Ketagihan? Kapal Induk ke-2 AS Bakal Sandar di Phuket Thailand
Automatic translation. This article was translated from Indonesian. Names, institutions and figures are kept in their original form. For the authoritative version, read the report at the original source.
Ketagihan? Kapal Induk ke-2 AS Bakal Sandar di Phuket Thailand Jakarta, CNBC Indonesia - Kawasan wisata Phuket, Thailand, tengah bersiap menyambut kedatangan 5.000 personel angkatan laut Amerika Serikat (AS) seiring jadwal bersandarnya kapal induk USS George HW Bush. Ini merupakan kapal induk kedua AS yang singgah di Negeri Gajah Putih tersebut setelah merampungkan operasi militernya dalam kancah perang di Timur Tengah.
Mengutip Bangkok Post, Rabu (30/09/2026), kapal induk USS George HW Bush (CVN-77) tersebut diketahui telah bertolak meninggalkan pangkalan Norfolk, Virginia, pada 31 Maret 2026 lalu. Armada tempur raksasa itu secara khusus dikerahkan ke Laut Arab guna mendukung serangkaian operasi selama memanasnya konflik antara AS dan Iran.
Menjelang kunjungan yang dijadwalkan berlangsung pada 4 hingga 9 Oktober mendatang, pihak kepolisian setempat telah menggelar pembicaraan strategis dengan wakil asisten atase pertahanan dari Kedutaan Besar AS di Thailand pada hari Selasa (29/9). Pertemuan tersebut membahas secara rinci berbagai pengaturan kerja sama dan jaminan keamanan bagi para pelaut yang berkunjung. Otoritas Thailand juga memanfaatkan momen ini untuk memberikan instruksi kedisiplinan.
"Personel AS kami imbau untuk senantiasa menghormati dan mematuhi hukum Thailand selama mereka tinggal," tegasnya.
Kunjungan armada militer ini terjadi hanya berselang satu bulan setelah kapal induk USS Abraham Lincoln melakukan langkah serupa dengan singgah di Pattaya, Chon Buri. Kapal tersebut diketahui juga mengangkut sekitar 5.000 personel angkatan laut. Meski membawa nuansa militer yang kental, kehadiran ribuan tentara AS ini nyatanya membawa durian runtuh bagi perputaran roda ekonomi daerah setempat. Wali kota Pattaya membeberkan bahwa kehadiran armada asing tersebut menjadi katalis positif bagi pariwisata.
"Kunjungan tersebut diyakini telah memompa sekitar 100 juta baht (Rp 53,3 miliar) ke dalam ekonomi lokal," ungkapnya.
(tps/tps) [Gambas:Video CNBC]
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/ketagihan-kapal-induk-ke-2-as-bakal-sandar-di-phuket-thailand-35f1bed4/.
Related
China anugerahkan penghargaan persahabatan kepada 50 pakar asing
Beijing (ANTARA) - China pada Rabu (30/9) memberikan penghargaan Chinese Government Friendship Award tahun 2026 kepada 50 pakar asing atas kontribusi luar biasa mereka terhadap pembangunan negara tersebut.
Muhadjir Effendy: Arab Saudi Bolehkan WNA Punya Properti di Sana, Muluskan Proyek Kampung Haji
Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Haji, Muhadjir Effendy, menyambut baik aturan baru pemerintah Arab Saudi soal kepemilikan aset properti di Negeri Dua Tanah Suci itu. Sebab, aturan Arab Saudi bakal memuluskan proyek pembangunan Kampung Haji pemerintah RI di Mekkah.
Trump Ikut Komentari Pesawat Flydubai yang Nyaris Dibajak
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, ikut mengomentari insiden pesawat Flydubai yang nyaris jatuh setelah kopilot diduga menyerang pilot dalam penerbangan dari Dubai menuju Tel Aviv.
Inggris Tuduh Iran Dalang Teror di Pangkalan AS-RAF, Teheran Membantah
Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, membantah tuduhan Perdana Menteri Inggris Andy Burnham, bahwa Teheran mendalangi teror di RAF Fairford akhir pekan lalu. Itu merupakan pangkalan militer Inggris yang digunakan Amerika Serikat dalam operasi melawan Iran.