Skip to content

Monday, 12 October 20263592 stories

AHY: Kepemimpinan Sejati Bukan tentang Pemilu Berikutnya, tapi Generasi BerikutnyaPunya 3 Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Ungkap Tugas Masing-MasingAPBN September Defisit Rp319 T, Menkeu Bilang Masih On TrackUsai Gadai Saham ke Bank Mandiri, Saham Haji Isam (JARR) Anjlok 4,5%Presiden Mesir El-Sisi Bakal Kunjungi RI, Ini Misi LawatannyaMotoGP Indonesia 2026: Sirkuit Mandalika Mulai SemarakBand for Revenge Klarifikasi Tentang Isu BubarPolisi Tangkap 2 Terduga Pembunuh Mahasiswi di Indekos Pinang RantiMomen Dramatis Wanita Loncat Selamatkan Bocah saat Kebakaran RM PadangKemensos-BRIN Teken MoU Hadirkan Inovasi untuk Sekolah Rakyat
National

AHY: Kepemimpinan Sejati Bukan tentang Pemilu Berikutnya, tapi Generasi Berikutnya

Republika 1 min read 284 kata
AHY: Kepemimpinan Sejati Bukan tentang Pemilu Berikutnya, tapi Generasi Berikutnya — gambar dari Republika
Image from Republika. Summarised by Zona News.

Automatic translation. This article was translated from Indonesian. Names, institutions and figures are kept in their original form. For the authoritative version, read the report at the original source.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan kepemimpinan tidak semestinya hanya berorientasi pada kepentingan jangka pendek. Menurutnya, seorang pemimpin juga harus memikirkan keberlanjutan dan kehidupan generasi berikutnya.

Pernyataan tersebut disampaikan AHY saat menghadiri peluncuran buku Kepemimpinan AHY dalam Beragam Sudut Pandang Tokoh Muda Indonesia. Ia menekankan pentingnya pemimpin mempersiapkan generasi yang akan melanjutkan pekerjaan setelah masa kepemimpinannya berakhir.

"Dan true leadership is not about the next election, it is about the next generation (Kepemimpinan sejati bukan soal pemilu mendatang, tapi tentang generasi mendatang)," kata AHY, Rabu (23/9/2026).

Menurut AHY, pemimpin tidak cukup hanya memikirkan warisan yang ingin ditinggalkan. Seorang pemimpin juga perlu memastikan ada generasi yang mampu melanjutkan pekerjaan yang belum selesai.

"Jadi pemimpin sejati tentu tidak sibuk hanya memikirkan legacy apa yang ingin saya tinggalkan, tapi ia harus sibuk untuk memikirkan sekaligus menyiapkan siapa yang akan melanjutkan hal-hal yang belum bisa dicapai atau dituntaskannya ketika waktunya telah habis, ketika waktunya telah usai," katanya.

AHY mengatakan persoalan pembangunan juga membutuhkan kolaborasi. Menurutnya, tantangan yang dihadapi masyarakat tidak dapat diselesaikan hanya melalui satu sektor atau satu kelompok.

Ia mencontohkan persoalan pemerataan pembangunan dan kesejahteraan yang menurutnya membutuhkan kerja bersama antardaerah, profesi, serta kementerian dan lembaga.

"Kita ingin generasi ke depan hidupnya juga semakin baik," kata AHY.

AHY juga menyinggung tantangan lingkungan yang akan dihadapi generasi mendatang. Ia mengaku memiliki perhatian terhadap kondisi tersebut karena memiliki anak yang masih berusia enam bulan.

"Kalau membayangkan hari ini panasnya seperti ini, 20 tahun, 30, 40 tahun ke depan bagaimana hidup kita, hidup generasi ke depan?" kata AHY.

Oleh sebab itu, AHY mendorong kepemimpinan yang tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga kolaborasi untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/ahy-kepemimpinan-sejati-bukan-tentang-pemilu-berikutnya-tapi-generasi-8b171700/.

Related

MotoGP Indonesia 2026: Sirkuit Mandalika Mulai Semarak

Rangkaian perlombaan dalam MotoGP Indonesia 2026 telah dimulai dengan para pembalap kelas Moto3, Moto2, MotoGP bersiap menjalani sesi latihan bebas pertama (FP1) di Sirkuit Internasional Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (9/10).

VOI

Gayung Bersambut, DPR Dukung Bahlil Moratorium Smelter Nikel

Gayung Bersambut, DPR Dukung Bahlil Moratorium Smelter Nikel Jakarta, CNBC Indonesia - Komisi XII DPR RI buka suara soal wacana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk menghentikan sementara (moratorium) pembangunan smelter nikel yang hanya menghasilkan produk…

CNBC Indonesia

Semua berita Nasional