Lewati ke konten

Selasa, 6 Oktober 20262292 berita

Yaman Umumkan Operasi Militer Rebut Wilayah yang Diduduki HouthiVIDEO: 17 Pegawai Lapas Cibinong Disanksi, Kalapas Diberhentikan12 pembalap tiba di Lombok, bersiap untuk MotoGP Mandalika 2026Koordinator BEM UI Diserang OTK di Jaksel, Ditendang lalu Nyungsruk dari MotorKapolres Bogor Tekankan Sinergitas TNI-Polri Kunci Mutlak Jaga Keamananamp;nbsp;Juara, Prabowo serahkan trofi FIFA ASEAN Cup ke pemain IndonesiaPolisi imbau suporter rayakan kemenangan Indonesia secara tertibJamal Mirdad Sentil Artis Muda yang Cuma Kejar Viral: “Berikan Karyamu”Pekalongan gelar Festival Literasi untuk bangkitkan minat baca wargaSejumlah menko mulai gunakan Maung Garuda sebagai kendaraan dinas
Internasional

Yaman Umumkan Operasi Militer Rebut Wilayah yang Diduduki Houthi

CNN Indonesia 2 menit baca 323 kata
Yaman Umumkan Operasi Militer Rebut Wilayah yang Diduduki Houthi — gambar dari CNN Indonesia
Gambar dari CNN Indonesia. Ringkasan oleh Zona News.

Ketua Dewan Kepemimpinan Presiden Yaman yang didukung Arab Saudi, Rashad Al Alimi, telah mengumumkan dimulainya operasi militer untuk merebut kembali wilayah yang dikuasai kelompok milisi Houthi.

Dalam pernyataan pada Minggu (4/10), Al Alimi mengatakan pasukan pemerintah yang dikuasai secara internasional akan memperluas "otoritas negara dan lembaga-lembaga ke seluruh wilayah nasional." "Kami telah menginstruksikan angkatan bersenjata, pasukan keamanan, dan semua formasi militer untuk mulai melaksanakan tugas yang telah ditetapkan sesuai dengan rencana yang telah disetujui hingga negara ini dibebaskan dari Houthi," ujarnya, seperti dikutip Al Jazeera.

Al Alimi menambahkan semua lembaga negara akan disiagakan sepenuhnya "sampai misi selesai dan kemenangan tercapai".

Pengumuman ini disampaikan setelah tentara dan pasukan pemerintah Yaman melancarkan 257 operasi terhadap Houthi pada akhir pekan yang menargetkan lokasi, pergerakan, dan kemampuan militer kelompok tersebut.

Juru bicara pemerintah Yaman Majed Abdullah Al Nazili mengatakan operasi tersebut menewaskan setidaknya 700 anggota Houthi.

Pada Minggu, koalisi pimpinan Saudi melaporkan telah menjalankan 97 operasi terhadap bala bantuan Houthi di front Tor Al Baha dan poros Taiz menggunakan pesawat tempur, drone, artileri, rudal, dan penembak jitu.

Juru bicara Houthi Yahya Saee sementara itu mengatakan pihaknya telah menembakkan rudal balistik dan droen ke dua lokasi Saudi Aramco, yakni di Riyadh dan Khurais. Belum ada komentar langsung dari Arab Saudi mengenai serangan ini.

Analis pertahanan yang berbasis di London, Ibrahim Jalal, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa operasi "skala penuh" baru pemerintah Yaman telah membawa konflik ke "fase baru".

"Proses perdamaian dan de-eskalasi telah gagal karena ada ketidakseimbangan kekuatan yang jelas yang telah berlangsung setidaknya selama enam tahun terakhir. Untuk memecah kebuntuan, harus ada pertempuran yang menentukan," kata Jalal.

Pertempuran antara Houthi dan pasukan pemerintah Yaman semakin intensif sejak gencatan senjata tahun 2022 runtuh pada bulan Juli.

Pada pertengahan September, Houthi merebut kota pelabuhan Mocha dan pulau-pulau strategis di Selat Bab Al Mandeb, jalur vital untuk pengiriman minyak global, sebelum pasukan anti-Houthi menstabilkan garis depan.

Yaman telah dilanda perang saudara sejak Houthi merebut ibu kota Sanaa pada tahun 2014.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/yaman-umumkan-operasi-militer-rebut-wilayah-yang-diduduki-houthi-19db64df/.

Baca juga

Semua berita Internasional