Kondisi RPTRA Pedongkelan Jakbar Usai Fasilitasnya Digasak Maling
Automatic translation. This article was translated from Indonesian. Names, institutions and figures are kept in their original form. For the authoritative version, read the report at the original source.
Sejumlah fasilitas di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Pedongkelan, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat (Jakbar), hilang dicuri. Kondisi RPTRA itu tampak tak terawat hingga kumuh.
Pantauan detikcom di lokasi, Kamis (1/10/2026) RPTRA itu memiliki sejumlah fasilitas untuk olahraga, bangku, hingga taman bermain anak. Namun beberapa di antaranya tampak rusak.
Ada juga atap tempat duduk yang tinggal kerangkanya saja. Bahkan pagar yang membatasi RPTRA dengan selokan rusak dan hilang sebagian.
Beberapa titik di taman juga terlihat kumuh dengan banyaknya sampah plastik. Ada juga lokasi yang dijadikan tempat bekas bakar-bakar.
Warga sekitar lokasi, Aji Wahyu mengatakan kondisi taman yang rusak sudah sejak lama. Kata dia, kondisi taman bahkan gelap saat malam hari.
"Banyak (yang rusak) sebenarnya, dari atap juga udah lama banget, pagar, fasilitas yang lainnya juga kayak lampu mati nggak nyala, kalau malam juga gelap buat nongkrong anak-anak SMA SMP tuh pada nongkrong di mari kalau malam," kata Aji saat ditemui di lokasi.
Namun Aji mengaku tak tahu bila fasilitas di sana ada yang mencuri. Katanya, suasana malam memang gelap dan tak jelas.
"Nggak pernah ngelihat kalau yang nyuri, cuma ya keadaannya seperti ini. Pokoknya pertama bangun ini bagusnya, nggak tahu kapan," ucapnya.
Kata Aji, taman itu ramai setiap hari saat sore. Anak-anak hingga lansia sering beraktivitas di taman RPTRA tersebut.
"Kalau ramai di pagi hari, setiap hari kalau pagi ramai buat olahraga, kumpul keluarga. Minggu sama juga sampai setengah hari. Iya anak, lansia," ucapnya.
"Kalau malam anak sepantaran SMA SMP pokoknya anak muda lah, pada ngumpul di sini. Cuma kegiatannya saya nggak tahu, karena kondisi gelap nggak ada lampu," ucapnya.
Warga lain, Sutopo juga menyebut kondisi taman Pedongkelan memprihatinkan. Katanya fasilitasnya sudah banyak yang rusak.
"Yang rusak pagar-pagar ya gitu aja sih, lapangan. Waduh kalau (yang nyuri) itu saya nggak tahu, kita nggak mau nyangka orang," kata Sutopo.
Dia berharap taman itu segera diperbaiki. Menurutnya taman yang indah membuat warga betah.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/kondisi-rptra-pedongkelan-jakbar-usai-fasilitasnya-digasak-maling-5d701345/.
Related
Pihak Ruben Onsu Tanggapi Gugatan Wanprestasi Sarwendah
- Sarwendah menggugat wanprestasi Ruben Onsu dan BCA, sidang perdana 13 Oktober. - Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, menunggu panggilan resmi pengadilan. - Minola belum resmi menjadi kuasa hukum Ruben untuk kasus wanprestasi ini.
Setelah Kerja, Nostalgia 2000-an di Senopati: Fimelahood Hangout Hadirkan Early Party
Liputan6.com, Jakarta - Selepas jam kantor, Fimela mengajak komunitas Fimelahood kembali ke era 2000-an lewat Fimelahood Hangout: "Bring Back 2000s, Ladies!" pada 25 September 2026.
Fashion Casual Go Youn Jung dengan Make Up Natural di Paris
- Go Youn Jung memukau dengan potret kasual naturalnya saat liburan di Paris. - Gayanya kasual menawan, dari sweatshirt hingga trench coat, bahkan aksi uniknya. - Di tengah liburan, ia tetap aktif dengan proyek film 'Nambeol' dan 'Moving 2'.
Studi: Beri Anak HP di Usia 12 Tahun Tingkatkan Risiko Gangguan Makan
Liputan6.com, Jakarta - Penelitian terbaru dari jurnal JAMA Network Open mengungkap dampak buruk penggunaan HP untuk anak remaja usia 12 tahun hingga menyebabkan gangguan makan (eating disorders) dibandingkan yang belum memilikinya.