Foto Ular Ganas Bikin Panik Warga dan Polisi, Ternyata Buatan AI
Seekor ular mematikan bikin heboh setelah dilaporkan berkeliaran di kota Santa Ana, California, sampai aparat pun bertindak. Namun kemudian, ternyata semua itu hanyalah tipuan.
Pria yang melaporkan telah melihat seekor ular berbisa berukuran besar dekat rumahnya di Santa Ana mengaku bahwa ia mengarang cerita tersebut. Foto ular berbisa yang ditunjukkannya kepada tetangga dan polisi merupakan buatan AI, menurut Departemen Kepolisian Santa Ana.
Senin waktu setempat, pakar reptil dan polisi mendatangi sebuah perumahan setelah warga bernama Joel Ciprian memperingatkan tetangganya tentang keberadaan ular viper Afrika dan menunjukkan foto yang ia klaim sebagai jepretannya.
Ia juga mengirimkan foto tersebut ke Departemen Kepolisian Santa Ana, yang berujung pada dikeluarkannya peringatan kewaspadaan masyarakat mengenai penampakan ular tersebut.
"Kami telah menerima laporan tentang seekor ular yang diyakini sebagai viper Gaboon, terakhir terlihat di sebuah pohon di lingkungan perumahan dekat Main Street dan Edinger Avenue," tulis kepolisian dalam unggahan Facebook.
Unggahan tersebut menyebut viper itu sangat berbisa, panjangnya sekitar 1,2 hingga 1,5 meter dan bukan merupakan hewan asli Amerika Utara.
Sang tetangga, Andrea Vasquez, mengatakan Ciprian datang dengan panik dan memperingatkan mereka. "Dia datang ke pintu kami dengan wajah memerah, sangat pucat, dan sangat ketakutan, seperti baru melihat hantu, anjing-anjingnya yang pertama kali melihat ular itu," ungkapnya.
Beberapa orang tidak mempercayai Ciprian, dan menyebut fotonya sebagai buatan AI. "Saya harap itu (memang buatan) AI. Ular itu ada di halaman belakang saya dan itu menakutkan," imbuhnya dikutip detikINET dari CBS.
Para petugas sempat menganalisis foto tersebut melalui sebuah sistem deteksi AI dan hasilnya menunjukkan bahwa foto itu asli. Namun, media CBS LA kemudian menandai bahwa foto tersebut kemungkinan merupakan hasil buatan AI.
Polisi menyatakan pencarian menyeluruh terhadap ular tersebut dilakukan dan tidak ditemukan adanya bukti bahwa ular yang sesuai dengan deskripsi pernah berada di area tersebut.
Thomas Munoz, ahli ular, juga mengatakan foto itu tampak seperti buatan AI. "Ada beberapa hal terlihat janggal dan jenis ular seperti itu berada di atas pohon sama sekali tidak masuk akal," jelasnya.
Detektif kemudian meminta keterangan dari Ciprian dan ia mengakui semuanya. "Meski sejak awal ada spekulasi foto itu mungkin buatan AI, SAPD harus menyelidiki dan menindaklanjutinya untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi," tulis departemen tersebut.
Setelah mengetahui insiden itu adalah hoax, warga mengaku frustrasi dan marah karena mereka sempat tak bisa tidur akibat mengira ada ular mematikan di lingkungan mereka.
"Anda pasti ingin bisa mempercayai tetangga Anda dan kejadian ini membuat Anda jadi sama sekali tidak mempercayai mereka," kata tetangga bernama Breanna Ayala.
Ringkasan ini disusun otomatis dari artikel sumber. Untuk konteks, fakta lengkap, dan koreksi, buka artikel asli di https://news.zonaindonesia.com/berita/foto-ular-ganas-bikin-panik-warga-dan-polisi-ternyata-buatan-ai-1148e430/.
Baca juga
Kekhawatiran Kawanan AI Bisa Rebut Internet, Ini Kata Pakar
Dalam pidato di 1951, matematikawan tenar Inggris Alan Turing berteori bahwa mesin cerdas suatu saat berpotensi mengambil alih kendali masyarakat.
SM Entertainment Tempuh Jalur Hukum atas Gambar AI Yoona dan Serangan ke Winter aespa
SM Entertainment mengambil langkah hukum terhadap penyebaran gambar ilegal berbasis AI yang menyerupai Lim Yoona serta unggahan jahat yang menargetkan Winter dari aespa.
Xiaomi 18 Pro Max Dipastikan Masuk Indonesia, Kapan Resminya?
Country Director Xioami Indonesia Michael Feng memamerkan smartphone Xiaomi 18 Pro Max di sela acara Snapdragon Partners & Media Indonesia, Jakarta pada Kamis (1/10). Kapan smartphone tersebut diboyong ke Indonesia?
7 Keunggulan Samsung Galaxy Tab S12 Ultra, Bisa Dicicil Rp 900 Ribuan
Samsung Galaxy Tab S12 Ultra menawarkan layar besar, chipset kelas flagship, hingga fitur multitasking untuk bekerja dan berkreasi. Tablet ini bisa didapatkan mulai Rp 11 jutaan melalui kombinasi promo reservasi, trade-in, dan cashback bank.