Skip to content

Thursday, 1 October 2026727 stories

Kisah Luar Biasa Agnes Yuliavitriani, Tuntaskan Berlin Marathon 2026 dalam Kondisi HamilIni Pesan-pesan Sugiono ke Menlu Baru RI Arrmanatha NasirKabur dari Pelatnas Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo Terancam Sanksi Berat!Rupiah Lunglai ke Rp17.966 per Dolar AS Kamis SoreRamai Sorak Sorai, Menkeu Suahasil dan PNS Kemenkeu Sambut 2 Wamen BaruTablet Premium Terbaru Samsung, Galaxy Tab S12 Mulai Rp 21 JutaProfil Irwan Meilano, Guru Besar ITB yang kini jadi Wamen KPCerita Suyudi Pagi Hari Diminta Bersiap, Sore Jadi Kapolri64 mobil siap bersaing dalam kompetisi KMHE 2026 di UnejJenderal Sigit Tegaskan Masih Aktif di Polri Meski Tak Lagi Jabat Kapolri
National

Kisah Luar Biasa Agnes Yuliavitriani, Tuntaskan Berlin Marathon 2026 dalam Kondisi Hamil

Okezone 1 min read 282 kata
Kisah Luar Biasa Agnes Yuliavitriani, Tuntaskan Berlin Marathon 2026 dalam Kondisi Hamil — gambar dari Okezone
Image from Okezone. Summarised by Zona News.

Automatic translation. This article was translated from Indonesian. Names, institutions and figures are kept in their original form. For the authoritative version, read the report at the original source.

KISAH luar biasa datang dari influencer Indonesia, Agnes Yuliavitriani. Dia yang berhasil menuntaskan Berlin Marathon 2026 sejauh 42,195 kilometer dalam kondisi hamil!

Agnes menyelesaikan salah satu ajang maraton bergengsi tersebut dengan catatan waktu 4 jam 42 menit. Namun, bagi Agnes, perjalanan kali ini bukan sekadar tentang catatan waktu atau medali.

Ada satu sosok kecil yang ikut menemaninya sepanjang 42,195 kilometer, yakni calon buah hati yang masih berada di dalam kandungan. Momen tersebut kemudian dibagikan Agnes melalui akun Instagram pribadinya.

Agnes memperlihatkan momen setelah mencapai garis finis dengan mengenakan medali. Tak hanya pamer medali, dia juga sekaligus membagikan foto hasil USG calon bayinya.

“Secara teknis, kita berdua mendapatkan medali ini. 42.195K dengan teman lari terkecilku!” tulis Agnes.

Keikutsertaan Agnes di Berlin Marathon 2026 menjadi pengalaman yang berbeda dibandingkan lomba lari yang pernah ia jalani sebelumnya. Jika biasanya seorang pelari hanya memikirkan langkah dan daya tahan tubuhnya sendiri, kali ini Agnes menjalani perjalanan tersebut bersama calon anaknya.

Agnes juga mengungkapkan bahwa Berlin Marathon menjadi maraton pertama bagi bayi laki-laki yang sedang dikandungnya. Ungkapan tersebut membuat pencapaian Agnes terasa semakin luar biasa Medali yang diterimanya di garis finis bukan hanya menjadi simbol keberhasilannya menyelesaikan lomba. Medali tersebut juga akan jadi kenang-kenangan dari sebuah perjalanan yang kelak dapat diceritakan kepada sang buah hati.

Agnes sendiri memastikan marathon yang diikutinya sudah atas persetujuan dokter kandungan. Dia mengingatkan bahwa tingkat kebugaran setiap ibu hamil berbeda-beda.

“Kita berhasil, Nak! Kita bisa melakukan hal-hal yang sulit! Tidak ada target waktu. Tidak ada tekanan untuk tampil maksimal. Hanya ibu yang sehat, bayi yang bahagia, dan kenangan sepanjang 42 kilometer,” tulis Agnes.

“Tidak untuk ditiru, ya. Ini sudah mendapat persetujuan dari dokter kandungan saya dan tingkat kebugaran setiap ibu hamil berbeda-beda,” lanjutnya.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/kisah-luar-biasa-agnes-yuliavitriani-tuntaskan-berlin-marathon-2026-a8f72ca5/.

Related

64 mobil siap bersaing dalam kompetisi KMHE 2026 di Unej

Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Sebanyak 64 mobil dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia siap bersaing dalam kompetisi Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2026 yang digelar di Universitas Jember, Jawa Timur, pada Kamis hingga Minggu (4/10).

Antara

Semua berita Nasional