola komoditas emas periode 2010â2021 tersebut bukan emas palsu.
Kejagung telah menegaskan emas yang menjadi objek dalam perkara tersebut bukan emas palsu. Perkara yang ditangani berkaitan dengan dugaan pelekatan merek ANTAM secara ilegal pada logam mulia milik pihak lain, bukan mengenai keaslian emas.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung saat itu Ketut Sumedana (2022-2024) juga telah memberikan klarifikasi mengenai hal tersebut pada 2024.
"Apa yang beredar informasi di masyarakat apakah emas itu palsu, tadi sudah saya jelaskan sesungguhnya emas itu tidak palsu, tapi hak merek Antam dilekatkan secara ilegal dengan para tersangka sehingga ada selisih harga," ujar Ketut, dikutip Sabtu (3/10/2026).
Dengan demikian, penyebutan 109 ton emas tersebut sebagai 'emas palsu ANTAM' tidak sesuai dengan fakta perkara sebagaimana telah dijelaskan oleh Kejaksaan Agung. Isu dalam perkara tersebut adalah dugaan penggunaan merek ANTAM tanpa kewenangan, bukan pemalsuan emas oleh ANTAM.
Pada 2024, Sekretaris Perusahaan ANTAM saat itu Syarif Faisal Alkadrie (2022-2025) juga sempat buka suara mengenai kasus ini. ANTAM menyatakan kabar yang menyebut 109 ton emas palsu beredar di masyarakat tidak benar.
"Terkait dengan maraknya pemberitaan yang menyebut adanya 109 ton emas ANTAM palsu yang beredar di masyarakat dalam kurun waktu 2010-2021, perusahaan memastikan bahwa pemberitaan tersebut adalah tidak benar," kata Syarif.
Syarif menerangkan seluruh produk emas logam mulia ANTAM dilengkapi sertifikat resmi dan diolah di satu-satunya pabrik pengolahan dan pemurnian emas di Indonesia yang telah tersertifikasi London Bullion Market Association (LBMA).
Syarif menyebut dapat dipastikan seluruh produk emas merek Logam Mulia ANTAM yang beredar di masyarakat adalah asli dan terjamin kadar kemurniannya.
Adapun 109 ton produk emas logam mulia yang diperkarakan oleh Kejaksaan dianggap berkaitan dengan penggunaan merek LM ANTAM secara tidak resmi, sementara produknya sendiri merupakan produk asli yang diproduksi di pabrik ANTAM," kata Syarif.
Pastikan Keaslian Produk Emas melalui Kanal Resmi ANTAM mengimbau masyarakat untuk selalu memperoleh informasi dari sumber terpercaya serta berhati-hati terhadap informasi lama yang kembali beredar tanpa konteks yang lengkap. Untuk memastikan keaslian produk emas Logam Mulia ANTAM, masyarakat dapat memperhatikan kemasan dan identitas produk. Pada produk tertentu, tersedia fitur keamanan dan kode yang dapat diverifikasi melalui aplikasi CertiEye.
Apabila masih terdapat keraguan, masyarakat dapat melakukan verifikasi melalui Butik Emas Logam Mulia ANTAM. Pemeriksaan melalui kanal resmi dan metode pengujian yang tepat merupakan cara yang lebih dapat diandalkan untuk memastikan keaslian maupun kadar emas.
ANTAM juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi mengenai produk emas ANTAM yang belum terverifikasi kebenarannya.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/waspada-hoax-109-ton-emas-antam-palsu-kembali-beredar-cek-faktanya-ff7c1ae7/.
Baca juga
Ini Respons Menhub soal KAI Bakal Impor KRL Bekas Jepangamp;nbsp;
JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menjelaskan rencana pembicaraan dengan Danantara terkait kebijakan impor KRL dari Jepang.
BRI Hadirkan BRImo Junior, Dorong Literasi Keuangan Sejak Dini
BRI Hadirkan BRImo Junior, Dorong Literasi Keuangan Sejak Dini Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI resmi menghadirkan BRImo Junior, layanan mobile banking yang diperuntukkan bagi nasabah anak hingga usia 17 tahun.
Dari Dusun Bambu ke EIGER Nature: Menteri LH Dorong Ekowisata
Pengembangan inisiatif berbasis alam yang memadukan pemulihan lingkungan, aktivitas ekonomi, edukasi, dan keterlibatan masyarakat mendapat perhatian dari Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Moh Jumhur Hidayat dalam kunjungannya ke Dusun…
Harga Solar di Inggris Tembus Rp 48 Ribu per Liter, Rekor Baru
Liputan6.com, Jakarta - Menteri Transportasi Inggris, Keir Mather menyebut bahwa pasokan diesel atau solar di negaranya tetap kuat meski harganya menembus rekor tertinggi dan kekhawatiran atas pasokan bahan bakar global kian meningkat.