Lewati ke konten

Rabu, 30 September 2026188 berita

Atasi Bau Makanan Campur Aduk di Kulkas dengan Tips Penyimpanan TepatWamenperin: Penetrasi Pasar Produk Industri Hijau Harus DiperluasIHSG Naik 1%, Ini PenyebabnyaUpdate Terbaru Klaim Asuransi KM Virgo Transport 8, Kapal Mau DiangkatPolisi Bongkar Rumah Produksi Narkoba Etomidate WN China di PIK 2Pemerintah Target Net Zero Emission Lebih Cepat Tercapai pada 20504,1 ton sianida asal Filipina digagalkan di Gorontalo UtaraTrump, bos teknologi sepakati keamanan Super IntelligenceKemenag salurkan Rp65,2 miliar untuk pemulihan pesantren di AcehTaufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya YTR Mulai Diadili Hari Ini
Ekonomi

Atasi Bau Makanan Campur Aduk di Kulkas dengan Tips Penyimpanan Tepat

Republika 2 menit baca 371 kata
Atasi Bau Makanan Campur Aduk di Kulkas dengan Tips Penyimpanan Tepat — gambar dari Republika
Gambar dari Republika. Ringkasan oleh Zona News.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pernah nggak kamu membuka kulkas dan disambut aroma sambal atau rendang yang menempel pada buah dan kue? Sebagai pusat penyimpanan bahan pangan rumah tangga, kulkas kerap menjadi "rumah" bagi beragam bahan baku segar, lauk pauk berbumbu pekat, hingga makanan sisa.

Meski menyatukan semua bahan pangan dalam satu tempat terbilang praktis, kebiasaan ini menyimpan masalah klasik yang sering luput dari perhatian yaitu kontaminasi silang aroma dan penurunan kualitas nutrisi makanan akibat pengelolaan suhu dan higienitas yang kurang tepat. Karakteristik kuliner Indonesia yang kaya akan bumbu dan rempah-rempah seperti rendang, gulai, sambal, serta olahan beraroma tajam lainnya, sering kali meninggalkan jejak bau yang sangat pekat di dalam kulkas.

Kondisi ini kian kentara apabila kita menyimpan buah-buahan beraroma menyengat seperti durian. Jika tidak ditata dan disimpan dengan metode yang benar, molekul aroma tersebut akan dengan mudah menyebar, menempel pada bahan makanan lain, dan membuat bagian dalam kulkas terasa tidak segar.

Lebih dari sekadar masalah bau, cara penyimpanan yang kurang tepat juga berdampak langsung pada higienitas makanan. Oleh karena itu, menjaga kebersihan, kerapian tata letak, serta kondisi kelembapan menjadi kunci utama dalam mempertahankan kualitas nutrisi dan kesegaran bahan pangan harian.

Seiring berjalannya waktu, perkembangan teknologi pada perangkat pendingin (refrigerator) membawa perubahan signifikan pada fungsi kulkas. Kulkas modern kini tak lagi sebatas menjaga suhu makanan tetap dingin, melainkan dirancang secara khusus untuk menciptakan ekosistem penyimpanan yang higienis, nyaman, dan presisi sesuai dengan karakteristik masing-masing bahan makanan.

Menjawab kebutuhan tersebut, Toshiba menghadirkan New Double Door Refrigerator Series yang dibekali dengan teknologi mutakhir PureBIO Go Purification. Inovasi ini menggabungkan penggunaan honeycomb sponge yang efektif menyerap aroma tak sedap dengan platinum-ion catalyst yang berfungsi menekan pertumbuhan bakteri.

Melalui mekanisme Dual-Zone Dual-Deodorization, sistem PureBIO Go bekerja secara simultan di area chiller maupun freezer. Hasilnya, perangkat ini mampu memberikan perlindungan antibakteri hingga 99,9 persen, baik untuk bahan makanan beku maupun bahan pangan segar yang disimpan di area pendingin biasa.

Tak hanya fokus pada netralisasi bau dan bakteri, fitur PureBIO Go juga dilengkapi dengan citrus-infused module. Fitur ini bertugas mengeliminasi aroma mengganggu sekaligus menyebarkan kesegaran wewangian citrus yang lembut di dalam ruang penyimpanan. Kehadiran teknologi ini tidak sekadar menjaga kebersihan internal kulkas, tetapi juga memberikan pengalaman yang jauh lebih menyegarkan dan menyenangkan bagi pengguna setiap kali membuka pintu kulkas.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/atasi-bau-makanan-campur-aduk-di-kulkas-dengan-tips-penyimpanan-tepat-69c7b364/.

Baca juga

IHSG Naik 1%, Ini Penyebabnya

IHSG Naik 1%, Ini Penyebabnya Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat pada perdagangan sesi I pagi ini Rabu (30/9/2026). IHSG melaju hijau ke 6.185,37 atau naik 1,04% pada pukul 09.30 WIB.

CNBC Indonesia

4,1 ton sianida asal Filipina digagalkan di Gorontalo Utara

Menindaklanjuti informasi terpercaya itu, tim gabungan langsung bergerak dan membagi kekuatan menjadi lima tim untuk melaksanakan penyekatan ketat, baik dari sektor darat maupun laut Gorontalo (ANTARA) - Tim gabungan TNI AL, Polri, Bea Cukai, dan Satgas Tombak Pusintelal…

Antara

Semua berita Ekonomi