Skip to content

Thursday, 1 October 2026727 stories

Inggris Tuduh Iran Dalang Teror di Pangkalan AS-RAF, Teheran MembantahIni Pesan-pesan Sugiono ke Menlu Baru RI Arrmanatha NasirKabur dari Pelatnas Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo Terancam Sanksi Berat!Rupiah Lunglai ke Rp17.966 per Dolar AS Kamis SoreRamai Sorak Sorai, Menkeu Suahasil dan PNS Kemenkeu Sambut 2 Wamen BaruTablet Premium Terbaru Samsung, Galaxy Tab S12 Mulai Rp 21 JutaProfil Irwan Meilano, Guru Besar ITB yang kini jadi Wamen KPCerita Suyudi Pagi Hari Diminta Bersiap, Sore Jadi Kapolri64 mobil siap bersaing dalam kompetisi KMHE 2026 di UnejJenderal Sigit Tegaskan Masih Aktif di Polri Meski Tak Lagi Jabat Kapolri
International

Inggris Tuduh Iran Dalang Teror di Pangkalan AS-RAF, Teheran Membantah

CNN Internasional 3 min read 548 kata
Inggris Tuduh Iran Dalang Teror di Pangkalan AS-RAF, Teheran Membantah — gambar dari CNN Internasional
Image from CNN Internasional. Summarised by Zona News.

Automatic translation. This article was translated from Indonesian. Names, institutions and figures are kept in their original form. For the authoritative version, read the report at the original source.

Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, membantah tuduhan Perdana Menteri Inggris Andy Burnham, bahwa Teheran mendalangi teror di RAF Fairford akhir pekan lalu.

Itu merupakan pangkalan militer Inggris yang digunakan Amerika Serikat dalam operasi melawan Iran.

Araghchi menyebut Inggris salah sasaran dalam menuduh Teheran terlibat. Ia juga menyoroti keputusan kepolisian Inggris membebaskan lima tersangka yang ditangkap di dekat pangkalan tersebut.

"Saya dapat mengonfirmasi keyakinan Iran bahwa pembebasan terduga teroris yang bekerja untuk negara asing benar-benar menjelaskan semuanya," tulis Araghchi melalui X, seperti dikutip Middle East Eye.

"Anda salah sasaran," tambahnya.

Pernyataan itu disampaikan setelah Burnham mengatakan ada "indikasi kuat" bahwa Iran berperan dalam insiden di RAF Fairford.

Burnham menyampaikan klaim tersebut kepada BBC pada Rabu (30/9), sembari menegaskan bahwa penyelidikan polisi masih berlangsung.

"Ada indikasi kuat bahwa Iran berperan dalam apa yang terjadi selama akhir pekan di RAF Fairford. Namun, ini tentu saja masih merupakan penyelidikan polisi yang sedang berlangsung, kompleks, dan serius," kata Burnham.

Burnham mengatakan pemerintah Inggris bekerja sama erat dengan AS dalam penyelidikan tersebut. Namun, ia tidak menjelaskan bukti yang mendasari dugaan keterlibatan Iran maupun rencana yang diduga disiapkan para tersangka.

Burnham hanya mengatakan informasi lebih lanjut akan disampaikan kepada publik pada waktunya. Pernyataannya menjadi pengakuan terbuka pertama dari pejabat Inggris yang mengaitkan Iran dengan insiden di RAF Fairford.

Insiden tersebut bermula pada Minggu (27/9), ketika polisi menerima laporan mengenai aktivitas mencurigakan di sekitar RAF Fairford di Gloucestershire.

Lima pria Inggris berusia 20-an kemudian ditangkap di dekat pangkalan. Mereka diduga terlibat dalam persiapan aksi terorisme dan pelanggaran terkait bahan peledak.

Para tersangka sempat ditahan sebelum akhirnya dibebaskan dengan jaminan pada Senin (28/9).

Polisi kontraterorisme Inggris kemudian melakukan pemeriksaan selama tiga hari, termasuk menggunakan tim penjinak bom. Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada bahan peledak yang ditemukan di kendaraan para tersangka.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/inggris-tuduh-iran-dalang-teror-di-pangkalan-as-raf-teheran-membantah-b7631d65/.

Related

Semua berita Internasional