Skip to content

Thursday, 1 October 2026727 stories

Selingkuh dalam Pernikahan, Masih Bisakah Hubungan Dipulihkan?Ini Pesan-pesan Sugiono ke Menlu Baru RI Arrmanatha NasirKabur dari Pelatnas Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo Terancam Sanksi Berat!Rupiah Lunglai ke Rp17.966 per Dolar AS Kamis SoreRamai Sorak Sorai, Menkeu Suahasil dan PNS Kemenkeu Sambut 2 Wamen BaruTablet Premium Terbaru Samsung, Galaxy Tab S12 Mulai Rp 21 JutaProfil Irwan Meilano, Guru Besar ITB yang kini jadi Wamen KPCerita Suyudi Pagi Hari Diminta Bersiap, Sore Jadi Kapolri64 mobil siap bersaing dalam kompetisi KMHE 2026 di UnejJenderal Sigit Tegaskan Masih Aktif di Polri Meski Tak Lagi Jabat Kapolri
National

Selingkuh dalam Pernikahan, Masih Bisakah Hubungan Dipulihkan?

CNN Indonesia 4 min read 784 kata
Selingkuh dalam Pernikahan, Masih Bisakah Hubungan Dipulihkan? — gambar dari CNN Indonesia
Image from CNN Indonesia. Summarised by Zona News.

Automatic translation. This article was translated from Indonesian. Names, institutions and figures are kept in their original form. For the authoritative version, read the report at the original source.

Perselingkuhan menjadi salah satu pengalaman yang dapat mengguncang hubungan romantis. Ketika seseorang mengetahui pasangannya menjalin hubungan dengan orang lain, rasa dikhianati, marah, cemas, hingga kehilangan kepercayaan dapat muncul.

Lantas, jika perselingkuhan sudah terjadi, apakah hubungan masih mungkin dipulihkan?

Sebuah studi yang meneliti lebih dari 22 ribu orang di Amerika Serikat pada 1991-2018 menemukan bahwa 16,48 persen responden mengaku pernah berhubungan seksual dengan orang lain selain suami atau istrinya ketika masih menikah.

Penelitian tersebut juga menemukan laki-laki secara konsisten melaporkan tingkat perselingkuhan lebih tinggi dibandingkan perempuan. Sementara itu, orang yang telah bercerai tercatat dua hingga tiga kali lebih mungkin melaporkan perselingkuhan dalam hubungan mereka dibandingkan mereka yang masih menikah.

Namun, angka tersebut kemungkinan belum menggambarkan seluruh kejadian perselingkuhan. Sebab, tidak semua orang bersedia mengakui perilaku tersebut secara terbuka.

Dampak perselingkuhan Perselingkuhan tidak hanya berdampak pada keberlangsungan hubungan, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi psikologis pasangan. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengetahui pasangannya berselingkuh dapat mengalami berbagai respons emosional, mulai dari merasa dikhianati, marah, cemas, depresi, hingga malu.

Di sisi lain, orang yang berselingkuh juga dapat mengalami rasa bersalah, penyesalan, atau depresi. Mereka juga bisa kesulitan mengungkapkan persoalan yang sebelumnya dirasakan dalam pernikahan karena perselingkuhan sudah menjadi peristiwa besar yang mendominasi hubungan.

Penemuan perselingkuhan pun kerap menjadi titik balik dalam sebuah hubungan. Bagi pasangan, situasi tersebut dapat terasa sangat menyakitkan dan bahkan traumatis.

Meski demikian, peristiwa tersebut juga dapat menjadi momen bagi pasangan untuk mengevaluasi kembali bagaimana mereka menjalani hubungan selama ini. Pada titik tersebut, pasangan pada dasarnya dihadapkan pada pilihan: berusaha membangun kembali hubungan dengan pola yang baru atau mengakhiri hubungan.

Bisakah hubungan pulih setelah perselingkuhan?

Melansir Psychology Today, pemulihan setelah perselingkuhan bukan sesuatu yang sederhana. Tidak ada jaminan setiap pasangan dapat kembali seperti semula. Namun, ada sejumlah faktor yang dapat membantu pasangan yang memilih untuk mempertahankan hubungan.

1. Sama-sama mau memperbaiki hubungan Kemauan dari kedua pihak menjadi salah satu faktor penting. Pasangan perlu bersedia menghadapi rasa sakit masing-masing, mendengarkan, memahami, serta memberikan dukungan selama proses pemulihan.

Jika hanya salah satu pihak yang berusaha sementara pihak lainnya tidak menunjukkan kemauan untuk memperbaiki hubungan, proses membangun kembali relasi akan jauh lebih sulit.

Pemulihan juga membutuhkan waktu. Karena itu, pasangan perlu memiliki komitmen untuk menjalani proses tersebut dengan sungguh-sungguh, bukan sekadar berharap masalah segera dilupakan.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/selingkuh-dalam-pernikahan-masih-bisakah-hubungan-dipulihkan-ff46f8e7/.

Related

64 mobil siap bersaing dalam kompetisi KMHE 2026 di Unej

Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Sebanyak 64 mobil dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia siap bersaing dalam kompetisi Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2026 yang digelar di Universitas Jember, Jawa Timur, pada Kamis hingga Minggu (4/10).

Antara

Semua berita Nasional