BUMN Asuransi Digabung Jadi 3 Entitas, Selesai Akhir 2026
Liputan6.com, Jakarta - Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria menargetkan penggabungan entitas BUMN Asuransi selesai akhir 2026. Nantinya, hanya ada 3 entitas asuransi pelat merah dari 15 perusahaan saat ini.
Dony menyampaikan semua jenis asuransi BUMN akan jadi target pembenahan, termasuk melalui penggabungan atau merger. Seluruh prosesnya diharapkan bisa selesai pada akhir 2026, tahun ini.
"Merger asuransi juga sedang terjadi dan akhir tahun ini sudah harus terjadi. Terutama dari life Insurance, kita akan go, kemudian General Insurance juga, dan yang terakhir Credit Insurance. Ini kita harapkan akhir tahun sudah selesai," jelas Dony, di Tribrata Hotel, Jakarta, Jumat (2/10/2026).
Kepala Badan Pengaturan BUMN ini menyampaikan merger tak sebatas menyasar asuransi konvensional, bisnis berbasis syariah juga akan dibenahi melalui skema yang sama.
"Jadi, yang Syariah juga sama. Kita akan lakukan juga merger. Jadi, ada asuransi yang Syariah-nya juga sama. Baik itu Life Insurance-nya, General Insurance-nya, maupun Credit Insurance-nya juga ada yang Syariah," tuturnya.
"Karena kita juga menyalurkan KUR Syariah. Jadi nanti asuransi penjaminan untuk Syariah," Dony menambahkan.
Pangkas Jadi Tiga Entitas BUMN Asuransi Sebelumnya, Dony Oskaria menyampaikan target penyederhanaan jumlah perusahaan asuransi BUMN dari 15 entitas menjadi tiga perusahaan dapat diselesaikan pada 2026.
"Kita punya 15 perusahaan asuransi yang saat ini sedang dilakukan proses konsolidasi. Tahun 2026 ini akan kami 'push' untuk dilakukan (konsolidasi), hanya akan menjadi 3 perusahaan asuransi,” ujar Dony dalam acara Danantara: Menggerakkan Raksasa, Menyalakan Mesin Ekonomi Indonesia.
Menurut dia, tiga entitas tersebut akan mencakup asuransi jiwa, asuransi umum, dan asuransi kredit.
Dony menjelaskan, bisnis asuransi kredit masih dalam tahap peninjauan. Ke depan, akan dilakukan pemisahan antara perusahaan yang benar-benar bergerak di bidang asuransi umum dan yang berfungsi sebagai penjaminan. Pembahasan tersebut saat ini dilakukan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pemetaan Masalah Industri Asuransi Bertemu OJK Dony menilai sektor asuransi menjadi salah satu industri yang membutuhkan penguatan tata kelola di Indonesia.
Dalam satu bulan terakhir, ia mengaku telah dua kali bertemu dengan OJK untuk membahas berbagai isu yang dihadapi industri asuransi. Pembahasan mencakup aspek tata kelola, potensi risiko, hingga peluang pertumbuhan perusahaan asuransi ke depan.
"Kami lakukan pemetaan permasalahan yang ada di perusahaan asuransi BUMN. Harus diakui, bahwa perusahaan-perusahaan asuransi di BUMN menghadapi persoalan yang tidak sedikit,” jelas Dony.
Ia menambahkan, tantangan yang dihadapi perusahaan asuransi BUMN tidak hanya terkait kondisi keuangan. Namun, Dony tidak merinci persoalan lainnya dan menegaskan bahwa fokus Danantara saat ini adalah mempercepat proses konsolidasi untuk memperkuat industri asuransi nasional.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/bumn-asuransi-digabung-jadi-3-entitas-selesai-akhir-2026-e2a23cbb/.
Baca juga
Ini Respons Menhub soal KAI Bakal Impor KRL Bekas Jepangamp;nbsp;
JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menjelaskan rencana pembicaraan dengan Danantara terkait kebijakan impor KRL dari Jepang.
BRI Hadirkan BRImo Junior, Dorong Literasi Keuangan Sejak Dini
BRI Hadirkan BRImo Junior, Dorong Literasi Keuangan Sejak Dini Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI resmi menghadirkan BRImo Junior, layanan mobile banking yang diperuntukkan bagi nasabah anak hingga usia 17 tahun.
Dari Dusun Bambu ke EIGER Nature: Menteri LH Dorong Ekowisata
Pengembangan inisiatif berbasis alam yang memadukan pemulihan lingkungan, aktivitas ekonomi, edukasi, dan keterlibatan masyarakat mendapat perhatian dari Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Moh Jumhur Hidayat dalam kunjungannya ke Dusun…
Harga Solar di Inggris Tembus Rp 48 Ribu per Liter, Rekor Baru
Liputan6.com, Jakarta - Menteri Transportasi Inggris, Keir Mather menyebut bahwa pasokan diesel atau solar di negaranya tetap kuat meski harganya menembus rekor tertinggi dan kekhawatiran atas pasokan bahan bakar global kian meningkat.