Lewati ke konten

Kamis, 1 Oktober 2026727 berita

KPK Usut Hubungan Bupati Pemalang dengan Wanita yang Sempat Ikut Kena OTTIni Pesan-pesan Sugiono ke Menlu Baru RI Arrmanatha NasirKabur dari Pelatnas Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo Terancam Sanksi Berat!Rupiah Lunglai ke Rp17.966 per Dolar AS Kamis SoreRamai Sorak Sorai, Menkeu Suahasil dan PNS Kemenkeu Sambut 2 Wamen BaruTablet Premium Terbaru Samsung, Galaxy Tab S12 Mulai Rp 21 JutaProfil Irwan Meilano, Guru Besar ITB yang kini jadi Wamen KPCerita Suyudi Pagi Hari Diminta Bersiap, Sore Jadi Kapolri64 mobil siap bersaing dalam kompetisi KMHE 2026 di UnejJenderal Sigit Tegaskan Masih Aktif di Polri Meski Tak Lagi Jabat Kapolri
Nasional

KPK Usut Hubungan Bupati Pemalang dengan Wanita yang Sempat Ikut Kena OTT

Detik 1 menit baca 198 kata
KPK Usut Hubungan Bupati Pemalang dengan Wanita yang Sempat Ikut Kena OTT — gambar dari Detik
Gambar dari Detik. Ringkasan oleh Zona News.

KPK memeriksa wanita yang sempat terjaring operasi tangkap tangan (OTT) bersama Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Tri Budi Ambarsari (TBA). KPK mendalami hubungan keduanya setelah menyita mobil sebuah mobil dari Ambarsari.

"Saksi TBA hadir dan didalami soal hubungan dan aktivitas yang berkaitan dengan Bupati," ujar Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Kamis (1/10/2026).

Mobil yang disita dari Ambar itu diduga terkait perkara pemerasan yang dilakukan Anom. Mobil yang disita berjenis mobil listrik.

Pemeriksaan kemarin merupakan yang kedua kalinya dilakukan penyidik terhadap Ambar. Pemeriksaan pertama terhadap Ambar saat itu dilakukan oleh pada Senin (7/9).

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka. Berikut ini daftarnya:

1. Anom Widiyantoro (AWI), selaku Bupati Pemalang 2. Mohamad Haris (GHA), selaku pihak swasta atau orang kepercayaan Bupati 3. Lilik Budi Suprianto (LBS), selaku pihak swasta 4. Iptu Setya Budi Dias Oktavianto (DIS), selaku staf administrasi KPK.

Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menduga Anom melakukan pemerasan melalui orang kepercayaannya, Mohammad Haris atau Gus Haris (GHA). Total yang dikumpulkan sebesar Rp 1,98 miliar.

Uang yang terkumpul itu salah satunya diberikan kepada Lilik, yang merupakan ayah dari Setya Budi. Lilik mengaku bisa mengurus perkara di KPK karena anaknya bekerja sebagai staf di KPK.

Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/kpk-usut-hubungan-bupati-pemalang-dengan-wanita-yang-sempat-ikut-kena-fbe51886/.

Baca juga

64 mobil siap bersaing dalam kompetisi KMHE 2026 di Unej

Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Sebanyak 64 mobil dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia siap bersaing dalam kompetisi Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2026 yang digelar di Universitas Jember, Jawa Timur, pada Kamis hingga Minggu (4/10).

Antara

Semua berita Nasional