Skip to content

Thursday, 1 October 2026727 stories

Korsel upayakan langkah praktis redakan ketegangan dengan KorutIni Pesan-pesan Sugiono ke Menlu Baru RI Arrmanatha NasirKabur dari Pelatnas Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo Terancam Sanksi Berat!Rupiah Lunglai ke Rp17.966 per Dolar AS Kamis SoreRamai Sorak Sorai, Menkeu Suahasil dan PNS Kemenkeu Sambut 2 Wamen BaruTablet Premium Terbaru Samsung, Galaxy Tab S12 Mulai Rp 21 JutaProfil Irwan Meilano, Guru Besar ITB yang kini jadi Wamen KPCerita Suyudi Pagi Hari Diminta Bersiap, Sore Jadi Kapolri64 mobil siap bersaing dalam kompetisi KMHE 2026 di UnejJenderal Sigit Tegaskan Masih Aktif di Polri Meski Tak Lagi Jabat Kapolri
International

Korsel upayakan langkah praktis redakan ketegangan dengan Korut

Antara 1 min read 257 kata
Korsel upayakan langkah praktis redakan ketegangan dengan Korut — gambar dari Antara
Image from Antara. Summarised by Zona News.

Automatic translation. This article was translated from Indonesian. Names, institutions and figures are kept in their original form. For the authoritative version, read the report at the original source.

Moskow (ANTARA) - Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung berjanji terus mengupayakan langkah praktis untuk mengurangi ketegangan militer dengan Korea Utara, meski kedua pihak berselisih menyusul ledakan ranjau di zona demiliterisasi (DMZ).

"Pemerintahan saya akan secara konsisten mengupayakan langkah-langkah praktis untuk mengurangi ketegangan militer antara kedua Korea," kata Lee, seperti dikutip kantor berita Yonhap, Kamis.

Lee menyampaikan pernyataan tersebut dalam upacara memperingati Hari Angkatan Bersenjata ke-78 di markas militer Gyeryongdae, Provinsi Chungcheong Selatan.

Dia mengatakan hubungan kedua Korea masih sangat tegang, tetapi Korea Selatan akan berupaya dengan sabar memperbaikinya.

"Persoalan dalam hubungan antar-Korea sangatlah kompleks, tetapi kami akan terus berupaya secara konsisten dan sabar untuk menguraikannya satu per satu," kata Lee.

Lee mengatakan keamanan yang paling dapat diandalkan tercapai ketika konflik tidak lagi diperlukan.

Dia juga menyerukan Korea Utara bergabung dengan Korea Selatan untuk memulihkan kepercayaan dan melanjutkan dialog.

Pada 21 September, tiga orang, termasuk dua tentara Korea Selatan, terluka akibat ledakan yang diduga berasal dari dua ranjau di zona demiliterisasi.

Satu ranjau lain yang belum meledak kemudian ditemukan di lokasi yang sama.

Militer Korea Selatan menyatakan ranjau yang meledak tersebut ditanam oleh Korea Utara. Seoul menyebut insiden itu sebagai pelanggaran perjanjian gencatan senjata serta menuntut permintaan maaf dan langkah yang sesuai dari Pyongyang.

Sementara itu, Kim Yo Jong, saudara perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un sekaligus pejabat Departemen Komite Sentral Partai Pekerja Korea, membantah keterlibatan Pyongyang dalam dugaan ledakan ranjau tersebut.

Kim menyebut tuduhan itu sebagai tindakan provokasi.

Sumber: Sputnik deksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/korsel-upayakan-langkah-praktis-redakan-ketegangan-dengan-korut-6e58177d/.

Related

Semua berita Internasional