Lewati ke konten

Kamis, 1 Oktober 2026727 berita

Badan Pengkajian MPR RI Serap Aspirasi Ekonomi Kreatif KarimunjawaIni Pesan-pesan Sugiono ke Menlu Baru RI Arrmanatha NasirKabur dari Pelatnas Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo Terancam Sanksi Berat!Rupiah Lunglai ke Rp17.966 per Dolar AS Kamis SoreRamai Sorak Sorai, Menkeu Suahasil dan PNS Kemenkeu Sambut 2 Wamen BaruTablet Premium Terbaru Samsung, Galaxy Tab S12 Mulai Rp 21 JutaProfil Irwan Meilano, Guru Besar ITB yang kini jadi Wamen KPCerita Suyudi Pagi Hari Diminta Bersiap, Sore Jadi Kapolri64 mobil siap bersaing dalam kompetisi KMHE 2026 di UnejJenderal Sigit Tegaskan Masih Aktif di Polri Meski Tak Lagi Jabat Kapolri
Ekonomi

Badan Pengkajian MPR RI Serap Aspirasi Ekonomi Kreatif Karimunjawa

Detik 3 menit baca 659 kata
Badan Pengkajian MPR RI Serap Aspirasi Ekonomi Kreatif Karimunjawa — gambar dari Detik
Gambar dari Detik. Ringkasan oleh Zona News.

Badan Pengkajian MPR RI menyelenggarakan penyerapan aspirasi masyarakat (Asmas) spesifik bagi komunitas ekonomi kreatif di Pantai Ceria, Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Akses pemasaran produk lokal, kepastian hukum, pengelolaan lingkungan, dan pemerataan manfaat pariwisata menjadi sejumlah persoalan yang mengemuka dalam dialog tersebut.

Kegiatan yang berlangsung di pesisir pantai, Selasa (29/9/2026), ini mempertemukan anggota MPR RI dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), nelayan, perajin, pemandu wisata, serta komunitas kreatif. Forum tersebut membuka ruang bagi masyarakat kepulauan untuk menyampaikan langsung kebutuhan, kendala, dan usulan pengembangan ekonomi di wilayahnya.

Wakil Ketua Badan Pengkajian MPR RI dari Fraksi PKB Hindun Anisah menyampaikan bahwa Karimunjawa memiliki kekayaan sumber daya alam yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai tambah. Olahan rumput laut, ikan, dan kelapa merupakan sebagian potensi yang dapat memperkuat usaha masyarakat sekaligus mendukung daya tarik pariwisata.

Menurut Hindun, pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif perlu berjalan beriringan agar kemajuan Karimunjawa semakin dirasakan masyarakat.

"Khususnya Karimunjawa menjadi semakin dikenal. Tidak hanya di Indonesia, tapi juga di dunia internasional," ujar Hindun, Kamis (1/10/2026).

Dia juga mendorong perluasan pemasaran produk UMKM melalui kerja sama dengan hotel dan pelaku usaha pariwisata.

"Produk lokal diharapkan memperoleh tempat dalam layanan maupun paket wisata sehingga kunjungan wisatawan turut membuka pasar bagi usaha masyarakat," ungkapnya.

Sementara itu, anggota Badan Pengkajian MPR RI dari Kelompok DPD Hilmy Muhammad menyoroti pentingnya kebijakan pembangunan yang memperhatikan karakteristik wilayah kepulauan. Dia menekankan pengelolaan sampah, kebersihan lingkungan, dan pemeliharaan kepercayaan wisatawan sebagai bagian penting dari keberlanjutan pariwisata Karimunjawa.

Sementara itu, Camat Karimunjawa Nuril Abdillah menyampaikan bahwa potensi yang tersebar di empat desa di wilayahnya telah melahirkan beragam produk UMKM, mulai dari olahan ikan, rumput laut, dan mangrove hingga minyak kelapa murni atau virgin coconut oil (VCO).

Nuril mengajak masyarakat memanfaatkan forum tersebut untuk menyampaikan persoalan dan harapan secara terbuka.

"Tak usah ragu-ragu, beliau-beliau ini adalah wakil-wakil panjenengan. Jadi kalau ada unek-uneknya, disampaikan," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Karimunjawa Fahrul Alim menyambut baik kesempatan menyampaikan aspirasi langsung kepada MPR RI. Dia menjelaskan bahwa sejumlah persoalan masyarakat membutuhkan perhatian dan koordinasi di luar tingkat desa.

"Persoalan tersebut mencakup kepastian pengaturan sempadan pantai, pengelolaan sampah, kebijakan yang memperhatikan karakter wilayah kepulauan, serta pengembangan dan pemasaran produk unggulan," kata Fahrul.

Dalam bidang ekonomi kreatif, Fahrul menekankan bahwa kemampuan masyarakat menghasilkan produk perlu diikuti dengan tersedianya pasar. Ia berharap hotel, tempat wisata, dan jaringan penjualan dapat memberikan ruang lebih luas bagi produk lokal.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/badan-pengkajian-mpr-ri-serap-aspirasi-ekonomi-kreatif-karimunjawa-40693c14/.

Baca juga

Semua berita Ekonomi