Skip to content

Thursday, 1 October 2026727 stories

Ketagihan? Kapal Induk ke-2 AS Bakal Sandar di Phuket ThailandIni Pesan-pesan Sugiono ke Menlu Baru RI Arrmanatha NasirKabur dari Pelatnas Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo Terancam Sanksi Berat!Rupiah Lunglai ke Rp17.966 per Dolar AS Kamis SoreRamai Sorak Sorai, Menkeu Suahasil dan PNS Kemenkeu Sambut 2 Wamen BaruTablet Premium Terbaru Samsung, Galaxy Tab S12 Mulai Rp 21 JutaProfil Irwan Meilano, Guru Besar ITB yang kini jadi Wamen KPCerita Suyudi Pagi Hari Diminta Bersiap, Sore Jadi Kapolri64 mobil siap bersaing dalam kompetisi KMHE 2026 di UnejJenderal Sigit Tegaskan Masih Aktif di Polri Meski Tak Lagi Jabat Kapolri
International

Ketagihan? Kapal Induk ke-2 AS Bakal Sandar di Phuket Thailand

CNBC Indonesia 1 min read 271 kata
Ketagihan? Kapal Induk ke-2 AS Bakal Sandar di Phuket Thailand — gambar dari CNBC Indonesia
Image from CNBC Indonesia. Summarised by Zona News.

Automatic translation. This article was translated from Indonesian. Names, institutions and figures are kept in their original form. For the authoritative version, read the report at the original source.

Ketagihan? Kapal Induk ke-2 AS Bakal Sandar di Phuket Thailand Jakarta, CNBC Indonesia - Kawasan wisata Phuket, Thailand, tengah bersiap menyambut kedatangan 5.000 personel angkatan laut Amerika Serikat (AS) seiring jadwal bersandarnya kapal induk USS George HW Bush. Ini merupakan kapal induk kedua AS yang singgah di Negeri Gajah Putih tersebut setelah merampungkan operasi militernya dalam kancah perang di Timur Tengah.

Mengutip Bangkok Post, Rabu (30/09/2026), kapal induk USS George HW Bush (CVN-77) tersebut diketahui telah bertolak meninggalkan pangkalan Norfolk, Virginia, pada 31 Maret 2026 lalu. Armada tempur raksasa itu secara khusus dikerahkan ke Laut Arab guna mendukung serangkaian operasi selama memanasnya konflik antara AS dan Iran.

Menjelang kunjungan yang dijadwalkan berlangsung pada 4 hingga 9 Oktober mendatang, pihak kepolisian setempat telah menggelar pembicaraan strategis dengan wakil asisten atase pertahanan dari Kedutaan Besar AS di Thailand pada hari Selasa (29/9). Pertemuan tersebut membahas secara rinci berbagai pengaturan kerja sama dan jaminan keamanan bagi para pelaut yang berkunjung. Otoritas Thailand juga memanfaatkan momen ini untuk memberikan instruksi kedisiplinan.

"Personel AS kami imbau untuk senantiasa menghormati dan mematuhi hukum Thailand selama mereka tinggal," tegasnya.

Kunjungan armada militer ini terjadi hanya berselang satu bulan setelah kapal induk USS Abraham Lincoln melakukan langkah serupa dengan singgah di Pattaya, Chon Buri. Kapal tersebut diketahui juga mengangkut sekitar 5.000 personel angkatan laut. Meski membawa nuansa militer yang kental, kehadiran ribuan tentara AS ini nyatanya membawa durian runtuh bagi perputaran roda ekonomi daerah setempat. Wali kota Pattaya membeberkan bahwa kehadiran armada asing tersebut menjadi katalis positif bagi pariwisata.

"Kunjungan tersebut diyakini telah memompa sekitar 100 juta baht (Rp 53,3 miliar) ke dalam ekonomi lokal," ungkapnya.

(tps/tps) [Gambas:Video CNBC]

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/ketagihan-kapal-induk-ke-2-as-bakal-sandar-di-phuket-thailand-35f1bed4/.

Related

Semua berita Internasional