Skip to content

Thursday, 1 October 2026727 stories

Kejutan Cape Verde Sudah Habis?Ini Pesan-pesan Sugiono ke Menlu Baru RI Arrmanatha NasirKabur dari Pelatnas Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo Terancam Sanksi Berat!Rupiah Lunglai ke Rp17.966 per Dolar AS Kamis SoreRamai Sorak Sorai, Menkeu Suahasil dan PNS Kemenkeu Sambut 2 Wamen BaruTablet Premium Terbaru Samsung, Galaxy Tab S12 Mulai Rp 21 JutaProfil Irwan Meilano, Guru Besar ITB yang kini jadi Wamen KPCerita Suyudi Pagi Hari Diminta Bersiap, Sore Jadi Kapolri64 mobil siap bersaing dalam kompetisi KMHE 2026 di UnejJenderal Sigit Tegaskan Masih Aktif di Polri Meski Tak Lagi Jabat Kapolri
Sports

Kejutan Cape Verde Sudah Habis?

Detik 1 min read 215 kata
Kejutan Cape Verde Sudah Habis? — gambar dari Detik Sport
Image from Detik Sport. Summarised by Zona News.

Automatic translation. This article was translated from Indonesian. Names, institutions and figures are kept in their original form. For the authoritative version, read the report at the original source.

Cape Verde sempat beri kejutan di Piala Dunia 2026. Namun selepasnya, Cape Verde lagi kalah melulu.

Cape Verde mengarungi Kualifikasi Piala Afrika 2027 di jeda internasional kali ini. Mereka masuk Grup K.

Cape Verde meraup dua kekalahan beruntun. Cape Verde kalah 1-3 dari Mali dan 1-2 dari Rwanda.

Cape Verde sementara duduk di peringkat ketiga Grup K dengan nol poin dari dua laga. Mereka di atas Liberia, hanya unggul tipis produktivitas gol.

Hanya juara dan runner grup dari 12 grup yang lolos ke putaran final Piala Afrika 2027. Tahun depan, ajangnya digelar pada tengah tahun.

Cape Verde masih punya peluang, dengan syarat bisa menangi laga-laga tersisa. Akan tetapi, kejutan negara kepulauan kecil ini nampaknya sudah habis.

Cape Verde mencuri panggung di Piala Dunia 2026. Untuk kali pertama, mereka lolos.

Kemudian di fase grup, Cape Verde bikin kejutan. Spanyol dan Arab Saudi ditahan imbang 0-0, Uruguay juga bisa diredam 2-2.

Mereka memang tersingkir di babak 32 besar oleh Argentina. Meski begitu, mereka kalah terhormat dengan skor 2-3 dan memaksa Tim Tango main sampai babak perpanjangan waktu.

Pelatih Cape Verde diganti, yakni Humberto Bettencourt gantikan Bubista. Bubista mundur selepas bawa Cape Verde mengarungi Piala Dunia 2026 dan sudahi masa bakti selama enam tahun.

Para pemain muda dipanggil, meski hasil belum maksimal. Apa Cape Verde bisa kembali bangkit?

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/kejutan-cape-verde-sudah-habis-a5d1e436/.

Related

2 Pemain Indonesia yang Diwaspadai Bangladesh!

Timnas Bangladesh akan dijamu Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Tigers of Bengal mewaspadai dua pemain Skuad Garuda. Indonesia vs Bangladesh akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Laga itu kickoff pada Kamis (1/10/2026), pukul 19.30 WIB.

Detik Sport

Masih Ingat Chris Smalling yang Dulu Bermain untuk MU?

Liputan6.com, Jakarta - Mantan bek Manchester United, Chris Smalling, akhirnya menemukan klub baru setelah beberapa bulan berstatus tanpa klub. Bek tengah berusia 36 tahun itu resmi bergabung dengan Porto, pemuncak klasemen Liga Portugal.

Liputan6 Bola

GAC Akuisisi Saham FAW Toyota, Strategi Baru Mulai Terungkap

Liputan6.com, Jakarta - GAC Group berencana mengambil alih 50 persen saham di perusahaan patungan FAW dan Toyota di China. Langkah ini membuat GAC menggantikan China FAW Group Corporation, sebagai mitra Toyota di perusahaan patungan tersebut, dengan tujuan menyederhanakan…

Liputan6 Otomotif

Semua berita Olahraga