Siapa Arrmanatha Nasir, Menlu Baru RI Pengganti Sugiono?
Automatic translation. This article was translated from Indonesian. Names, institutions and figures are kept in their original form. For the authoritative version, read the report at the original source.
Presiden Prabowo Subianto mengangkat Wakil Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir menjadi Menteri Luar Negeri RI menggantikan Sugiono yang dirombak pada Kamis (1/10).
Arrmanatha dilantik bersama dengan 16 pejabat lainnya di Istana Negara, termasuk pendahulunya Sugiono yang diangkat menjadi Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
"Saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab," ujar Arrmanatha Nasir dan Sugiono beserta para menteri baru yang diangkat Prabowo, Kamis (1/10) siang.
Profil Arrmanatha Nasir Menlu RI yang bernama lengkap Arrmanatha Christiawan Nasir lahir di Bangkok, Thailand, pada 30 Desember 1971.
Seiring berjalannya waktu, dia mengenyam pendidikan di berbagai universitas ternama, seperti Universitas Buckingham, Universitas Leicester, dan Universitas Indonesia.
Di Universitas Buckingham, Tata mengambil program studi ekonomi. Dia lantas melanjutkan program magister di Universitas Leicester dan Universitas Indonesia dengan program studi yang berbeda.
Tata sempat bekerja di Bank Danamon dan Bank Sagang Negara. Dia juga pernah menjadi Kepala Sub Direktorat Pertanian di Direktorat Perdagangan.
Dia mulai bergabung dengan Kementerian Luar Negeri RI dan meniti diplomat karier sejak 1997. Pada 2001-2005, dia sempat menduduki sejumlah pos penting seperti Perwakilan RI untuk PBB di Jenewa serta bertindak sebagai regulator di Orgabisasi Perdagangan Dunia (WTO).
Lalu pada 2010, Tata dipercaya menjadi penasihat ekonim untuk Presiden Majelis Umum PBB Kemudian pada 2018 hingga 2012, Tata menjadi perwakilan tetap RI untuk PBB di New York, Amerika Serikat.
Dari 2014 hingga 2019, dia menjadi juru bicara Kemlu di era Menteri Retno Marsudi. Di sini, dia mulai dikenal publik luas.
Tata pernah menjabat jadi Duta Besar RI untuk Prancis pada 2019 hingga 2021.
Setelah itu, Tata ditunjuk jadi wakil tetap RI untuk PBB di New York pada 2021 hingga 2024 lalu.
Kemudian pada Oktober 2024, Prabowo melantik dia sebagai wakil menteri luar negeri, mendampingi Menlu saat itu Sugiono .
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/siapa-arrmanatha-nasir-menlu-baru-ri-pengganti-sugiono-e327eef6/.
Related
Ini Pesan-pesan Sugiono ke Menlu Baru RI Arrmanatha Nasir
Mantan Menteri Luar Negeri yang kini menjabat Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Sugiono memberi pesan-pesan untuk penerusnya yang baru, Arrmanatha Nasir.
Profil Irwan Meilano, Guru Besar ITB yang kini jadi Wamen KP
Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto melantik Irwan Meilano sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan di Istana Negara, Jakarta, Kamis. Irwan merupakan Guru Besar Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) Institut Teknologi Bandung (ITB).
Cerita Suyudi Pagi Hari Diminta Bersiap, Sore Jadi Kapolri
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengaku baru dihubungi tadi pagi untuk menjadi calon Kapolri dan menjalankan fit and proper test di DPR.
64 mobil siap bersaing dalam kompetisi KMHE 2026 di Unej
Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Sebanyak 64 mobil dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia siap bersaing dalam kompetisi Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2026 yang digelar di Universitas Jember, Jawa Timur, pada Kamis hingga Minggu (4/10).