BASF Rayakan Tiga Tahun Kehadiran Cimegra di Indonesia
REPUBLIKA.CO.ID, BREBES – BASF Agricultural Solutions merayakan tiga tahun kehadiran Cimegra di Indonesia, dengan menyoroti peran berkelanjutan produk ini dalam membantu petani bawang merah mengendalikan hama utama dan melindungi produktivitas tanaman. Sejak diluncurkan pada 2023, Cimegra telah mendukung petani dalam mengendalikan beberapa tantangan hama serangga paling signifikan pada budidaya bawang merah, termasuk Thrips, Spodoptera, dan Plutella.
Selama beberapa musim tanam, produk ini telah menunjukkan kinerja yang konsisten dalam membantu petani melindungi tanaman dari kerusakan akibat hama dan mempertahankan produktivitas.
Bawang merah merupakan komoditas penting bagi petani Indonesia, di mana tekanan hama dapat berdampak signifikan terhadap kualitas dan hasil panen. “Pengendalian hama yang efektif dan andal tetap menjadi faktor penting bagi keberhasilan budidaya bawang merah,” ujar Jerico Gascon, Country Head, BASF Agricultural Solutions Indonesia.
Salah satu manfaat utama Cimegra adalah proposisi “tuntas dalam 3,5 jam”, dengan ulat sasaran berhenti makan dalam waktu 3,5 jam setelah aplikasi, sehingga membantu meminimalkan kerusakan tanaman dan mendukung produktivitas tanaman.
Untuk menandai pencapaian ini, BASF menggelar ‘Gebyar Cimegra Secepat Kilat’ di Brebes, Jawa Tengah, yang mempertemukan sekitar 1.000 petani bawang merah. Acara ini memberikan kesempatan bagi petani untuk mengamati kinerja produk secara langsung di kondisi lapangan, bertukar pengalaman, serta mempelajari lebih lanjut mengenai pengendalian hama dan praktik aplikasi terbaik.
“Keberhasilan petani berawal dari pemahaman terhadap tantangan lokal dan penyediaan solusi yang memberikan nilai nyata di lapangan,” tambah Jerico Gascon.
“Selain menghadirkan produk inovatif, BASF berkomitmen untuk mendukung petani melalui keahlian teknis, berbagi pengetahuan, dan keterlibatan erat dengan komunitas pertanian di seluruh Indonesia.” Selain untuk bawang merah, Cimegra terdaftar untuk digunakan pada berbagai komoditas penting, termasuk jagung, tomat, kubis, dan kedelai, sehingga membantu petani mengendalikan hama serangga utama di berbagai sistem pertanian.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/basf-rayakan-tiga-tahun-kehadiran-cimegra-di-indonesia-3ba41bba/.
Baca juga
Wamenperin: Penetrasi Pasar Produk Industri Hijau Harus Diperluas
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong kehadiran produk industri yang ramah lingkungan atau industri hijau harus diperluas.
Pemerintah Target Net Zero Emission Lebih Cepat Tercapai pada 2050
Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza mengatakan pemerintah menargetkan net zero emission 2060 di sektor industri bisa lebih cepat tercapai 10 tahun menjadi 2050.
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya YTR Mulai Diadili Hari Ini
Kasus penganiayaan yang dilakukan Taufik Hidayat (30) kepada pacarnya berinisial YTR (29) memasuki babak baru. Taufik akan menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Bale Bandung hari ini.
Hari Statistik Nasional 2026, PLN Terima Apresiasi dari BPS RI
Konsistensi PT PLN (Persero) mendukung penguatan kualitas data Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI) menerima penghargaan kategori Perusahaan/Asosiasi dalam ajang "Sinergi Cepat untuk Statistik Akurat" pada peringatan Hari Statistik Nasional (HSN) 2026 di Jakarta,…